News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Abaikan! 7 Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau bagi Kesehatan, Warga di Wilayah Terdampak Harus Waspada

Berikut 7 dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi kesehatan, warga di wilayah terdampak harus lebih waspada dan jangan abaikan.
Senin, 7 September 2026 - 22:56 WIB
Ilustrasi pakai masker efek abu vulkanik Anak Krakatau
Sumber :
  • Ilustrated by ChatGPT

4. Mengiritasi Mata

Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan terkena dampak abu vulkanik. Partikel abu dapat masuk ke mata dan menyebabkan iritasi serta rasa tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak mengucek mata apabila terkena abu. Sebaiknya mata dibersihkan dengan hati-hati menggunakan air.

Saat harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat juga dianjurkan menggunakan pelindung mata atau *goggles* untuk mengurangi risiko paparan.

5. Menyebabkan Iritasi pada Kulit

Selain mata dan saluran pernapasan, abu vulkanik juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

Partikel abu dapat menempel pada permukaan tubuh dan pakaian setelah seseorang beraktivitas di luar ruangan. Oleh sebab itu, Kemenkes menyarankan masyarakat mengenakan pakaian tertutup untuk meminimalkan kontak langsung dengan abu.

Setelah beraktivitas di luar rumah, masyarakat juga dianjurkan segera membersihkan tubuh dan mengganti pakaian.

6. Memperburuk Kondisi Asma dan PPOK

Paparan abu vulkanik perlu menjadi perhatian khusus bagi penderita penyakit pernapasan kronis, termasuk asma dan PPOK.

Kemenkes memasukkan penderita asma dan PPOK sebagai kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan abu vulkanik. Partikel yang terhirup dapat memperburuk gangguan pada saluran pernapasan dan memicu keluhan yang lebih serius.

Karena itu, penderita penyakit pernapasan disarankan untuk sebisa mungkin mengurangi paparan abu vulkanik dan memperhatikan kondisi kesehatannya.

7. Berisiko Memicu Gangguan Kardiopulmonal

Partikel halus PM2,5 yang terdapat di udara juga menjadi perhatian Kemenkes. Partikel berukuran sangat kecil ini dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan memicu inflamasi.

Paparan partikel tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kardiopulmonal. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya kelompok rentan, perlu lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk akibat sebaran abu vulkanik.

Cara Melindungi Diri dari Paparan Abu Vulkanik

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan ketika terjadi paparan abu vulkanik. Pintu dan jendela sebaiknya ditutup untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas yang dapat membuat abu kembali beterbangan.

Apabila harus beraktivitas di luar ruangan, Kemenkes menganjurkan penggunaan masker N95, KN95, KF94, FFP2, atau masker setara. Masker medis dapat digunakan sebagai perlindungan sementara apabila masker tersebut belum tersedia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT