GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Kunyit Bukan Jahe, Dulu Sering Digantung di Pintu, Ternyata Khasiatnya Dahsyat Kata dr Zaidul Akbar

Ternyata rimpang ini punya khasiat lebih dahsyat daripada kunyit dan jahe, kata dr Zaidul Akbar dulu sering digantung di pintu rumah untuk usir makhluk halus.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 11:07 WIB
dr Zaidul Akbar, rimpang yang lebih dahsyat dari jahe dan kunyit
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Ada satu bahan rimpang yang ternyata punya khasiat yang luar biasa, bukan kunyit apalagi jahe.

Padahal dulu sering digantung di depan pintu karena dianggap punya kekuatan magis untuk usir makhlus harus, ternyata rimpang ini punya khasiat yang lebih dahsyat daripada jahe dan kunyit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas apa yang punya kandungan lebih tinggi daripada kunyit dan jahe?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang rimpang dengan kandungan paling bagus.

dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa ada rimpang yang khasiatnya dahsyat, bahkan bisa mengalahkan jahe dan kunyit.

Padahal jahe dan kunyit termasuk rimpang yang kerap digunakan dalam pengobatan herbal tapi ternyata masih kalah dari bahan yang satu ini.
 
dr Zaidul Akbar di dalam salah satu kajiannya menjelaskan bahwa ada bunga yang memiliki antioksidan tinggi sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi.

"Ada satu bunga yang dia punya antioksidan tinggi, inti selnya juga banyak, dia punya efek relaksasi, ini coba anda mulai konsumsi," kata dr Zaidul Akbar.

Bahan pertama yang disebutkan oleh dr Zaidul Akbar adalah bunga lawang.

"Yang pertama itu bunga lawang," ujar dr Zaidul Akbar.

Namun bukan bunga lawang yang punya khasiat melebihi kunyit dan jahe.

"Yang kedua, bangle, tahu kan ya," kata dr Zaidul Akbar.

Ternyata, bangle inilah yang memiliki khasiat lebih dahsyat dibanding kunyit.

Padahal bangle dulu lebih sering digunakan untuk mengusir makhluk halus dengan cara digantung di atas pintu.

"Saya dulu awalnya menduga salah satu rimpang terbaik itu adalah kunyit, iya sih terbaik tapi di atasnya kunyit malah bangle," ungkap dr Zaidul Akbar. 

"Rasanya agak-agak pahit sih, dulu biasanya bangle itu digantung untuk ngusir makhluk-makhluk," lanjutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dr Zaidul Akbar menganjurkan bangle bukan karena memiliki kekuatan magis tetapi karena khasiatnya yang lebih dahsyat dibanding kunyit.

"Karena memang dia punya aromanya itu memang efek aromatiknya kuat, jadi tidak disukai oleh makhluk-makhluk itu, jadi bukan bangle punya kemampuan magis," ujar dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT