News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Cara Menghilangkan Kapalan di Telapak Tangan? Ini 9 Solusi Alami dari Cuka Apel hingga Batu Apung

Bagaimana cara menghilangkan kapalan di telapak tangan? Berikut 9 solusi alami, mulai dari cuka apel hingga batu apung.
Rabu, 17 Desember 2025 - 12:10 WIB
Ilustrasi telapak tangan kapalan
Sumber :
  • AI ChatGPT

tvOnenews.com - Kapalan di telapak tangan kerap muncul akibat aktivitas yang melibatkan gesekan dan tekanan berulang, seperti bekerja dengan alat tertentu atau rutin berolahraga. 

Meski tidak berbahaya, kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, sensasi menggenggam yang berkurang, hingga membuat sebagian orang kurang percaya diri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengatasinya, ada berbagai cara alami yang bisa dilakukan di rumah. 

Berikut 9 tips menghilangkan kapalan di telapak tangan berdasarkan penjelasan dr. Saddam Ismail.

1. Mengurangi Gesekan Berulang

Kapalan muncul akibat gesekan dan tekanan yang terus-menerus pada telapak tangan. 

Jika aktivitas sulit dihindari, gunakan sarung tangan saat bekerja atau pilih alat olahraga dengan grip yang lebih lembut. 

Saat beristirahat, pijat telapak tangan agar sirkulasi darah tetap lancar.

2. Merendam dengan Air Hangat

Rendam telapak tangan yang kapalan dalam air hangat selama 5–10 menit, lalu keringkan dengan handuk.

“Lapisan tangan yang mengeras tadi lama-lama bisa melunak dan lembut,” jelas dr. Saddam Ismail. 

“Kulit boleh digosok perlahan, namun jangan dipaksa agar tidak menimbulkan luka. Cara ini perlu dilakukan rutin,” tambahnya.

3. Menggunakan Pelembap

Kulit kering meningkatkan risiko kapalan. Karena itu, jaga kelembapan telapak tangan dengan mengoleskan pelembap 2–3 kali sehari.

“Oleskan pelembab di daerah yang mengalami kapalan agak banyak,” saran dr. Saddam Ismail. 

Pelembap alami seperti lidah buaya atau minyak zaitun bisa menjadi pilihan.

4. Merendam dengan Garam Epsom

Garam epsom mengandung magnesium, belerang, dan oksigen yang bersifat eksfoliator alami.

“Garam epsom ini sifatnya eksfoliator, jadi secara alami mengangkat kulit-kulit mati,” kata dr. Saddam. 

Caranya, campurkan 2–3 sendok garam epsom ke dalam baskom berisi air, lalu rendam telapak tangan hingga kulit melunak.

5. Memakai Tea Tree Oil

Tea tree oil dikenal sebagai minyak esensial dengan sifat antijamur dan antibakteri. Campurkan ke dalam air hangat dan rendam tangan selama 10–15 menit.

“Jangan rendam terlalu lama, karena kandungan minyak esensial ini biasanya cukup kuat sehingga bisa merusak kulit,” ujar dr. Saddam Ismail.

6. Eksfoliasi Secara Rutin

Eksfoliasi membantu membuang sel kulit mati sehingga kulit sehat bisa tumbuh. Lakukan 2–3 kali seminggu.

“Jangan terlalu sering atau setiap hari, nanti kulit tangan semakin tipis,” ujar dr. Saddam.

7. Soda Kue dan Lemon

Campuran soda kue dan perasan lemon dalam air hangat bisa membantu melunakkan kapalan.

“Reaksi asam dari lemon dan soda ini bisa memicu reaksi yang membuat tangan lebih mudah jadi lembut,” jelasnya. Rendam tangan sekitar 5 menit.

8. Cuka Apel

Asam pada cuka apel dapat melembutkan kulit kapalan. Larutkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:4, lalu rendam telapak tangan selama 10–15 menit.

9. Batu Apung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara tradisional ini masih efektif hingga kini. Rendam tangan terlebih dahulu, lalu gosok kapalan dengan batu apung secara perlahan dan melingkar.

“Cara ini sudah turun-temurun untuk menghilangkan kapalan di tangan,” tutup dr. Saddam Ismail. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT