News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Silakan Makan Gorengan, Ternyata Bagus untuk Pencernaan, Kata dr Zaidul Akbar Asalkan Perbanyak...

Ternyata gorengan ini punya manfaat untuk kesehatan pencernaan, kata dr Zaidul Akbar asalkan perbanyak makan ini maka gorengan bisa jadi sehat, perbanyak ini.
Minggu, 25 Februari 2024 - 17:46 WIB
dr Zaidul Akbar, perbanyak gorengan ini agar pencernaan lancar
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Selama ini gorengan dianggap sebagai menu makanan yang kurang sehat karena diproses dengan cara digoreng dan mengandung tepung.

Oleh sebab itu, ahli kesehatan biasanya akan menyarankan untuk mengurangi konsumsi gorengan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ternyata makan gorengan bisa juga berguna untuk pencernaan karena tinggi serat.

Tentu bukan sembarang gorengan dan ada cara khususnya agar bisa mendapatkan serat untuk pencernaan.

Bagaimana caranya?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang cara sehat makan gorengan.

dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa dirinya tidak melarang untuk sama sekali makan gorengan.

Karena ternyata, ada bagian-bagian dari gorengan yang sebenarnya punya manfaat bagi tubuh.

Sayangnya, banyak orang yang belum menyadari hal ini dan justru makan gorengan sembarangan.

Alhasil bukannya mendapat manfaat, tapi malah mendapat efek samping karena kebanyakan makan gorengan.

"Berarti dokter mengharamkan gorengan, bukan mengharamkan," ujar dr Zaidul Akbar.

Menurut dr Zaidul Akbar, ada bagian pada gorengan yang tinggi serat.

Di dalam dunia kesehatan, serat bagi tubuh sangat berguna untuk melancarkan proses pencernaan, terutama di usus.

Lalu bagaimana bisa gorengan membantu proses pencernaan?

"Gorengan tuh tinggi seratnya, yaitu pada cabenya," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Jadi kalau makan gorengan, banyakin cabenya. Cabenya aja kalau perlu Anda lebih banyak makan," lanjutnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, jika makan gorengan agar sehat perbanyaklah cabenya saja.

"Gorengannya 1, cabenya misalkan 20 gitu lho. Biar kapok," kata dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar sendiri menghindari makan gorengan tepung karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

"Dokter makan nggak? Enggak, karena tubuh saya kayak langsung lemes. Jadi kayak berat banget," ungkap dr Zaidul Akbar.

Jika memang ingin makan gorengan, maka dr Zaidul Akbar memilih tahu karena tidak bertepung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalaupun saya makan gorengan, saya akan pilih yang enggak tepung. Contoh misalkan tahu," kata dr Zaidul Akbar.

"Tahu yang pedes itukan, saya kopekin tepungnya. Saya makan tahunya, kadang-kadang tahunya pun saya enggak makan. Saya makan isinya doang," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT