GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Macam Autisme pada Anak dan Rekomendasi Perawatannya

ahli medis sepakat menyederhanakan klasifikasi autisme ke dalam satu kategori induk yakni autism spectrum disorder (ASD). ASD ini dibagi lagi dalam 3 level.
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:07 WIB
Ilustrasi autisme
Sumber :
  • healthline.com

Dulu dokter mendiagnosa dan membagi autisme ke dalam empat kategori. Namun kini para ahli medis sepakat untuk menyederhanakan klasifikasi autisme ini ke dalam satu kategori induk yakni autism spectrum disorder (ASD).

ASD ini lalu dibagi lagi ke dalam tiga bagian untuk menjelaskan tingkat ketergantungan pemilik autisme kepada lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum ASD ini dicirikan dengan tantangan yang dihadapi orang - orang dengan autisme dalam interaksi sosial dan berkomunikasi sehari - hari. Selain itu autisme juga dikenali dengan pola - pola aktivitas dan perilaku yang berbeda dari orang - orang pada umumnya.

Apa Itu Autisme (ASD)

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, autisme atau ASD ini adalah sebuah terminologi payung yang menaungi beberapa spektrum hambatan perkembangan syaraf kompleks (complex neurodevelopmental disorders) pada manusia.

Spektrum ini kemudian dapat dipecah lagi sesuai dengan perbedaan, kemampuan, dan keahlian yang dimiliki orang - orang dengan autisme.

Dilansir dari medicalnewstoday.com, orang - orang dengan autisme biasanya memiliki kesulitan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, menunjukkan kebiasaan perilaku yang berulang, serta menghadapi kesulitan tertentu dalam beberapa aspek hidupnya.

Gejala autisme dapat diketahui sejak dini pada usia balita. Adapun beberapa ciri awal dari anak penyandang ASD ini antara lain:

- tidak atau hanya mau melakukan sedikit kontak mata yang konsisten
- kesulitan menanggapi upaya orang dewasa untuk mendapatkan perhatian
- kesulitan dengan pola komunikasi dua arah
- berbicara panjang lebar tanpa mampu mengukur minat orang lain
- nada suara yang datar
- kesulitan dalam mencari perspektif
- sensitivitas sensorik
- mengulangi perilaku, kata, atau frasa tertentu
- minat yang sangat kuat hanya pada hal-hal tertentu
- menjadi kesal dengan perubahan rutinitas
- sering mengalami masalah tidur

Kemampuan dan kebutuhan orang - orang dengan ASD ini berbeda - beda dan berubah seiring waktu. Ada beberapa orang autis yang dapat hidup mandiri, namun ada pula yang memiliki ketakmampuan yang parah sehingga memerlukan bantuan orang lain seumur hidupnya.

Walaupun orang dengan autisme ini memiliki banyak tantangan dalam hidup, tak bisa dipungkiri pula bahwa mereka juga memiliki kelebihan seperti:

- ingatan yang superior untuk fakta dan angka
- pengetahuan khusus dalam topik yang diminati
- tingkat motivasi dan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan yang diminati, dengan dorongan untuk berbagi kesenangan dan antusiasme ini dengan orang lain
- tingkat akurasi yang tinggi dalam berbagai tugas
- memiliki pendekatan inovatif untuk pemecahan masalah
- memiliki perhatian luar biasa terhadap detail
- kemampuan untuk mengikuti instruksi secara akurat jika diajarkan dengan bimbingan yang tepat
- kemampuan luar biasa dalam keterampilan kreatif
- kemampuan untuk melihat dunia dari perspektif berbeda dan karena itu menawarkan wawasan yang unik
- kecenderungan untuk tidak menghakimi, jujur, dan setia dalam hubungan sosial
- selera humor yang unik

Diagnosa dan 3 level ASD

Dokter dan ahli medis biasanya dapat melakukan serangkaian aktivitas untuk mengetahui apakah seorang anak ini memiliki risiko autisme. Dokter mendiagnosanya berdasarkan daftar yang telah dicantumkan di atas seperti interaksinya anak dengan orang lain serta menanyakan pula kebiasaan anak di rumah kepada orang tua atau pengasuh.

Para ahli medis membagi autisme atau ASD ini ke dalam tiga level untuk menentukan tipe bantuan yang harus diterima oleh orang - orang dengan autisme untuk memiliki kualitas hidup yang baik. Adapun tiga level itu antara lain:

1. Membutuhkan bantuan

Masalah komunikasi yang biasanya dimiliki oleh penyandang autisme level 1 adalah:

- Kesulitan memulai interaksi sosial
- Kegagalan atau memiliki respon tak biasa ketika berinteraksi sosial dengan orang lain
- Ketertarikan yang rendah terhadap interaksi sosial
- Memiliki kemampuan membangun kalimat yang baik dan merespon ketika diajak berkomunikasi, namun kesulitan ketika ada komunikasi dua arah yang bersifat timbal balik
- Kesulitan dalam mencari kawan

2. Cukup membutuhkan bantuan

Masalah komunikasi yang biasanya dimiliki oleh penyandang autisme level 2 adalah:

- Permasalahan pada komunikasi sosial baik itu verbal maupun nonverbal
- Permasalahan sosial tetap terjadi meskipun telah mendapat support
- Aksi yang terbatas ketika memulai interaksi sosial
- Respon yang terbatas ketika menerima interaksi sosial dari orang lain
- Interaksi hanya terbatas pada isu - isu tertentu yang dianggap menarik baginya
- Perbedaan - perbedaan mencolok lainnya dalam komunikasi nonverbal

Perilaku repetitif juga semakin kentara pada penyandang ASD level 2 seperti:
- Perilaku tidak fleksibel
- Kesulitan menghadapi perubahan
- Perilaku terbatas atau berulang yang jelas bagi pengamat biasa dan mengganggu fungsi dalam beberapa konteks
- Kesulitan mengubah fokus atau tindakan

3. Sangat membutuhkan bantuan

Masalah komunikasi yang biasanya dimiliki oleh penyandang autisme level 3 adalah:
- masalah parah dalam komunikasi sosial verbal dan nonverbal
- Inisiasi interaksi sosial yang sangat terbatas
- Respons minimal terhadap interaksi sosial dari orang lain
- Menggunakan beberapa kata yang tak dapat dipahami
- Metode yang tidak biasa dalam pemenuhan kebutuhan sosial dan hanya menanggapi pendekatan yang sangat langsung

Perilaku repetitif juga sangat terlihat pada penyandang autisme level 3 seperti:
- Perilaku tidak fleksibel
- Kesulitan ekstrim dalam menghadapi perubahan
- Perilaku terbatas atau berulang yang secara signifikan mengganggu fungsi di semua aspek kehidupan
- Mengalami stress atau kesulitan besar ketika harus mengubah fokus atau tindakan

Perawatan ASD

Kini sudah banyak bentuk terapi dan intervensi perilaku yang dapat meningkatkan kualitas hidup para penyandang autisme.

Ahli medis profesional sering merekomendasikan untuk segera melakukan terapi ini begitu diagnosa anak menunjukkan hasil autisme yang positif. Hal ini dikarenakan penanganan yang lebih awal akan sangat membantu pertumbuhan anak - anak penyandang autisme dalam beradaptasi dan mempelajari kemampuan baru.

World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa intervensi psikososial dapat meningkatkan kemampuan belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial pada anak dengan ASD.

Tak hanya itu, penting sekali untuk memberitahukan informasi - informasi relevan tentang autisme baik itu kepada si penyandang autisme maupun orang tua atau pengasuhnya tentang kebutuhan, tantangan, dan bantuan yang diperlukan oleh penyandang autisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena semua orang, termasuk para penyandang autisme, memiliki hak untuk hidup dan menikmati hidup yang berkualitas baik dari aspek fisik maupun mental.

WHO juga telah mendorong negara - negara untuk membangun inklusivitas dan akses kesehatan serta kesejahteraan bagi para penyandang autisme dalam Comprehensive Mental Health Action Plan 2013–2030. (afr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mogok Kerja Samsung Terancam Meledak, Produksi Chip Dunia Bisa Kacau Mulai 21 Mei

Mogok Kerja Samsung Terancam Meledak, Produksi Chip Dunia Bisa Kacau Mulai 21 Mei

Serikat pekerja Samsung tetap akan mogok kerja mulai 21 Mei meski perusahaan mengajak negosiasi tanpa syarat. Produksi chip global terancam.
BNPP Gelar Forum IPKP 2026 untuk Perkuat Kawasan Perbatasan Laut

BNPP Gelar Forum IPKP 2026 untuk Perkuat Kawasan Perbatasan Laut

Badan Nasional Pengelola Perbatasan menggelar Forum IPKP Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan Laut 2026 sebagai upaya memperkuat pengembangan ekonomi di wilayah perbatasan laut.
5 Weton yang Diprediksi Hoki pada Sabtu Legi tanggal 16 Mei 2026, Selasa Pon Siap-siap Dapat Bantuan Tak Terduga

5 Weton yang Diprediksi Hoki pada Sabtu Legi tanggal 16 Mei 2026, Selasa Pon Siap-siap Dapat Bantuan Tak Terduga

Energi "manis" dari hari Sabtu Legi yang jatuh pada tanggal 16 Mei 2026 ini diprediksi akan membawa keberuntungan bagi lima weton berikut ini. Siapa saja itu?
Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Usul 70 Persen Pajak Tambang Masuk Kas Desa: Berkeadilan

Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Usul 70 Persen Pajak Tambang Masuk Kas Desa: Berkeadilan

Ada kabar gembira buat warga Jabar yang tinggal di Desa. Pasalnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengusulkan 70 persen pajak tambang
Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda tak main-main dalam membangun pengembangan sumber daya manusia (SDM) Malut. Oleh sebab itu, Sherly langsung gandeng Kampus ITB
Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Gubernur Jawa Barat, KDM menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. Dedi Mulyadi kecil kala itu

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT