Tips Anti Pegal saat Perjalanan Mudik Lebaran
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Jakarta, tvonenews.com- Ketika perjalanan mudik yang jauh sering kali menyebabkan otot kaku, dan nyeri badan. Kondisi mucul akibat posisi tubuh yang statis dalam waktu lama.
Terlebih bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, kebayangkan pegalnya jika jalanan mudik yang macet dan harus menyetir mobil jarak jauh?.
Pegal-pegal ini sebenarnya sudah menjadi keluhan umum para pemudik selama perjalanan. Lantas, bagaimana tips anti pegal saat perjalanan mudik?.
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Berikut tips praktis agar Anda terhindar dari rasa pegal selama di perjalanan:
1. Atur Posisi Duduk yang Ergonomis
Pastikan selama perjalanan, tempat duduk atau sandaran duduk Anda diatur sesuai kenyamanan punggung tidak terlalu tegak atau juga terlalu rendah.
Sesekali luruskan kaki Anda dan bila perlu pakailah bantal kecil untuk menyangga pinggang.
Posisi duduk yang salah adalah penyebab utama nyeri punggung dan leher, jadi pastikan posisi duduk yang benar.
2. Lakukan Peregangan Ringan (Stretching)
Jangan biarkan tubuh dalam posisi yang sama selama berjam-jam. Jadi sediakan waktu sebentar untuk berdiri atau bergerak.
- Gerakan di Kursi: Lakukan putaran bahu, peregangan leher ke arah samping, dan putaran pergelangan kaki setiap 30–60 menit.
- Keluar dari Kendaraan: Saat berhenti di rest area, sempatkan berjalan kaki selama 5–10 menit untuk melancarkan sirkulasi darah.
3. Jaga Hidrasi dan Nutrisi
Kekurangan cairan dan mineral dapat membuat otot lebih mudah kram dan pegal.
- Minum Air Putih: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk menjaga elastisitas otot.
- Cukup Vitamin: Konsumsi makanan yang kaya magnesium, kalsium, dan vitamin B untuk membantu fungsi saraf dan otot.
4. Gunakan Bantuan Eksternal
Jika rasa pegal mulai muncul, gunakan perlengkapan berikut:
- Krim atau Minyak Urut: Gunakan produk pereda nyeri atau minyak kayu putih untuk memberikan rasa hangat dan merelaksasi otot.
- Koyo: Tempelkan koyo pada bagian yang paling sering terasa kaku, seperti bahu atau pinggang.
5. Istirahat yang Berkualitas
Tubuh memiliki batas kemampuan dalam berkendara secara terus-menerus.
- Jeda Istirahat: Idealnya, beristirahatlah setiap 2–4 jam perjalanan.
-Angkat Kaki: Saat beristirahat, posisikan kaki lebih tinggi dari jantung (disangga bantal) untuk membantu aliran darah kembali ke jantung dan mengurangi bengkak pada kaki.
Sebagai catatan, Anda merasakan nyeri yang tidak tertahankan atau menetap setelah istirahat, Anda bisa berkonsultasi ke Posko Kesehatan terdekat.(klw)
Load more