News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teknologi Stem Cell Kian Melesat, Indonesia Bidik Jadi Pusat Pengobatan Regeneratif Asia dan Terobosan Besar Dunia Kesehatan

Salah satu terobosan yang paling banyak menarik perhatian adalah pemanfaatan sel punca atau stem cell. Teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien dengan
Rabu, 10 Juni 2026 - 23:41 WIB
Indonesia Siap Jadi Pusat Stem Cell Asia Kongres APREMIC 2026 Buka Jalan Revolusi Pengobatan Regeneratif
Sumber :
  • Ilustrasi

tvOnenews.com - Perkembangan teknologi kesehatan dalam dua dekade terakhir telah membawa dunia medis memasuki era baru yang dikenal sebagai pengobatan regeneratif

Jika sebelumnya sebagian besar terapi hanya berfokus mengendalikan gejala atau memperlambat perkembangan penyakit, kini para ilmuwan mulai mengembangkan metode yang bertujuan memperbaiki bahkan meregenerasi jaringan dan organ yang rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu terobosan yang paling banyak menarik perhatian adalah pemanfaatan sel punca atau stem cell. Teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien dengan berbagai penyakit kronis, mulai dari gangguan ginjal, kelainan saraf, penyakit mata, hingga kerusakan jaringan akibat proses penuaan. 

Tak hanya itu, rekayasa jaringan dan terapi berbasis sel kini menjadi bidang penelitian yang berkembang sangat pesat di berbagai negara.

Seiring meningkatnya kebutuhan akan terapi yang lebih personal dan efektif, para peneliti juga terus mengembangkan pendekatan pengobatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pasien. 

Konsep precision medicine, terapi sel rekayasa, hingga bedah regeneratif kini menjadi fokus utama dunia kesehatan global. Dalam konteks tersebut, Indonesia berupaya menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kesehatan bukan lagi monopoli negara-negara maju.

Melansir dari laman resmi, komitmen Indonesia dalam mengembangkan pengobatan regeneratif akan terlihat melalui penyelenggaraan The 1st Asia Pacific Regenerative Medicine Congress (APREMIC) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 2-4 Juli 2026.

Kongres pertama bidang regenerative medicine tingkat Asia Pasifik tersebut akan menghadirkan peserta dan pembicara dari 14 negara, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Brasil, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan, Iran, Swedia, Filipina, Malaysia, Jepang, China, dan Indonesia.

Mengusung tema *"Perkembangan Terkini dalam Aplikasi Klinis dan Terapi Pengobatan Regeneratif"*, forum internasional ini akan menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, hasil penelitian, serta pengalaman klinis dari para ahli dunia.

Presiden Indonesia Society Regenerative Medicine (INASRM), Dr. Dr. dr. Jonny, Sp.PD-KGH, M.Kes, M.M., DCN, DABRM, FISN menjelaskan bahwa kongres tersebut akan menghadirkan sekitar 24 pembicara internasional yang memiliki kompetensi di bidang regenerative medicine dan stem cell.

Sejumlah topik strategis akan dibahas, mulai dari perkembangan terapi regeneratif, pemanfaatan sel punca untuk berbagai penyakit, rekayasa jaringan, terapi generasi baru, pemulihan fungsi organ, hingga terapi berbasis sel yang lebih spesifik sesuai kebutuhan pasien.

Hingga saat ini belum tersedia obat yang benar-benar mampu mencegah pasien penyakit ginjal menjalani cuci darah.

Karena itu, berbagai penelitian terus dilakukan untuk mencari alternatif terapi berbasis sel punca yang diharapkan mampu memberikan solusi lebih baik di masa depan. Melalui ajang ini, Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perkembangan teknologi stem cell nasional tidak tertinggal dibanding negara lain.

Indonesia Miliki Infrastruktur dan SDM yang Kompetitif

Indonesia saat ini telah memiliki modal yang cukup kuat untuk mengembangkan pengobatan regeneratif. Tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, tetapi juga infrastruktur pendukung yang terus berkembang.

Menurutnya, Indonesia telah memiliki laboratorium modern, fasilitas pelayanan yang memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP), rumah sakit yang menyediakan layanan stem cell, hingga kemampuan memproduksi berbagai kebutuhan terapi secara mandiri.

Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk memberikan layanan stem cell dengan standar internasional. Para peneliti dan tenaga medis nasional juga dinilai memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat global.

Kongres ini pun dirancang tidak hanya sebagai forum ilmiah, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kompetensi bagi para dokter dan tenaga kesehatan yang berkecimpung di bidang regenerative medicine.

Berbagai sesi workshop disiapkan agar peserta dapat memperoleh keterampilan yang dapat diterapkan langsung di tempat praktik masing-masing.

Peluang Indonesia Menjadi Pusat Medical Tourism Asia

Ketua APREMIC 2026, Dr. dr. Cosmos Octavianus Mangunsong, SpM(K), menilai pengobatan regeneratif menjadi salah satu bidang yang sangat penting dalam menjawab tantangan kesehatan masa depan, terutama terkait upaya memperbaiki fungsi organ tubuh manusia.

Selain para dokter dan peneliti, mahasiswa fakultas kesehatan juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi sebagai peserta. Mereka dapat memperluas wawasan mengenai stem cell sekaligus mempresentasikan hasil penelitian melalui kompetisi *Call for Abstract* yang diselenggarakan panitia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga akan mengikuti berbagai workshop yang membahas penggunaan stem cell pada kesehatan mata, terapi eksosom, hingga stromal vascular fraction (SVF).

Sementara itu, Ketua Organizing Committee APREMIC 2026, Sari Pramono, menyebutkan sekitar 200 peserta dari berbagai negara diperkirakan hadir dalam kongres tersebut. Acara akan diawali dengan workshop, dilanjutkan simposium selama dua hari, dan ditutup dengan pelantikan serta inaugurasi.

Perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jakarta, BPOM, organisasi profesi kedokteran, universitas, hingga rumah sakit juga dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut. Sari berharap pemerintah dapat terus menyempurnakan regulasi terkait pengobatan regeneratif sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan stem cell. 

Potensi Indonesia sangat besar untuk berkembang menjadi pusat stem cell dan regenerative medicine di kawasan Asia. Harapan tersebut sejalan dengan visi menjadikan Indonesia sebagai destinasi medical tourism berbasis teknologi kesehatan modern. 

Dengan dukungan regulasi yang kuat, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta kolaborasi antara akademisi dan industri, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemain utama dalam perkembangan pengobatan regeneratif di kawasan Asia Pasifik.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga akan menggelar wisuda pelatihan Diploma of the American Board of Regenerative Medicine (DABRM) yang diselenggarakan oleh INASRM bekerja sama dengan ABRM. Momentum ini sekaligus menjadi simbol semakin kuatnya posisi Indonesia dalam peta perkembangan regenerative medicine dunia. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Pertandingan Pekan Pertama Super League 2026-2027, Juara Threepeat Persib Bukan Laga Pembuka

Jadwal Pertandingan Pekan Pertama Super League 2026-2027, Juara Threepeat Persib Bukan Laga Pembuka

Dari 34 pekan kompetisi, I.League telah mengumumkan jadwal untuk 33 pekan pertandingan Super League 2026-2027. Di mana laga pamungkas bisa saja digelar bersamaan jika dibutuhkan. 
Maarten Paes Jadi Cadangan, Fans Ajax Girang Bukan Main usai Pelatih Pilih Kiper Top Eropa Ini sebagai Starter

Maarten Paes Jadi Cadangan, Fans Ajax Girang Bukan Main usai Pelatih Pilih Kiper Top Eropa Ini sebagai Starter

Persaingan posisi penjaga gawang di AFC Ajax semakin menarik setelah Marc-André dipercayai pelatih Michel mengawal gawang klub alih-alih memilih Maarten Paes.
Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah Upaya Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Analis Nilai Langkah Kapolri Gandeng Muhammadiyah Upaya Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjadi anggota Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah.
BPK Tekankan Fondasi Tuju Indonesia Emas 2045

BPK Tekankan Fondasi Tuju Indonesia Emas 2045

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan penguatan tata kelola melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta transformasi menuju Government 5.0 menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kebakaran Bromo Meluas, TNBTS Sebut 520 Hektare Kawasan Telah Dilalap Api

Kebakaran Bromo Meluas, TNBTS Sebut 520 Hektare Kawasan Telah Dilalap Api

Kebakaran Gunung Bromo tercatat mencapai 520 hektare kawasan. Perluasan dampak ini dipicu angin kencang dan vegetasi kering yang membuat api cepat menjalar.
Pamer Ketajaman di Liga Belanda, Ole Romeny Disebut Jadi Mimpi Buruk Bagi Bintang PSV

Pamer Ketajaman di Liga Belanda, Ole Romeny Disebut Jadi Mimpi Buruk Bagi Bintang PSV

Ole Romeny kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol untuk Fortuna Sittard dalam pertandingan melawan PSV. Striker Timnas Indonesia itu bikin bek PSV kesal.

Trending

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 10 Agustus 2026: Libra Panen Proyek Emas

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 10 Agustus 2026: Libra Panen Proyek Emas

Senin, 10 Agustus 2026 diprediksi membawa peluang finansial yang cukup menjanjikan bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan pada awal pekan?
FIFA ASEAN Cup 2026, Momentum Timnas Indonesia Bangkit dan Masuk 100 Besar

FIFA ASEAN Cup 2026, Momentum Timnas Indonesia Bangkit dan Masuk 100 Besar

Setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kini harus segera mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, yakni FIFA ASEAN Cup 2026.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 10 Agustus 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Awas Terprovokasi Kabar Burung di Awal Pekan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 10 Agustus 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Awas Terprovokasi Kabar Burung di Awal Pekan

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Senin, 10 Agustus 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan keseimbangan ...
4 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 10 Agustus 2026: Leo Dapat Kepercayaan, Virgo Makin Diperhitungkan

4 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 10 Agustus 2026: Leo Dapat Kepercayaan, Virgo Makin Diperhitungkan

Ramalan karier besok 10 Agustus 2026 menyebut 4 zodiak berpeluang menikmati keberuntungan di tempat kerja. Siapa saja?
Cinta Tak Direstui, Pria di Dumai Bacok Ayah Kekasih dengan Celurit

Cinta Tak Direstui, Pria di Dumai Bacok Ayah Kekasih dengan Celurit

Peristiwa pembacokan terjadi di Jalan Simpang Pulai, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat Ampas Kopi Berhenti Menjadi Sampah dan Mulai Menjadi Moralitas Baru

Saat Ampas Kopi Berhenti Menjadi Sampah dan Mulai Menjadi Moralitas Baru

Sebuah inovasi kreatif datang dari anak bangsa pelaku industri kopi di kota Yogyakarta.
4 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 10 Agustus 2026: Pisces Dapat Perhatian, Leo Makin Dekat dengan Si Dia

4 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 10 Agustus 2026: Pisces Dapat Perhatian, Leo Makin Dekat dengan Si Dia

Ramalan cinta besok, 10 Agustus 2026 memprediksi 4 zodiak paling beruntung. Siapa yang berpeluang makin dekat dengan pasangan, hingga menemukan cinta baru?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT