News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Tiket Naik dan Rupiah Melemah, Warga Indonesia Tak Berhenti ke Luar Negeri tetapi Ganti Destinasi

Cara masyarakat Indonesia bepergian ke luar negeri sedang berubah. Harga tiket pesawat yang terus naik dan nilai tukar rupiah yang melemah membuat sebagian orang menahan anggaran liburan, tetapi tidak sepenuhnya membatalkan rencana perjalanan.
Jumat, 4 September 2026 - 12:50 WIB
Ilsutrasi kantor biro perjalanan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Cara masyarakat Indonesia bepergian ke luar negeri sedang berubah. Harga tiket pesawat yang terus naik dan nilai tukar rupiah yang melemah membuat sebagian orang menahan anggaran liburan, tetapi tidak sepenuhnya membatalkan rencana perjalanan. Yang bergeser bukan keinginannya, melainkan pilihan destinasi dan cara merencanakannya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 5,26 juta perjalanan. Angka tersebut turun 3,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, khusus pada Juli 2026 tercatat 802,67 ribu perjalanan atau naik 4,68 persen secara bulanan dan 7,73 persen secara tahunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontraksi itu sudah terbaca sejak awal tahun. Sepanjang Januari-Mei 2026, perjalanan ke luar negeri menyusut 3,88 persen secara tahunan menjadi 3,69 juta perjalanan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut penurunan itu dipengaruhi kenaikan harga tiket pesawat seiring naiknya harga avtur, serta pelemahan rupiah terhadap mata uang negara-negara tujuan utama.

Pola yang muncul kemudian bukan berhenti bepergian, melainkan berhitung lebih ketat. Laporan Traveloka SEA Index periode 1 April-30 Juni 2026 menyimpulkan wisatawan Indonesia tetap melakukan perjalanan, tetapi mengarahkan pilihan ke destinasi yang lebih dekat dan lebih terjangkau. Faktor harga menjadi pertimbangan yang paling menentukan dalam keputusan mereka.

Perubahan itu juga terlihat pada cara memesan. Riset industri sepanjang 2025-2026 menunjukkan tiket transportasi cenderung dibeli jauh hari untuk mengunci harga, sementara akomodasi justru dipesan mendekati tanggal keberangkatan. Bagi wisatawan, jarak dan biaya tetap menjadi dua pertimbangan terbesar sebelum memutuskan berangkat.

Di sisi lain, motivasi berwisata bergerak menjauh dari sekadar mengejar jumlah negara yang dikunjungi. Dalam forum Astindo Nusantara Travel Exchange 2026 di Jakarta, Mei lalu, pelaku industri perjalanan menilai pasar dunia bergerak ke arah kualitas ketimbang kuantitas, dengan pasar khusus seperti gastronomi, petualangan, wellness, dan wisata pertemuan sebagai penopang utama. Wisatawan disebut semakin mencari perjalanan yang personal dan berkesan, bukan rute massal.

Kombinasi tekanan biaya dan pergeseran selera itu membuka ruang bagi destinasi yang selama ini berada di luar rute populer Asia Timur dan Asia Tenggara. Kawasan Asia Tengah dan Kaukasus termasuk yang mulai dilirik, sebagian karena kemudahan dokumen perjalanan. Uzbekistan memberikan fasilitas bebas visa hingga 30 hari bagi pemegang paspor Indonesia, sementara Kazakhstan dan Kyrgyzstan menerapkan skema e-visa atau visa on arrival.

Akses ke kawasan tersebut berpotensi semakin longgar. Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov kembali mendorong gagasan visa tunggal Asia Tengah dalam pertemuan informal para pemimpin negara kawasan dan Azerbaijan di Cholpan-Ata, akhir Juli 2026. Kazakhstan dan Uzbekistan disebut mendukung usulan yang memungkinkan wisatawan menjelajahi beberapa negara dengan satu izin perjalanan itu, meski kesepakatannya belum masuk tahap pelaksanaan.

Kondisi pasar seperti inilah yang dihadapi operator perjalanan di dalam negeri. Salah satunya PT Traventour Cakrawala Indonesia, yang menyatakan telah melayani lebih dari 22.000 peserta perjalanan wisata internasional sejak beroperasi pada 2019. Capaian tersebut disampaikan manajemen melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Rute yang dilayani perusahaan tersebut mencerminkan pembagian pasar hari ini, yakni destinasi mapan seperti Jepang, Hong Kong-Makau, dan Singapura-Malaysia, berdampingan dengan kawasan Asia Tengah dan Kaukasus. Penambahan destinasi, menurut perusahaan, mempertimbangkan minat wisatawan sekaligus kesiapan operasional di lapangan.

Chief Executive Officer PT Traventour Cakrawala Indonesia Nurul Kamariah menyatakan, pengalaman menangani ribuan peserta menjadi dasar pembenahan layanan, mulai dari kurasi destinasi, penyusunan rute, hingga standar pelayanan pelanggan.

"Perjalanan bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang bagaimana pelanggan merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman yang berkesan. Karena itu, kami terus mengevaluasi dan meningkatkan layanan agar dapat menjawab kebutuhan wisatawan Indonesia yang semakin beragam," ujar Nurul.

Perusahaan tersebut juga menyatakan tengah memfokuskan perhatian pada penguatan tata kelola dan kualitas pelayanan, dua hal yang dinilai menentukan hubungan jangka panjang dengan pelanggan maupun mitra perjalanan di negara tujuan.

"Kami ingin Traventour tumbuh bukan hanya dari jumlah perjalanan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kualitas pengalaman dan kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada kami," kata Nurul.

Di tengah pasar yang sedang berhemat, tantangan operator perjalanan tidak lagi sebatas menjual paket ke destinasi terkenal. Kemampuan membaca pergeseran selera dan menakar rute baru menjadi penentu siapa yang bertahan ketika wisatawan semakin selektif membelanjakan anggaran liburan.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Bela Semusim, Saddil Ramdani Beri Sinyal Kuat Cabut dari Persib Bandung: Saya Pergi dengan Hormat

Baru Bela Semusim, Saddil Ramdani Beri Sinyal Kuat Cabut dari Persib Bandung: Saya Pergi dengan Hormat

Winger Persib Bandung, Saddil Ramdani menuliskan pernyataan. Mantan pemain Timnas Indonesia akan meninggalkan Pangeran Biru meski baru membela hanya satu musim.
Respons Aneh Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Belum Tentu Lolos

Respons Aneh Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Menang 3-0 atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Belum Tentu Lolos

Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan penting atas Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Namun, media Vietnam justru menilai Garuda belum aman lolos.
Viral Dugaan Penipuan Loker di Pasar Minggu, Pelamar Dimintakan Uang Sampai Jutaan Rupiah

Viral Dugaan Penipuan Loker di Pasar Minggu, Pelamar Dimintakan Uang Sampai Jutaan Rupiah

Media sosial (Medsos) dihebohkan dengan kabar lowongan pekerjaan yang diduga penipuan. Sebab ada pelamar kerja dimintakan uang. Kabar ini viral.
BGN dapat Anggaran Rp240,20 Tiliun di 2027, Sudaryono: Kami Pastikan Tidak Ada Pengadaan yang Mengada-ada

BGN dapat Anggaran Rp240,20 Tiliun di 2027, Sudaryono: Kami Pastikan Tidak Ada Pengadaan yang Mengada-ada

Kepala BGN Sudaryono mengatakan seluruh anggaran ini akan digunakan secara maksimal untuk keperluan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
5 Orangutan Hasil Penyelamatan di Riau-Sumut, Direhabilitasi oleh BKSDA Jambi

5 Orangutan Hasil Penyelamatan di Riau-Sumut, Direhabilitasi oleh BKSDA Jambi

Lima Orangutan Sumatera (Pongo abelii) hasil penyelamatan dari Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut), saat ini berada di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.
Pascagempa NTT, Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Hingga Kirim Bantuan Paket Sekolah

Pascagempa NTT, Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat Hingga Kirim Bantuan Paket Sekolah

Kemendikdasmen bergerak cepat untuk menangani sarana pendidikan yang rusak pasca bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT, pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Trending

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 5 September 2026: Ada peluang tak terduga dalam bidang karier dan finansial.
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Selanjutnya, JT alias W kemudian ditetapkan sebagai DPO berdasarkan DPO Nomor DPO/14/XII/Res.1.6/2024/Reskrim tanggal 16 Desember 2024.
Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Seorang senator Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah viral menghadiri ajang Transgender Internasional di Thailand.
Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Soal Peluang Kasus Keracunan MBG Masuk Pidana, Ini Respons Menohok Kepala BGN Sudaryono

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara terkait peluang kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dibawa ke ranah hukum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT