GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Dipikir-pikir Dulu Sebelum Bunda Melakukan Persalinan Caesar, Ternyata Ada Risikonya!

Persalinan caesar sering jadi pilihan ibu hamil, tapi perlu tahu risiko operasi caesar sebelum memutuskan. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Selasa, 23 September 2025 - 15:51 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil
Sumber :
  • Freepik @tirachardz

tvOnenews.com - Persalinan dengan metode caesar sering dianggap sebagai solusi cepat dan praktis, apalagi bagi ibu yang takut menghadapi nyeri saat melahirkan. 

Namun, tahukah Bunda bahwa ada risiko operasi caesar yang patut diperhatikan? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG., M.Kes., melalui kanal YouTube Gue Sehat, “persalinan caesar itu dilakukan atas ada dua indikasi, indikasi ibu dan indikasi janin.” 

Oleh karena itu, penting bagi setiap calon ibu untuk memahami alasan medis maupun sosial yang melatarbelakangi persalinan caesar, serta risiko yang mungkin menyertainya.

Indikasi Caesar pada Ibu dan Janin

Dokter Ardiansjah menjelaskan bahwa indikasi caesar terbagi dua, yaitu:

1. Indikasi ibu

  •     Preeklampsia
  •     Plasenta previa (plasenta berada di bawah)
  •     HIV
  •     Panggul sempit
  •     Riwayat caesar sebelumnya
  •     Alasan sosial, misalnya ibu takut menghadapi nyeri persalinan.

2. Indikasi janin

  •     Bayi berukuran besar (lebih dari 4 kg).
  •     Denyut jantung janin tidak normal (gawat janin).
  •     Posisi janin sungsang atau melintang yang membuat persalinan normal tidak mungkin dilakukan.

Dengan indikasi ini, caesar bukan sekadar pilihan praktis, melainkan sering kali tindakan penyelamat nyawa ibu maupun bayi.

Risiko Persalinan Caesar

Meski aman dilakukan dengan prosedur modern, caesar tetap memiliki risiko. 

Dokter Ardiansjah menegaskan, “jadi resiko persalinan caesar itu sama dengan resiko-resiko operasi lainnya pasti ada yang namanya resiko perdarahan, resiko infeksi, bisa terjadi juga trauma.”

  • Beberapa risiko yang perlu diperhatikan:
  • Perdarahan yang dapat menyebabkan kebutuhan transfusi darah.
  • Infeksi pada luka operasi.
  • trauma organ akibat sayatan, misalnya pada usus atau kandung kemih.

Cara Mencegah Risiko Operasi Caesar

Agar risiko operasi caesar bisa diminimalisir, dokter dan tim medis melakukan serangkaian persiapan. 

“Untuk pencegahan-pencegahan risiko-risiko yang mungkin terjadi pada saat persalinan caesar biasanya dokter dan tim sudah menyiapkan serangkaian persiapan punya salah satu pemeriksaan lab darah,” jelas dr. Ardiansjah.

Beberapa langkah pencegahan antara lain:

  • Pemeriksaan darah untuk memastikan kadar hemoglobin.
  • Persiapan darah untuk transfusi bila diperlukan.
  • Menyesuaikan obat-obatan dengan riwayat kesehatan pasien, misalnya penderita asma atau diabetes.
  • Kontrol gula darah bagi ibu dengan diabetes melitus agar aman saat operasi.

Selain itu, pasien biasanya diminta berpuasa sebelum caesar, mandi dengan antiseptik, dan menjaga kebersihan tubuh untuk mencegah infeksi.

Perawatan Pasca Caesar

Setelah persalinan, ibu perlu memperhatikan perawatan luka dan pola aktivitas. 

Luka operasi akan ditutup perban modern yang memungkinkan pasien tetap mandi. 

Namun, aktivitas berat seperti mengangkat galon harus dihindari hingga minimal 6 minggu setelah persalinan.

Soal makanan, dr. Ardiansjah menyarankan ibu menghindari makanan yang memicu alergi seperti udang atau kepiting karena bisa menyebabkan gatal pada luka operasi. 

Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi protein seperti ikan laut dan putih telur justru dianjurkan untuk mempercepat penyembuhan.

Persalinan caesar memang bisa menjadi penyelamat dalam kondisi tertentu, baik bagi ibu maupun janin. 

Namun, penting bagi Bunda untuk memahami bahwa ada risiko operasi caesar yang sama seriusnya dengan operasi lainnya. 

Dengan konsultasi yang tepat, pemeriksaan medis, serta persiapan yang matang, persalinan caesar dapat dilakukan dengan aman dan minim komplikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(anf)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT