GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibalik Tubuhnya yang Kecil, Ikan Teri Baik Bagi Kesehatan Jantung dan Mata

Masyarakat Indonesia menyukai Ikan Teri sebagai satu bahan makanan untuk dikonsumsi. Ikan teri memiliki ukuran kecil mudah untuk diolah menjadi jenis makanan.
Kamis, 9 Juni 2022 - 11:19 WIB
Ilustrasi Ikan Teri
Sumber :
  • freepik

Masyarakat Indonesia menyukai Ikan Teri sebagai salah satu bahan makanan untuk dikonsumsi. Ikan teri memiliki ukuran badan yang kecil sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan. Menu ini sangat cocok disantap bersama nasi hangat untuk penambah aroma dan rasa.

Ikan teri dapat digoreng maupun diolah menjadi sambal teri, pepes teri, teri kacang, sebagai taburan pada nasi liwet, dan masih banyak menu sedap lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ikan teri juga memiliki banyak jenis, seperti teri basah dan jengki. Selain itu jenisnya, ukuran juga dapat mempengaruhi harga jualnya. Pada umumnya, ikan teri dapat ditemukan di kawasan pinggir pantai samudera Atlantik, Hindia, dan Pasifik, juga dikategorikan sebagai ikan berminyak.
 
Ternyata, selain nikmat dikonsumsi, Ikan teri juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Dokter Ida Gunawan, MS, Sp. GK(K), FINEM menjelaskan manfaatnya dalam tayangan Hidup Sehat tvOne, dikutip dari VIVA (9/6/2022).

Pada ikan teri memiliki manfaat yang berlimpah. Salah satunya baik untuk kesehatan jantung. Kandungan pada ikan teri kaya akan lemak baik serta omega 3, juga vitamin yang bagus untuk kesehatan tubuh.
 
“Ternyata ikan teri, kecil-kecil gini cabe rawit, kaya akan lemak baik, omega 3, dan punya efek baik untuk jantung,” kata Ida.
 
Ikan teri juga baik untuk kesehatan mata. Tidak hanya wortel, faktanya ikan teri juga memiliki kandungan vitamin A, protein juga kalsium.
 
“Ikan teri kaya akan protein, kalsium, minyak baik, kaya vitamin A. Kita sering bicara Vitamin A itu dari wortel, itu beta karoten. Vitamin A sumber ada dua, hewani dan nabati. Banyak dikenal awam, nabati, dari wortel, papaya, dan lainnya. Sumber hewani jarang orang tau, salah satunya dari ikan teri,” ujarnya.
 
Dokter Ida juga memberikan saran agar memilih teri basah untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan ikan teri basah lebih segar dan lebih bagus dibandingkan dengan teri yang sudah melalui proses pengawetan seperti ikan teri asin.
 
Walau begitu, ikan teri basah sangat sulit untuk ditemukan di daerah perkotaan. Maka jika membeli ikan teri yang sudaj diawetkan, perlu perhatikan untuk melakukan beberapa hal seperti mencucinya terlebih dahulu.

Ikan teri yang diawetkan seperti ikan teri asin memiliki kandungan garam yang cukup tinggi. Garam yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menimbulkan beberapa resiko penyakit, seperti hipertensi.
 
Baca juga Manfaat Garam Bagi Kesehatan

“Kalau ingin menggunakan bentuk yang diawetkan atau ikan teri asin ingat cara mengolahnya. Jangan langsung dipakai karena kandungan garamnya cukup tinggi. Jadi dicuci dulu, nah cucinya berapa lama tergantung kita ingin mendapatkan garam yang masih terasa atau garam yang betul-betul sudah minimalis," pungkas dr. Ida.

Selain itu, dr. Ida juga menambahkan saran untuk mencuci ikan teri jika ingin mengkonsumsi dengan kandungan garam yang minim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ingin mendapat garam yang minimalis maka direndam kira-kira 1 jam ya habis itu dicuci kembali baru boleh diolah,” lanjutnya.

Meski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun disarankan agar tidak mengonsumsi ikan teri setiap hari. Sebaiknya juga diselingi oleh menu lainnya agar mendapatkan manfaat yang lebih banyak. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.
Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kabupaten Karawang, kembali digagalkan oleh petugas penjagaan. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT