News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa Banyak Pikiran Bikin Perut Buncit? Ini Penjelasannya

Kok bisa banyak pikiran bikin perut buncit? Kenali hubungan stres, hormon kortisol, dan lemak visceral serta fakta manfaat cuka apel bagi kesehatan.
Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:03 WIB
Ilustrasi Perut Buncit
Sumber :
  • Dibuat oleh ChatGPT

tvOnenews.com - Perut Buncit sering kali dikaitkan dengan kebiasaan makan berlebihan dan kurang olahraga. Namun, tahukah kamu bahwa Banyak Pikiran Bikin Perut Buncit juga menjadi topik yang menarik untuk dibahas? Stres berkepanjangan dan kurang tidur ternyata dapat memengaruhi metabolisme tubuh serta berkaitan dengan penumpukan lemak di sekitar organ dalam.

Lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam disebut lemak visceral. Penumpukan lemak ini bukan hanya memengaruhi bentuk tubuh, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik. Karena itu, menjaga berat badan ideal tidak cukup hanya dengan mengatur porsi makan, tetapi juga perlu memperhatikan kualitas tidur dan pengelolaan stres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, S.Si., M.Sc. atau Prof. Zulys, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang dapat memicu perut buncit. Selain pola makan dan aktivitas fisik, kondisi stres yang berlangsung lama juga perlu diperhatikan.

“Perut buncit bukan sekadar soal penampilan, melainkan persoalan lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam dan berkaitan dengan risiko gangguan metabolik,” ujar Prof. Zulys dalam unggahannya di Instagram.

Menurut Prof. Zulys, gaya hidup modern menjadi salah satu faktor yang membuat masalah perut buncit semakin sering ditemukan. Konsumsi makanan tinggi energi dan gula, kurang bergerak, serta pola tidur yang tidak teratur dapat memengaruhi kondisi metabolisme tubuh.

“Kenapa zaman sekarang masih mudah perutnya buncit? Penyebabnya adalah konsumsi makanan tinggi energi dan gula, kurang olahraga, tidur berantakan, ditambah stres berkepanjangan yang dapat mengganggu sistem hormonal kita, termasuk kortisol,” jelas Prof. Zulys.

Hubungan Stres dan Perut Buncit
Lantas, bagaimana banyak pikiran bisa berkaitan dengan perut buncit? Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah hormon kortisol. Hormon ini berperan dalam respons tubuh terhadap stres dan membantu mengatur berbagai fungsi, termasuk metabolisme.

Ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan, pengaturan hormon dalam tubuh dapat terganggu. Dalam kondisi tertentu, paparan kortisol yang tinggi dalam jangka panjang dapat berkaitan dengan peningkatan penumpukan lemak visceral.

“Paparan kortisol yang tinggi dalam jangka panjang akan cenderung menyebabkan penumpukan lemak visceral,” ungkap Prof. Zulys.

Meski demikian, stres bukan satu-satunya penyebab perut buncit. Pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya juga dapat berperan. Oleh karena itu, perut buncit tidak bisa langsung disimpulkan sebagai akibat terlalu banyak pikiran.

Prof. Zulys menekankan bahwa kesehatan tubuh tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari.

“Jadi, intinya bukan berapa banyak makanan yang kita makan, tetapi juga bagaimana kualitas hidup kita,” tuturnya.

Apakah Cuka Apel Bisa Membantu Mengatasi Perut Buncit?

Selain hubungan stres dan penumpukan lemak, cuka apel juga kerap menjadi perhatian karena disebut-sebut dapat membantu mengelola berat badan. Namun, apakah mengonsumsi cuka apel benar-benar bisa membuat perut buncit menjadi kempes?

Prof. Zulys menjelaskan bahwa cuka apel dihasilkan melalui proses fermentasi dan mengandung asam asetat sebagai salah satu komponen utamanya. Sejumlah penelitian klinis menunjukkan bahwa konsumsi cuka berpotensi membantu mengontrol gula darah. Meski begitu, manfaat tersebut tidak berarti cuka apel dapat secara langsung menghilangkan lemak di perut.

“Jangan secepat itu. Cuka apel dibuat melalui fermentasi. Salah satu komponen utamanya adalah asam asetat. Penelitian klinis menunjukkan konsumsi cuka, termasuk cuka apel, berpotensi membantu kontrol gula darah,” jelas Prof. Zulys.

Ia juga menyinggung meta-analisis tahun 2025 pada pasien diabetes tipe 2 yang menemukan adanya perbaikan kadar gula darah puasa. Namun, temuan tersebut perlu dipahami sesuai konteksnya dan tidak bisa dijadikan bukti bahwa cuka apel merupakan solusi tunggal untuk mengatasi perut buncit.

“Meta-analisis 2025 pada pasien diabetes tipe 2 menemukan perbaikan gula darah puasa. Tetapi, jangan dibalik logikanya. Cuka apel bukan penghapus perut buncit. Jadi, cuka apel boleh menjadi pendamping pola hidup sehat, tetapi jangan habis makan gorengan, minuman manis, begadang sampai jam 2.00, lalu satu sendok cuka apel diminta membereskan semuanya,” tegasnya.

Dengan kata lain, cuka apel tidak bisa menggantikan kebiasaan hidup sehat. Mengandalkannya tanpa memperbaiki pola makan, aktivitas fisik, dan waktu istirahat tidak akan menyelesaikan berbagai faktor yang berkontribusi terhadap penumpukan lemak visceral.

“Kasihan cukanya, bebannya terlalu berat. Cuka apel bisa membantu metabolisme, tetapi perubahan terbesar tetap dimulai dari pola hidup. Makan secukupnya, olahraga, tidur cukup, dan mengelola stres,” ujar Prof. Zulys.

Cara Menjaga Kesehatan agar Perut Tidak Mudah Buncit

Untuk membantu menjaga berat badan dan kesehatan metabolik, ada beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan secara konsisten, antara lain:

Mengatur pola makan: Pilih makanan bergizi seimbang dan batasi konsumsi makanan tinggi gula serta energi.

Berolahraga secara teratur: Aktivitas fisik membantu menjaga kebugaran dan mendukung pengelolaan berat badan.

Mencukupi waktu tidur: Tidur yang cukup dan teratur penting untuk mendukung fungsi tubuh.

Mengelola stres: Luangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan kegiatan yang membantu mengurangi tekanan pikiran.

Tidak bergantung pada satu bahan makanan: Cuka apel bukan solusi ajaib untuk menghilangkan lemak perut. Penggunaannya perlu dipahami secara wajar dan tidak menggantikan pola hidup sehat.

Perlu diingat, cuka apel memiliki sifat asam yang dapat mengiritasi tenggorokan dan merusak enamel gigi jika dikonsumsi tanpa pengenceran. Karena itu, hindari meminumnya langsung dalam jumlah berlebihan.

Pada akhirnya, perut buncit tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Stres berkepanjangan, kurang tidur, dan minimnya aktivitas fisik juga dapat berkontribusi terhadap kondisi metabolisme tubuh. Memperbaiki kebiasaan sehari-hari menjadi langkah yang lebih penting daripada mengandalkan satu jenis makanan atau minuman.

Seperti yang disampaikan Prof. Zulys, kesehatan membutuhkan kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kesehatan tidak lahir dari satu makanan ajaib, tetapi dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten,” tegas Prof. Zulys.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Berhasil Revitalisasi 51 Ribu Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo: Berhasil Revitalisasi 51 Ribu Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Nasional

Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah terus mempercepat akselerasi kualitas pendidikan nasional melalui dua pilar utama ...
Profil Lesti Kejora, Istri Rizky Billar yang Jadi Sorotan usai Insiden Ditegur Menantu Siti Nurhaliza

Profil Lesti Kejora, Istri Rizky Billar yang Jadi Sorotan usai Insiden Ditegur Menantu Siti Nurhaliza

Berikut profil Lesti Kejora, pedangdut yang tengah jadi sorotan usai ditegur Izara Aishah, aktris Malaysia sekaligus menantu penyanyi ternama Siti Nurhaliza.
Kejurnas Tinju Amatir 2026 Resmi Dibuka, AHY Dorong Petinju Indonesia Berprestasi di Level Dunia

Kejurnas Tinju Amatir 2026 Resmi Dibuka, AHY Dorong Petinju Indonesia Berprestasi di Level Dunia

Kejurnas Tinju Amatir 2026 akhirnya resmi dimulai di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, pada Senin (19/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026). Ajang yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) ini diikuti atlet dari 36 provinsi di Indonesia.
MALIQ & D'Essentials Rilis Single "Arah Labuh" Jelang Ulang Tahun ke-25

MALIQ & D'Essentials Rilis Single "Arah Labuh" Jelang Ulang Tahun ke-25

Lagu baru itu dirilis menjelang usia ke-25 tahun MALIQ & D'Essentials. Lagu "Arah Labuh" ini menjadi pembuka menuju exhibition dan album terbaru yang akan dirilis pada 12 November 2026 mendatang.
Orang Terdekat Bongkar Parenting Ruben Onsu ke Anak Angkat Baru, Sikap Thayaka Jadi Sorotan

Orang Terdekat Bongkar Parenting Ruben Onsu ke Anak Angkat Baru, Sikap Thayaka Jadi Sorotan

Tengku Zanzabella ungkap pola asuh Ruben Onsu kepada anak angkat barunya, Thayaka Putra Onsu. Ia menyoroti kebiasaan Ruben mengajarkan sopan santun sejak dini.
Jay Idzes Disorot Media Italia, Hilangnya Kapten Timnas Indonesia Diakui Benar-Benar Buat Sassuolo Merana di Serie A

Jay Idzes Disorot Media Italia, Hilangnya Kapten Timnas Indonesia Diakui Benar-Benar Buat Sassuolo Merana di Serie A

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mendapat sorotan dari salah satu media lokal Italia. Absennya sang pemain disebut benar-benar kehilangan besar Sassuolo.

Trending

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Kepolisian rilis rute alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan untuk hindari kepadatan buntut aksi penyampaian pendapat pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar turut menggelar sejumlah kegiatan sosial dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62. Kegiatan sosial berisikan aksi donor darah ter...
Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa disebut hanya tinggal menjalani dua tahapan lagi sebelum proses perubahan kewarganegaraannya rampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT