News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Anak Tak "Snacking" Orang Tua Wajib Siapkan Ini dalam Menu Harian Anak

Mastikan kecukupan sumber alami dalam makanan harian anak, merangsang anak untuk tidak menyantap cemilan rendah nutrisi atau junk food. Berikut tipsnya
Rabu, 8 Maret 2023 - 09:03 WIB
Ilustrasi - Makanan rendah nutrisi
Sumber :
  • Pexel.com/Foodie Factor

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) menyarankan agar asupan protein hewani dan serat dari sumber bahan alami untuk anak-anak harus tercukupi dengan baik agar anak tidak menyantap camilan rendah nutrisi atau junk food.

Menurut dia, protein hewani seperti telur dan ikan yang kemudian diolah menjadi makanan tradisional semisal pindang telur, rendang dan lainnya serta sumber serat misalnya sayuran hijau serta buah-buahan termasuk memiliki indeks glikemik rendah yang berarti membuat seseorang kenyang lebih lama.

"Makanan tradisional dari real food ini akan mengenyangkan, kenyangnya lama dan kalau sudah kenyangnya lama dia tidak akan snacking (yang tidak sehat)," ujar Piprim dalam sebuah diskusi media secara daring.

Piprim mengingatkan orangtua untuk mengenalkan protein hewani pada anak mereka sejak masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) karena selain membantu mencegah anak terkena obesitas juga mengatasi stunting atau kondisi perkembangan otak dan tumbuh kembang anak yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Jenis makanan sendiri sangat berpengaruh pada perilaku makan berlebih atau overeating dan obesitas. Studi sejak 24 tahun lalu dengan melibatkan anak-anak memperlihatkan partisipan yang diberi makanan indeks glikemik tinggi, gula darahnya meningkat dan turun secara cepat. Begitu juga dengan insulinnya.

"Indeks lapar anak-anak yang mendapat makanan indeks glikemik tinggi itu lebih cepat lapar maka energy cumulative intake-nya jadi tinggi. Sedangkan anak yang diberi makanan dengan indeks glikemik rendah, hunger rating-nya rendah atau tidak gampang lapar," jelas Piprim.

Menurut Kementerian Kesehatan, indeks glikemik (IG) merupakan indikator cepat atau lambatnya unsur karbohidrat dalam bahan pangan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Studi yang dipublikasikan melalui JAMA Network tahun 2007 menunjukkan, makanan dengan indeks glikemik tinggi meningkatkan kadar glukosa darah secara signifikan, sehingga meningkatkan permintaan insulin. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah pada pankreas yang pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes.

"Indeks glikemik kalau makin tinggi itu makanan yang begitu dimakan langsung jadi gula seperti instant oatmeal, susu. Junk food, ultra-processed food yang tinggi gula selain membahayakan kesehatan ini bikin anak kecanduan," kata Piprim.

Makanan indeks glikemik tinggi juga dikatakan dapat meningkatkan penyimpanan lemak dan meningkatkan risiko obesitas. Pada kondisi obesitas, terjadi penumpukan lemak akibat kelebihan kalori dalam bentuk lemak.

Lemak kemudian menumpuk pada daerah tubuh yang seharusnya tidak ada lemak seperti selaput luar jantung, di dalam otot jantung dan hati yang dapat berujung masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan hati. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Kehadiran outside hitter berpengalaman ini menjadi bagian dari strategi tim dalam menghadapi babak krusial Final Four Proliga 2026 sekaligus menjaga peluang Jakarta Pertamina Enduro untuk meraih gelar juara musim ini.
PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

Saat ini, sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kehilangan posisi di Liga Belanda karena skandal paspor yang tengah menimpa pemain kelahiran Belanda yang dinaturalisasi.
Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Proses penanganan pascakebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih terus berlangsung, Kamis (2/4/2026). Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, sisa-sisa asap masih terlihat di sejumlah titik.
Reaksi Keras Coach Justin Usai Timnas Indonesia Sulit Tembus Gawang Bulgaria Meski Main Dominan

Reaksi Keras Coach Justin Usai Timnas Indonesia Sulit Tembus Gawang Bulgaria Meski Main Dominan

Timnas Indonesia gagal mengangkat trofi sebagai juara FIFA Series 2026. Meski telah mendominasi permainan namun tak ada peluang untuk mencetak gawang Bulgaria
Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bereaksi setelah video warga memperlihatkan kondisi miris di area gapura perbatasan Jabar-Jateng banyak sampah viral.
Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Polisi mengungkap masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT