Sering Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda Bisul Penderita Diabetes Dibandingkan dengan Bisul Biasa
- Freepik
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika penderita diabetes terlihat lebih sering mengalami bisulan dibandingkan orang sehat.
Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa bisul tidak selalu disebabkan oleh diabetes atau kadar gula darah tinggi.
Bisul merupakan infeksi kulit yang umumnya disebabkan oleh bakteri, dan bisa dialami siapa saja.
Faktor kebersihan tubuh yang kurang terjaga, kulit yang sering lembap, serta lingkungan yang kotor juga dapat memicu bisul pada orang tanpa diabetes.
Karena itu, seseorang yang sering bisulan tidak serta-merta bisa dicap sebagai penderita diabetes.
Namun, kecurigaan terhadap diabetes perlu dipertimbangkan apabila bisul disertai dengan tanda-tanda tertentu.
Salah satu ciri yang patut diwaspadai adalah bisul yang sering kambuh dan sulit sembuh.
Selain itu, adanya keluhan klasik diabetes yang dikenal dengan istilah 3P juga menjadi sinyal penting.
Keluhan tersebut meliputi poliuria atau sering buang air kecil, polifagia atau mudah lapar, serta polidipsia atau sering merasa haus.
Tanda lain yang dapat mengarah pada diabetes adalah penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, riwayat diabetes dalam keluarga, serta adanya penyakit metabolik lain seperti gangguan kolesterol dan tekanan darah tinggi.
Jika bisul muncul berulang kali disertai gejala-gejala tersebut, pemeriksaan kadar gula darah sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Penanganan bisul pada penderita diabetes tidak cukup hanya dengan mengobati lukanya saja. Pencegahan faktor pemicu juga menjadi hal yang sangat penting.
Kebersihan kulit harus selalu dijaga dengan baik untuk menurunkan risiko infeksi. Tubuh perlu dibersihkan secara rutin, terutama pada area lipatan kulit yang mudah lembap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Selain menjaga kebersihan, kontrol gula darah yang baik juga memegang peranan penting. Gula darah yang tidak terkontrol dapat memperparah infeksi dan menghambat proses penyembuhan luka.
Oleh karena itu, penderita diabetes perlu disiplin dalam menjalani pola makan sehat, rutin berolahraga, serta mengikuti anjuran pengobatan dari tenaga medis. (adk)
Load more