GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Intermittent Fasting dan Apa Saja Manfaatnya bagi Kesehatan?

Pelaku intermittent fasting bisa makan normal dalam beberapa hari tapi makan sedikit sekali pada hari lainnya. Ada pula yang melakukannya seperti puasa Daud
Jumat, 29 April 2022 - 20:56 WIB
Ilustrasi intermittent fasting
Sumber :
  • alomedika.com

Dapat menurunkan berat badan dengan cara yang sustainable, terhindar dari risiko diabetes, penyakit jantung dan kanker, juga meningkatkan kesehatan otak dan kekuatan tubuh adalah sedikit dari sekian banyak manfaat intermittent fasting.

Lalu apa sebenarnya intermittent fasting itu?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir setiap saat para peneliti dari seluruh dunia dapat menguak manfaat terkait intermittent fasting. Intermittent fasting ini sendiri adalah jadwal makan dan puasa yang teratur dimana si pelaku harus mengurangi atau meniadakan sama sekali asupan makanan dan kalori pada hari-hari tertentu.

Biasanya penganut gaya hidup intermittent fasting ini makan normal dalam beberapa hari selama sepekan tapi makan sedikit sekali pada hari-hari lainnya. Terkadang ada pula yang melakukan intermittent fasting ini seperti puasa Nabi Daud, sehari puasa dan sehari tidak.

Dengan melakukan pola diet seperti ini seseorang dapat mengubah sel-sel dan proses metabolisme tubuh sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.

Dilansir dari Time, seorang peneliti dan direktur di lembaga kesehatan non-profit di Utah, Benjamin Horne mengatakan bahwa puasa intermittent ini juga dapat mengurangi inflamasi, menurunkan tekanan darah, serta sangat bermanfaat bagi jantung.

Tipe diet satu ini sering menjadi pilihan bagi banyak orang, hal ini karena mereka tak perlu bersusah payah menahan diri untuk mengkonsumsi makanan tertentu atau membatasi asupan kalori harian. Jika sedang ingin makan makanan tertentu, maka pelaku diet ini bisa memakan apa yang diinginkannya pada hari ia bisa makan secara normal, tentunya dengan jumlah yang tak berlebihan.

Lebih lanjut, Mark Mattson, Kepala Laboratorium Ilmu Saraf Johns Hopkins School of Medicine juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang melakukan intermittent fasting membuat pembakaran kalori tubuh lebih efisien.

Hal ini karena puasa intermittent membuat tubuh seperti dalam kondisi berolahraga dan membuat tubuh mengambil energi dari lemak alih-alih dari cadangan energi yang disimpan di liver.

Mattson juga menjelaskan beberapa metode yang aman dan nyaman untuk melakukan ini. Salah satunya adalah dengan metode 5:2, dimana dalam dua hari (entah selang-seling atau berurutan) pelaku intermittent fasting harus mengurangi asupan kalori.

Ia menyarankan maksimal hanya mengonsumsi 500 kkal. Asupan kalori ini dapat berasal dari lemak atau protein seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan. Sangat disarankan juga untuk mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali selama dua hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, secara keilmuan intermittent fasting ini belum banyak diteliti secara mendalam. Jadi belum dapat dipastikan apakah ada risiko jangka panjang saat menjalani gaya hidup seperti ini.

Puasa intermittent ini tentu akan lebih mudah dilakukan usai momen bulan suci Ramadhan karena tubuh sudah terbiasa berpuasa. Melakukannya pada momen ini juga akan menghindarkan gejala lapar dan gelisah berlebih yang biasa muncul pada masa awal-awal berpuasa. (afr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Pasang Badan Bela Amsal Sitepu, Kejaksaan Karo Ngotot: Negara Dirugikan Rp202 Juta

DPR Pasang Badan Bela Amsal Sitepu, Kejaksaan Karo Ngotot: Negara Dirugikan Rp202 Juta

Komisi III DPR dukung penuh Amsal Sitepu, namun Kejaksaan Karo tetap yakin ada kerugian negara Rp202 juta dalam kasus video desa.
Sarang Prostitusi Online di Cilegon Digerebek Tengah Malam, Korban Dijual Rp200 Ribu–Rp500 Ribu

Sarang Prostitusi Online di Cilegon Digerebek Tengah Malam, Korban Dijual Rp200 Ribu–Rp500 Ribu

Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus prostitusi daring berhasil diungkap Polda Banten melalui Subdit IV Ditreskrimum.
Davide Tardozzi Ungkap Penyebab Performa Melempem Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026

Davide Tardozzi Ungkap Penyebab Performa Melempem Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, disebut belum tampil maksimal pada MotoGP Amerika Serikat 2026 akibat kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Buka Peluang Melatih di Indonesia usai FIFA Series 2026: Terasa seperti Rumah

Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Buka Peluang Melatih di Indonesia usai FIFA Series 2026: Terasa seperti Rumah

Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, membuka peluang untuk melatih di Indonesia. Sang pelatih berusia 49 tahun mengaku merasa seperti pulang ke rumah.
Indonesia dan 6 Negara Islam Serentak Kecam Israel, Pembatasan Ibadah di Yerusalem Picu Ketegangan

Indonesia dan 6 Negara Islam Serentak Kecam Israel, Pembatasan Ibadah di Yerusalem Picu Ketegangan

Indonesia dan negara Islam kecam Israel atas pembatasan ibadah di Yerusalem. Akses ke Masjid Al-Aqsa ditutup hingga 30 hari.
Di Tengah Geopolitik Global, BHS Usul BBM Subsidi Diprioritaskan Untuk Transportasi Publik

Di Tengah Geopolitik Global, BHS Usul BBM Subsidi Diprioritaskan Untuk Transportasi Publik

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi khususnya Pertalite dan Solar

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Warga Bulgaria justru malu usai timnya menang 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. Mereka malah puji penampilan solid Garuda asuhan John Herdman
Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

 Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan pujian tinggi terhadap performa Calvin Verdonk selama tampil di ajang FIFA Series 2026. Pemain berusia 28 ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT