News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Tetap Sehat di Musim Kemarau 2026, Diprediksi Puncaknya pada Agustus Ini

El Nino berpotensi membuat musim kemarau datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan terasa jauh lebih menyengat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jumat, 31 Juli 2026 - 22:44 WIB
ILUSTRASI - Suhu panas
Sumber :
  • Dewa Ketut Sudiarta Wiguna-Antara

Jakarta, tvOnenews.com- Masyarakat Indonesia harus berhati-hati dengan musim kemarau tahun 2026. Sebab diprediksi tahun ini lebih panjang dan kering.

Seiring terjadinya El Nino (fenomena El Nino) di berbagai negara Asia ternasuk Indonesia. Feomena pemanasan suhu permukaan air laut di atas rata-rata normal yang terjadi di Samudra Pasifik, memicu penurunan curah hujan, musim kemarau lebih panjang, serta potensi kekeringan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari laman BMKG, kalau puncak musim kemarau, sebagian besar diprediksi terjadi pada bulan Agustus 2026 sebanyak 369 ZOM yang mencakup 48,84% luas daratan Indonesia. 

Jika dibandingkan dengan klimatologisnya, puncak musim di Indonesia umumnya diprediksi SAMA terhadap normalnya di 377 ZOM (38,15% luas daratan Indonesia).

Penyakit di Musim Kemarau
Penyakit di Musim Kemarau
Sumber :
  • Youtube hidup sehat tvone

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya El Nino intensitas yang perlu diwaspadai, berpotensi membuat musim kemarau datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan terasa jauh lebih menyengat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Seberapa Parah Prediksinya?

Merangkum dari laman Kemkes.go.id, menurut Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, pada April 2026 menyebutkan bahwa meski saat ini kondisi berada pada fase netral, indikasi penguatan menuju El Nino sudah mulai terbaca. Peluang kemunculannya diprediksi mencapai 80% pada semester kedua 2026.

Dia mengenaskan untuk perlu mewaspadai bukan hanya suhunya yang tinggi, tetapi "efek ganda" yang ditimbulkan. Ketika El Nino bertemu dengan siklus kemarau rutin, curah hujan akan merosot drastis. 

Maka dengan kondisi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pencemaran debu halus yang dapat mengganggu kualitas udara yang kita hirup setiap hari.

Berdasarkan protokol kesehatan Kemenkes RI, ada beberapa risiko utama yang harus diwaspadai saat musim kemarau.

Dehidrasi Berat & Heatstroke: Kehilangan cairan tubuh secara cepat yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga pingsan secara tiba-tiba.

Masalah Pernapasan (ISPA): Udara kering membawa lebih banyak debu dan polutan yang mengiritasi paru-paru.

Diare dan Tipus: Kekeringan sering kali berdampak pada penurunan kualitas air bersih, sehingga risiko penyakit saluran pencernaan meningkat.

Serangan Nyamuk: Uniknya, saat kemarau panjang, nyamuk DBD justru bisa menjadi lebih ganas karena siklus hidup mereka yang terpengaruh oleh suhu udara yang panas.

Tips Sehat di Musim Kemarau

1. Hidrasi Tanpa Menunggu Haus

Minumlah air putih setidaknya 2–3 liter per hari. Tambahkan asupan buah yang kaya air seperti semangka, jeruk, atau mentimun untuk menjaga keseimbangan elektrolit.

2. Berpakaian dan Perlindungan Luar

Gunakan pakaian berbahan katun yang longgar dan berwarna cerah agar panas matahari tidak langsung terserap ke tubuh. 

Jangan lupa penggunaan tabir surya (sunscreen) dengan minimal SPF 30 sangat dianjurkan untuk mencegah iritasi kulit. 

3. Hindari Jam Terik 

Jika memungkinkan, batasi aktivitas fisik berat di luar ruangan pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Sebab di jam itu, intensitas radiasi UV berada di titik tertinggi yang paling berisiko memicu heatstroke.

4. Pola Makan dan Masker

Kurangi konsumsi makanan pedas atau gorengan yang bisa memicu panas dalam, dan radang tenggorokan di tengah udara yang kering. Tidak lupa pakai masker untuk menyaring debu dan polusi udara yang meningkat selama masa El Nino.(klw)

  

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT