News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Jenis Olahraga Anak yang Dapat Dilakukan di Rumah

Berikut merupakan olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh anak di rumah.
Sabtu, 11 September 2021 - 11:46 WIB
Tiga Jenis Olahraga Anak yang Dapat Dilakukan di Rumah
Sumber :
  • unsplash.com/Yan Berthemy

Jakarta - Hampir dua tahun, pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan kerumunan untuk sementara waktu, termasuk saat berolahraga. Namun, hal ini tentu saja bukan alasan untuk tidak menggerakkan badan agar tetap bugar.

Tidak hanya bagi orang dewasa, anak-anak yang sebelumnya terbiasa bergerak bermain, sekarang terpaksa harus lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi masyarakat yang terbiasa berolahraga di pusat kebugaran atau di gelanggang olahraga, mungkin untuk saat ini belum dapat melakukannya secara rutin. Sebagai pengganti, masyarakat bisa berolahraga di depan rumah atau di sekeliling rumah dengan tetap menjaga jarak.

Banyak pilihan olahraga yang dapat dilakukan di area rumah bersama dengan si kecil. Berikut beberapa ide olahraga yang dapat dilakukan agar tetap bugar di era pandemi.

Kelas menari virtual 

Kelas menari dapat dilakukan di rumah atau di taman kompleks. Namun perlu diingat, jika dilakukan di area terbuka yang berpotensi mengundang kerumunan, jangan lupa untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Menari atau berjoget memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan juga kesehatan mental. Kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan juga membuat lebih gembira.

Senam

Senam merupakan olahraga yang ringan, menyenangkan dan dapat dilakukan di dalam rumah. Senam juga banyak sekali jenisnya. Orang tua dapat memilihkan senam ringan untuk pemula agar sang anak juga dapat mengikuti gerakannya.

Agar gerakan senam lebih terarah, orang tua dapat melihat panduan dari video YouTube.

Lompat Tali

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Olahraga lompat tali dapat dilakukan di teras rumah atau di sekitar rumah tanpa membutuhkan ruang yang luas. Olahraga ini dapat membuat anak menggerakkan hampir semua anggota tubuhnya.

Olahraga ini dapat mengasah koordinasi mata, tangan, dan kaki, sekaligus melatih otot motorik si kecil. Selain itu lompat tali juga merupakan olahraga yang menyenangkan bagi anak-anak.(awy/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Perhubungan Sebut Perpres Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus

Menteri Perhubungan Sebut Perpres Ojol Terbit Sebelum 17 Agustus

Kemenhub telah mengeluarkan keputusan Menteri Perhubungan yang mengatur ketentuan dengan skema bagi hasil 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator
Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan inovasi PETA CINTA yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kecamatan. 
Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Setiap kilometer serat optik yang dibangun menjadi langkah nyata dalam hadirkan konektivitas yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Zulhas tegaskan evaluasi tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan kelompok yang paling membutuhkan

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT