Viral Ibu Muda di Malang Hilang Diduga Baby Blues usai 11 Hari Melahirkan, Kenali Gejala Depresi Pascapersalinan
- X/@CozyGreenVibes
Setelah melahirkan, seorang ibu mengalami berbagai perubahan, mulai dari kondisi fisik dan hormonal hingga pola tidur serta tanggung jawab dalam merawat bayi.
Perubahan tersebut dapat memengaruhi suasana hati dan kondisi psikologis.
Salah satu kondisi yang kerap dialami ibu setelah persalinan adalah baby blues.
Sindrom ini umumnya muncul pada hari-hari awal setelah melahirkan dan dapat ditandai dengan perubahan suasana hati, mudah menangis, mudah tersinggung, kecemasan, hingga perasaan kewalahan.
Gejala baby blues biasanya mereda dalam waktu sekitar dua minggu. Namun, apabila kesedihan berlangsung lebih lama, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Dokter Grace Roseliny dalam tayangan di kanal YouTube Tanyakan Dokter menjelaskan bahwa depresi pascapersalinan atau postpartum depression merupakan kondisi depresi yang dialami seseorang setelah melahirkan. Kondisi ini berbeda dari baby blues, terutama dari segi tingkat keparahan dan durasi gejalanya.
Dalam penjelasannya, dr. Grace menyebutkan tiga ciri utama depresi yang perlu dikenali, yakni anergia, anhedonia, dan afek depresif.
- tim tvonenews
1. Anergia atau Kehilangan Energi
Anergia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami penurunan energi secara berkepanjangan hingga kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.
"Anergia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kelemahan atau kekurangan energi yang berkepanjangan sehingga merasa tidak mampu melakukan apa pun seperti biasanya," jelas dr. Grace Roseliny.
Kondisi tersebut dapat membuat seseorang merasa sangat lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Bahkan, kegiatan sederhana seperti bangun dari tempat tidur pun dapat terasa sulit.
Pada ibu yang baru melahirkan, kelelahan memang dapat terjadi akibat proses persalinan dan kurang tidur. Namun, apabila kekurangan energi berlangsung terus-menerus dan disertai gejala emosional lainnya, kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.
2. Anhedonia atau Kehilangan Kemampuan Merasakan Kesenangan
Gejala berikutnya adalah anhedonia, yaitu kondisi ketika seseorang kehilangan minat atau kemampuan untuk menikmati aktivitas yang sebelumnya terasa menyenangkan.
"Sementara itu, anhedonia merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan kemampuan untuk merasakan kesenangan," ungkap dr. Grace.
Seseorang yang mengalami kondisi ini dapat merasa hampa, kehilangan ketertarikan terhadap kegiatan yang biasanya disukai, atau kesulitan merasakan kebahagiaan.
Load more