News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Unik di Balik Aksara Jepang: Hiragana, Katakana, Kanji yang Orang Jarang Tahu

Negara Jepang saat ini menjadi salah satu tujuan negara yang ingin dikunjungi oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tak sedikit dari masyarakat Indonesia
Selasa, 13 Desember 2022 - 12:30 WIB
Aksara Jepang
Sumber :
  • Freepik

Gaya Hidup, tvOnenews.com - Negara Jepang saat ini menjadi salah satu tujuan negara yang ingin dikunjungi oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Tak sedikit dari masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke Jepang setiap tahun pergi untuk melanjutkan studi maupun perjalanan wisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walaupun sejak akhir tahun 2019 di Jepang terjadi pandemik Covid-19, tetapi tidak menyurutkan orang untuk melakukan perjalanan ke Jepang, hingga Jepang sendiri membatasi sementara jumlah orang asing yang datang ke negaranya.

Selain itu pembelajar bahasa dan budaya Jepang di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Ini dibuktikan dengan data dari The Japan Foundation (2017) yang menuliskan data bahwa  Indonesia menempati peringkat kedua di dunia   setelah Tiongkok.

Di Indonesia jumlah pembelajar bahasa Jepang hampir mencapai 900 ribu, mereka belajar tentang Jepang baik dari sisi budaya maupun bahasanya.

Selain itu perusahaan Jepang banyak yang berinvestasi di Indonesia. Dengan banyaknya anime, manga hingga cosplay Jepang yang semakin digemari di kalangan anak muda di Indonesia, komunitas-komunitas tentang Jepang mulai menjamur di kota-kota di Indonesia.

Hal–hal tersebut menurut dosen Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya Dra. Yovinza B Sopaheluwakan, M.Pd mempengaruhi siswa sekolah menengah pertama banyak yang tertarik  untuk mempelajari bahasa dan budaya Jepang.

“Siswa-siswi yang berada pada tingkat SMP adalah siswa-siswi yang mulai beranjak menuju dewasa dan mulai fokus terhadap minat, kesenangan bakat yang dimiliki,” ujar Yovinza.

“Dengan demikian siswa-siswi yang tertarik pada bahasa dan budaaya Jepang  akan lebih mengarahkan langkahnya untuk menekuni hal tersebut pada masa-masa berikutnya. Sebagaimana siswa-siswa di SMP LABSCHOOL UNESA 3 Surabaya yang memiliki minat belajar bahasa Jepang cukup tinggi,” tambahnya.

Belajar Bahasa Jepang Mulai dari Mana?

Salah satu  dayak tarik belajar bahasa Jepang adalah mempelajari aksara Jepang yakni huruf hiragana, huruf katakana, dan huruf kanji. Dimana masing-masing huruf memiliki keunikannya tersendiri.

“Pada mulanya huruf hiragana tidak mendapatkan tempat di masyarakat Jepang, bahkan para cendekiawan dan kaum elite  pun  menolak memakai huruf hiragana, mereka lebih suka menggunakan huruf kanji,” jelas Yovinza.

Sementara huruf hiragana kala itu menjadi populer di kalangan kaum wanita Jepang yang tidak diperbolehkan mempelajari dan menggunakan huruf Kanji.

Kepopuleran huruf hiragana di kalangan kaum wanita Jepang, membuat para sastrawan wanita menggunakan huruf ini sebagai alat untuk menggoreskan cerita mereka.

“Salah satu yang terkenal adalah ‘Genji Monogatari’. Alasan inilah yang membuat pada saat itu huruf hiragana dikenal sebagai Onnade (女手), yang berarti huruf wanita,” kata Yovinza.

Ada pula novel pertama buatan seorang wanita, Murasaki Shikibu, berjudul Hikayat Genji menjadi tenar di zaman Heian (795-1192).

Hiragana mulai digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi. Huruf Hiragana terbentuk dari garis-garis dan coretan-coretan yang melengkung (kyokusenteki).

Huruf Hiragana yang digunakan sekarang berdasarkan Petunjuk Departemen Pendidikan Jepang tahun 1900.

“Sampai sekarang belum ada pendapat yang pasti mengenai siapa pencipta huruf Hiragana. Hal ini dijelaskan oleh Sada Chiaki dalam bukunya Atarashii Kokugogaku,” terang Yovinza.

Ada juga pendapat yang menjelaskan pembuat huruf Hiragana adalah Kooboo Daishi, tetapi pendapat ini tidak beralasan karena huruf Hiragana tidak  dapat dibuat oleh satu orang dalam satu kurun tertentu.

Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata bahasa Jepang asli atau menggantikan tulisan Kanji, menulis partikel, dan kata bantu kata kerja.

Karakter huruf hiragana terlihat mirip dengan katakana. Oleh karena itu, cara menulisnya pun hampir sama, yaitu  perlu memperhatikan pola guratan sesuai urutan untuk bisa menulis katakana dengan baik.

Hal pertama yang perlu  dingat dari katakana adalah, bahwa huruf ini sebagian besar digunakan untuk menuliskan kosakata yang diserap dari bahasa asing, nama orang asing, nama negara, dan beberapa hal lainnya.

“Pada umumnya, pola guratan katakana adalah dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan tulisan bahasa Jepang yang pertama kali ditulis dalam aksara Kanji disebut kanbun atau yang memiliki arti ‘tulisan Tiongkok’.

“Namun, seiring berjalannya waktu, orang Jepang merasakan ketidaknyamanan menulis tata bahasa Jepang ke dalam aksara Kanji Tiongkok karena dasar yang kedua negara pakai berbeda.” jelas Yovinza.

Akhirnya tak berapa lama keluarlah keputusan bahwa mereka tetap menggunakan aksara Kanji Tiongkok tapi susunan tata bahasa yang digunakan bersumber dari penuturan bahasa Jepang.

Sayangnya, ternyata tidak semua orang bisa belajar dan menguasai aksara Kanji dari Tiongkok. Maka kaum wanita pada masa itu tidak diizinkan mempelajari aksara Kanji, sehingga muncul ide menciptakan aksara baru di kalangan wanita.

Nah, agar mudah dipahami berikut ringkasan perbedaan tiga aksara Jepang:

Aksara Kanji: Meski berawal dari Tiongkok, aksara Kanji Jepang telah memiliki perbedaan gaya coretan dan juga pelafalan.

Aksara Hiragana: Berawal dari Aksara Kanji lalu mengalami perubahan sehingga menjadi lebih sesuai dengan penulisan tata bahasa Jepang. Hiragana juga digunakan untuk menulis nama kata-kata asli Jepang, seperti saya (watashi =わたし), Jepang (Nihon= にほん), Takeshi (たけし), dll.

Aksara Katakana: Berawal dari Aksara Kanji lalu dikembangkan oleh rohaniawan Buddha dengan tujuan melafalkan kitab suci Buddha yang bertuliskan Kanji Tiongkok. Sekarang Katakana digunakan untuk menulis kata serapan, seperti pisang (banana = バナナ), laptop (pasokon = パソコン), Amir (Amiru = アミル), dll.

Mengenalkan cara membaca huruf Katakana ke siswa SMP LABSCHOOL 3 UNESA

Bersama Dr. Miftachul Amri, M.Pd., M.Ed., Prof. Dr. Djodjok Soepardjo, M.Litt, Dr. Urip Zaenal Fanani, M.Pd., dan Dr. Mintarsih, S.S., M. Pd., Yovinza melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pelatihan keterampilan menulis dan membaca huruf katakana difokuskan kepada siswa-siswi SMP LABSCHOOL 3 UNESA kelas 8B atau kelas2B yang mengalami kesulitan  menulis dan membaca huruf katakana.

“Pelatihan ketrampilan ini bertujuan  meningkatkan kemampuan menulis dan membaca huruf katakana juga  diharapkan dapat meningkatkan minat siswa belajar bahasa Jepang,” kata Miftachul.

“Harapannya di kemudian hari dapat melanjutkan belajar bahasa Jepang di tingkat perguruan tinggi, khususnya di Program Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya,” imbuhnya.

Tujuan yang ditargetkan adalah video kegiatan yang akan dipublikasikan di website jurusan maupun media sosial (Youtube dan Instagram) agar diketahui masyarakat umum sekaligus sebagai promosi jurusan.

Selain publikasi di media elektronik juga melalui seminar nasional yang diselenggarakan oleh jurusan.

“Para peserta terpantau antusias mengikuti pelatihan yang diadakan. Tak sedikit yang mengaku ingin belajar lebih lanjut terkait bahasa dan budaya bahasa Jepang ini,” tutur Djodjok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Islam memandang momen bercermin tidak sekadar urusan memoles fisik, melainkan juga sarana ibadah yang sarat adab dan doa. Berikut doa singkat beserta artinya
Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Pelaku UMKM kerajinan gitar, Rini Sudarwati membagikan kisah jatuh bangunnya usaha yang menjadi sumber penghasilan baginya.
Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Bagi seorang Muslim, pakaian memiliki makna yang jauh lebih mendalam, yakni sebagai simbol ketaatan kepada Allah SWT dalam menjaga aurat serta kehormatan diri.
Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Sebuah mobil mengalami pecah kaca diduga akibat terkena puing flare pesawat tempur milik TNI AU yang tengah latihan untuk memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Rider asal Jepang, Ai Ogura, dipastikan meninggalkan Trackhouse Aprilia setelah musim MotoGP 2026 berakhir. Nantinya, Ogura akan berlabuh ke Yamaha musim depan.
Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan tanggapan terhadap Pidato Pengantar RUU APBN

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil sebagai transportasi utama semakin tinggi. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk mendapatkan mobil bekas.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT