Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Gejala pendarahan otak yang perlu diwaspadai
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Waspadai Gejala Pendarahan Otak Seperti Dialami Tukul Arwana

Minggu, 26 September 2021 - 12:49 WIB

Jakarta  - Spesialis bedah saraf dr. Subrady Leo Soetjipto Soepodo menjelaskan, beberapa gejala yang patut diwaspadai karena bisa menjadi indikasi terjadinya pendarahan otak. Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Indonesia itu menuturkan, pendarahan pada otak pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba, kecuali pada seseorang yang mengalami kecelakaan. "Sakit kepala atau kebas di beberapa bagian tubuh seperti kebas pada kaki, tangan, atau wajah merupakan gejala dasar yang bisa terjadi dan sering diabaikan oleh banyak orang," kata dokter lulusan Spesialis Bedah Saraf dari Universitas Padjadjaran, dalam keterangannya, Minggu (26 September 2021).

Sakit kepala berulang menjadi salah satu indikasi terjadinya penyumbatan pembuluh darah atau sebagian pembuluh darah pecah. Baik penyumbatan pembuluh darah maupun pecahnya pembuluh darah dapat berakibat pada pendarahan pada otak.

Dokter Spesialis Bedah Saraf itu menuturkan, gejala yang paling mudah dideteksi dari orang yang pembuluh darahnya pecah atau tersumbat adalah fungsi bagian muka, bicara, gerak dan menelan yang sudah tidak normal. Faktor lain yang patut diwaspadai adalah merasa sering pusing dan butuh waktu atau tidak bisa langsung bangun dari posisi berbaring. “Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan tekanan dari posisi datar, duduk, atau tegak."

Menurut Subrady, mengejan ketika buang air besar, batuk berulang, atau batuk dengan menahan napas dapat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba. "Valsava manuver atau mengedan dapat menjadi pencetus peningkatan tekanan intra kranial. Peningkatan tekanan intrakranial ini dapat menyebabkan pecah pembuluh darah pada penderita darah tinggi yang menyebabkan perdarahan otak. Valsava manuver atau mengejan juga biasa dilakukan saat batuk, buang air besar, atau menahan nafas."

Proses seseorang mengalami pendarahan pada otak dapat bervariasi. Ada yang hitungannya hari, bulan, atau tahun, tergantung dari orangnya sendiri apakah gejala-gejala yang dirasakan dianggap keluhan atau tidak. "Semakin cepat seseorang mengenali gejala, maka semakin mudah diminimalisir pendarahan pada otak,” katanya.

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Bayern Muenchen Bantai Hoffenheim 4-0

Bayern Muenchen Bantai Hoffenheim 4-0

Bayern Muenchen menggelar pesta empat gol tanpa balas kontra TSG Hoffenheim untuk meraih kemenangan 4-0 dalam laga pekan kesembilan Liga Jerman di Stadion Allianz Arena, Sabtu.
Warga Ambarawa Dirikan Tenda dan Bersiaga Hadapi Gempa Susulan

Warga Ambarawa Dirikan Tenda dan Bersiaga Hadapi Gempa Susulan

sudah 24 kali gempa hingga saat ini Minggu (24/10) dini hari, membuat masyarakat khawatir tidur dan beristirahat di dalam rumah.
Bangunan Rubuh Timpa Penghuni, 2 Orang Tewas

Bangunan Rubuh Timpa Penghuni, 2 Orang Tewas

Sebanyak enam unit kendaraan dan 30 petugas dikerahkan untuk mengevakuasi korban sejak pukul 22.00 WIB.
Pasien Dievakuasi, BPBD Pasang Tenda Darurat di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo

Pasien Dievakuasi, BPBD Pasang Tenda Darurat di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo

Guna mengantisipasi adanya dampak buruk dari getaran yang ditimbulkan oleh rentetan gempa ini, BPBD Kabupaten Semarang mendirikan tenda darurat dengan kapasitas 20 bed
Ngeri! Satu Ton Daging Ayam Beku Tanpa Dokumen Disita Tim Gabungan TNI-Polri Sumbawa

Ngeri! Satu Ton Daging Ayam Beku Tanpa Dokumen Disita Tim Gabungan TNI-Polri Sumbawa

Petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 1,025 ton daging ayam beku tanpa dokumen, di terminal Sumer Payung. Sumbawa, pada Sabtu (23/10), pukul 20.00 WITA.
Longsor Jalur Medan - Berastagi 4 Orang Tewas, Petugas masih Lakukan Evakuasi

Longsor Jalur Medan - Berastagi 4 Orang Tewas, Petugas masih Lakukan Evakuasi

Personil kepolisian Polrestabes Medan dibantu Polsek Pancur Batu masih melakukan evakuasi mobil yang tertimpa longsor di kawasan Sibolangit
Trending
Warga Ambarawa Dirikan Tenda dan Bersiaga Hadapi Gempa Susulan

Warga Ambarawa Dirikan Tenda dan Bersiaga Hadapi Gempa Susulan

sudah 24 kali gempa hingga saat ini Minggu (24/10) dini hari, membuat masyarakat khawatir tidur dan beristirahat di dalam rumah.
Bangunan Rubuh Timpa Penghuni, 2 Orang Tewas

Bangunan Rubuh Timpa Penghuni, 2 Orang Tewas

Sebanyak enam unit kendaraan dan 30 petugas dikerahkan untuk mengevakuasi korban sejak pukul 22.00 WIB.
Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Prosesi Pindah Agama ke Hindu

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Prosesi Pindah Agama ke Hindu

Putri dari Presiden Proklamator Ir. Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri dijadwalkan akan menjalani ritual pindah agama dari agama Islam ke Hindu.
Lompat ke Sungai Cileungsi Warga Kota Wisata Cibubur Belum Ditemukan

Lompat ke Sungai Cileungsi Warga Kota Wisata Cibubur Belum Ditemukan

Seorang Ibu (49) melompat ke sungai Cileungsi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 04.45 pagi. Derasnya arus bawah sungai diduga korban hanyut terbawa arus.
Gerindra Jabar Resmi Deklarasikan Prabowo Maju Capres 2024, 12 Provinsi Ikut Mendukung

Gerindra Jabar Resmi Deklarasikan Prabowo Maju Capres 2024, 12 Provinsi Ikut Mendukung

Desakan dukungan terhadap Prabowo Subianto tak hanya dari Jawa Barat tapi juga bermunculan secara beruntun di berbagai provinsi di Indonesia.
Polisi Ungkap Kronologi Video Viral Pelajar SMA Humbahas Ditendang dan Dipukuli

Polisi Ungkap Kronologi Video Viral Pelajar SMA Humbahas Ditendang dan Dipukuli

Polisi merespon cepat video viral di media sosial Facebook terkait adanya aksi penganiayaan terhadap pelajar berseragam pramuka di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.
Ketahuan Pacaran Pakai Mobil Dinas, Bripda Arjuna Dimutasi jadi Staf

Ketahuan Pacaran Pakai Mobil Dinas, Bripda Arjuna Dimutasi jadi Staf

Gara-gara perbuatannya itu ketahuan, Bripda Arjuna Bagas dimutasi menjadi staf
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Ragam Perkara
02:00 - 03:00
Apa Kabar Indonesia Malam
03:00 - 03:30
Kabar Utama
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
Selengkapnya