Lho, Daun Kelor Kini Dilarang Dikonsumsi di Australia
- Pixabay
Beda Pandangan: 'Superfood' Berabad-abad di Asia
- Tim tvOne - Abdul Rohim
Larangan frontal ini memicu perdebatan di kalangan akademisi. Masih melansir ABC, berbagai bagian dari tanaman kelor sejatinya telah menjadi bagian dari bahan konsumsi harian masyarakat di kawasan Asia, Afrika, hingga Timur Tengah selama berabad-abad.
Dosen senior ilmu biomedis dari University of New England, Vandana Gulati, yang telah memfokuskan risetnya pada tanaman obat selama lebih dari 20 tahun, mengamini bahwa kelor memiliki kandungan nutrisi dan manfaat medis yang sangat kaya.
Vandana menjelaskan bahwa dalam kebudayaan tradisional, kelor memang disanjung sebagai superfood karena keunikannya. Meski demikian, ia mengaku dapat memahami langkah hati-hati yang diambil otoritas Australia.
Bagi masyarakat barat yang tidak terbiasa mengonsumsi kelor secara rutin, faktor keamanan dan kepastian dampak jangka panjang pada tubuh manusia memang menjadi prioritas utama sebelum produk tersebut dijual bebas di pasaran.
Load more