News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Jepang dan Cina Sering Makan Mie Instan tapi Kok Umurnya Bisa Panjang? dr Zaidul Akbar Bongkar Rahasianya, Mereka Suka...

Orang Jepang dan Cina sering makan mie instan tapi kok umurnya bisa panjang? dr Zaidul Akbar bongkar rahasianya, ternyata mereka suka lakukan hal ini.
Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:00 WIB
dr Zaidul Akbar bongkar rahasia orang Jepang dan Cina
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Orang Jepang dan Cina sering makan mie instan, tapi kok bisa umurnya panjang-panjang? dr Zaidul Akbar jelaskan rahasianya.

Seperti diketahui, orang-orang di negara Jepang hingga Cina sering mengkonsumsi makanan instan, seperti mie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, beberapa makanan olahan mie dari negara tersebut telah mendunia hingga disukai oleh orang-orang di berbagai negara.


Ilustrasi mie instan. Sumber: Freepik/ KamranAydinov
 

Tak hanya itu, makan mie di negara-negara tersebut seperti sudah menjadi bagian dari tradisi.

Meski sering makan mie instan, orang-orang di negara Cina dan Jepang memiliki kondisi tubuh yang sehat dan rata-rata usia hidup yang tinggi.

Padahal, makanan olahan yang terbuat dari tepung, termasuk mie instan, tidak sehat jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Lantas, apa yang menyebabkan orang Jepang dan Cina panjang umur meski sering makan mie instan?

Simak rahasianya yang dijelaskan oleh dr Zaidul Akbar, dikutip dari tayangan YouTube Bamol TV.

Menjawab pertanyaan "mengapa orang Jepang dan Cina panjang umur meski sering makan mie instan", menimbulkan pertanyaan baru.

Apakah tepung yang digunakan di Jepang dan Cina lebih sehat dari tepung Indonesia?


dr Zaidul Akbar bongkar rahasia orang Jepang dan Cina tetap sehat meski sering makan mie instan. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Mengenai hal itu, dr Zaidul Akbar pun menjawab "Wallahu a'lam" yang artinya tidak mengetahui apakah tepung yang digunakan di negara-negara tersebut lebih sehat atau tidak.

Namun, dr Zaidul Akbar menyebut orang-orang Jepang dan Cina bisa sehat karena memiliki kebiasaan yang jarang ditemui di Indonesia.

Kebiasaan orang Jepang dan Cina yaitu suka berjalan.

Berbeda dengan di Indonesia, orang-orang di negara tersebut selalu berjalan ketika akan berpindah tempat karena terbiasa menggunakan transportasi umum.

Karena itulah, lemak yang dihasilkan dari makanan tidak sehat bisa langsung terbakar. Sehingga orang-orang Jepang dan Cina bisa sehat.

"Kalau Anda yang pernah pergi ke Hongkong, itu luar biasa, sehari bisa sampai 14 ribu langkah. Itu berapa kilo meter," ujar dr Zaidul Akbar.

"Jadi lemaknya bisa terbakar meskipun makanan tidak sehat tapi terbakar," imbuhnya.


dr Zaidul Akbar bongkar rahasia orang Jepang dan Cina tetap sehat meski sering makan mie instan. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Dokter Zaidul Akbar mengatakan, masalah kesehatan yang timbul pada tubuh manusia berasal dari kebiasaannya.

Misal jarang berjalan, jarang berolah raga, jarang minum air putih, jarang puasa, dan lain-lain.

Selain itu, orang-orang di negara Jepang dan Cina suka makan sayur dan bawang-bawangan. Banyak masakan mereka yang menggunakan bawang.

Selain itu, makanan yang mereka sajikan biasanya langsung dimasak saat itu juga dan langsung habis, sehingga tidak dipanaskan berkali-kali.

Sebab, masakan yang dipanaskan berulang akan menjadi makanan yang tidak sehat.

Tak berjalan setiap hari, cara jalan orang-orang Cina dan Jepang juga lebih cepat, sehingga lebih cepat dalam membakar lemak.

"Anda lihat, di Cina, di Hongkong, jarang lihat orang gemuk. Karena jalan setiap hari, jalannya cepat seperti dikejar anjing," ujar dr Zaidul Akbar.

Dokter Zaidul Akbar juga mengatakan bahwa cara berjalan Rasulullah SAW diibaratkan seperti sedang menuruti bukit, yang berarti jalan cepat.

Maka, jika ingin sehat dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mencontoh pola hidup Nabi Muhammad SAW, seperti cara jalannya Nabi, makannya Nabi, dan lainnya.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp2,27 Miliar di Kota Probolinggo, Perkuat Kemandirian Percepat Pengentasan Kemiskinan

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp2,27 Miliar di Kota Probolinggo, Perkuat Kemandirian Percepat Pengentasan Kemiskinan

Gubernur Khofifah perkuat upaya membangun kemandirian, percepat pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Sapa Bansos 2026.
Heri Black Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi di Bea Cukai Hari Ini

Heri Black Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi di Bea Cukai Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha Heri Setiyono atau Heri Black di kasus korupsi di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. Ia diperiksa sebagai saksi.
Terima Sertifikat IBDP SMA KTB, Kapolri: Cetak Generasi Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Terima Sertifikat IBDP SMA KTB, Kapolri: Cetak Generasi Muda untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Prasetyo Hadi: Penataan SPPG Tidak Berdasarkan Nama Pemilik, Tapi Kepatuhan Aturan

Prasetyo Hadi: Penataan SPPG Tidak Berdasarkan Nama Pemilik, Tapi Kepatuhan Aturan

Pemerintah akan melakukan penertiban terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jadi yang tercepat di MotoGP Hungaria 2026, Marc Marquez Ungkap Keputusan Krusial DIbalik Kemenangan Perdananya Musim Ini

Jadi yang tercepat di MotoGP Hungaria 2026, Marc Marquez Ungkap Keputusan Krusial DIbalik Kemenangan Perdananya Musim Ini

Marc Marquez akhirnya berhasil meraih kemenangan grand prix pertamanya pada musim ini di MotoGP Hungaria 2026 akhir pekan kemarin.
Gerindra Buka Suara soal Nama Kader di SPPG, Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Partai!

Gerindra Buka Suara soal Nama Kader di SPPG, Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Partai!

Partai Gerindra membantah adanya keterlibatan institusional partai dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belakangan menjadi sorotan.

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan keuangan zodiak 12 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu hari ini, siapa yang bawa pulang cuan dan siapa yang perlu tahan diri dulu!
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Perluas Literasi Jaminan Sosial bagi Pekerja, Bambang Joko Sutarto Dorong Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPD DIY

Perluas Literasi Jaminan Sosial bagi Pekerja, Bambang Joko Sutarto Dorong Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPD DIY

Demi memperluas literasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Bank BPD DIY.
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi keresahan publik soal penyusutan skor pendaftar dalam sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) Jawa Barat 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT