Pendangkalan Sungai Hambat Bongkar Muat, IT Pontianak Jadi Tumpuan untuk Jaga Ketersediaan BBM
- PPN
Jakarta, tvOnenews.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan upaya alternatif penyaluran bahan bakar minyak (BBM) melalui Integrated Terminal (IT) Pontianak untuk menjaga ketersediaan energi di Kabupaten Sintang dan sekitarnya tetap aman.
Hal ini dilakukan menyusul pendangkalan alur sungai akibat turunnya tinggi muka air yang berdampak pada aktivitas sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal Sintang.
Kondisi tersebut memaksa perusahaan melakukan penyesuaian skema distribusi agar suplai tidak terganggu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan perubahan pola distribusi menjadi solusi jangka pendek untuk menjaga kelancaran pasokan.
“Untuk menjaga kelancaran suplai, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini memaksimalkan distribusi melalui Integrated Terminal Pontianak serta melakukan pengaturan ritase mobil tangki dan penyesuaian jadwal pengiriman,” jelas Edi, Minggu (15/2/2026).
“Secara keseluruhan, dukungan suplai dari Fuel Terminal Sintang dan Integrated Terminal Pontianak diperkuat dengan kapasitas angkut total mencapai 529 KL. Kami memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.
Dengan skema tersebut, waktu pengiriman menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi meski menghadapi kendala operasional.
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi energi berjalan optimal meskipun menghadapi kendala di lapangan. Melalui penguatan suplai dari IT Pontianak dan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga ketahanan pasokan BBM bagi masyarakat Kalimantan Barat agar tetap aman dan terkendali,” jelas Roberth.
Perusahaan juga meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM, terutama di lembaga penyalur yang berada di jalur strategis dan akses utama.
Upaya ini dilakukan agar penyaluran di wilayah terdampak dapat kembali normal secara bertahap.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat membeli BBM di lembaga penyalur resmi. (rpi)
Load more