GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernikahan Adik Jokowi Berkonsep Jawa Klasik, Begini Upacara Pernikahan Adat Jawa Klasik

Pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan Idayati, adik kandung Presiden Joko Widodo segera berlangsung dengan mengusung konsep Jawa Klasik.
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:02 WIB
Ilustrasi Upacara Pernikahan Adat Jawa
Sumber :
  • Pixabay

Solo, Jawa Tengah - Dalam minggu ini, pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan Idayati, adik kandung Presiden Joko Widodo akan segera berlangsung. Pernikahan akan dilaksanakan pada hari Kamis (26/05/2022) pada pukul 09.00 WIB yang berlokasi di Gedung Graha Saba Bhuana, Kota Solo, Jawa Tengah.

Pernikahan ini mengusung konsep Jawa Klasik dengan panggung pelaminan akan dibuat seperti gaya rumah adat Jawa, Limasan. Pasangan ini telah melalui proses lamaran pada 12 Maret 2022 yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernikahan Jawa Klasik melalui proses yang panjang. Proses akan dimulai sejak lamaran, menandakan langkah awal memulai prosesi adat hingga saat pernikahan tiba.
 
Menurut laman weddingku.com, adanya prosesi lamaran bermaksud untuk menanyakan kesediaan calon mempelai wanita untuk dipersunting sebagai istri. Jika bersedia, maka sang Pria akan menyerahkan pengikat berupa paningset berupa cincin kawin.
 
Setelah acara lamaran, tuan rumah akan melakukan Pasang Tarub atau Bleketepe untuk menandakan sang tuan rumah akan menggelar hajatan atau mantu dirumah tersebut. Bleketepe dapat berupa anyaman daun kelapa sebagai simbolis.

Pada sisi kanan dan kiri dari pintu utama akan diberikan Tawuhan atau tumbuh-tumbuhan yang nantinya akan dilalui oleh kedua mempelai. Tawuhan diberikan agar calon pengantin akan memperoleh kemakmuran, kehormatan, serta keturunan yang berbakti.

Proses berikutnya adalah upacara siraman yang dilaksanakan oleh kedua mempelai di kediaman masing-masing. Siraman memiliki arti siram atau mandi untuk menyucikan dari segala sifat-sifat buruk.
 
Setelah siraman, calon mempelai pria dan wanita akan memotong atau mengerik rambut pada tengkuk. Kemudian rambut dikubur bersama agar keburukan yang pernah terjadi pada mereka terkubur bersama helaian rambut.

Berjualan Dawet juga akan dilakukan oleh kedua orang tua calon mempelai wanita. Proses ini dilakukan agar saat berlangsungnya acara pernikahan akan dihadiri oleh banyaknya tamu yang datang.
 
Pelepasan ayam betina juga bagian dari proses adat Jawa Klasik, proses ini menjadi tanda kedua orang tua akan melepas putrinya untuk hidup mandiri dan selalu mudah mendapatkan rejeki.

Upacara Midodareni dimulai saat petang hingga malam hari saat sebelum hari pernikahan berlangsung. Selama prosesi ini, calon mempelai Wanita dilarang untuk bertemu calon mempelai Pria. Sementara calon mempelai Pria akan datang ke rumah sang wanita untuk menyerahkan seserahan.
 
Dalam acara ini sekaligus menunjukan kepada keluarga mempelai wanita bahwa calon mempelai Pria dalam keadaan sehat. Kemudian mendengarkan beberapa nasihat bagaimana menjadi seorang suami, sebagai ayah, dan sebagainya.
 
Selanjutnya pada hari pelaksanaan pernikahan, setelah dinyatakan sah menjadi pasangan suami istri akan dilakukan upacara panggih. Upacara pertemuan antara sang suami dengan sang istri pertama kali yang nantinya akan dipertemukan juga dengan kedua orang tua dari kedua pihak.
 
Pihak mempelai pria menyerahkan Sanggan kepada ibu dari mempelai wanita yang diletakan dibawah kursi pelaminan. Dilanjutkan upacara Balangan Gantal dengan saling melempar lintingan sirih yang berisi buah pinang. Hal ini bermaksud sebagai bentuk sambutan keluarga pria di kediaman wanita.
 
Prosesi menginjak telur ayam kampung memiliki makna sang Pria telah siap memberikan keturunan. Kemudian kaki mempelai Pria dibersihkan oleh mempelai wanita sebagai bentuk bakti seorang istri kepada suaminya.
 
Ayah dari mempelai wanita akan memangku kedua mempelai dan menimbang berat keduanya. Keduanya akan sama berat karena memiliki arti keduanya telah menjadi anak sendiri.
 
Berikutnya upacara kacar kucur sebagai makna bahwa sang pria bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga, sementara istri menerima nafkah dan memakainya dengan bijaksana.
 
Selanjutnya dilakukan prosesi Kirab, barisan untuk mengantarkan kedua mempelai menuju pelaminan. Dalam prosesi ini orang tua mempelai pria tidak diperkenankan hadir. Setelah prosesi tilik pitik, kedua orang tua pria boleh diperkenankan hadir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT