Kok Bisa Konten Pendek Menyebabkan Brain Rot? Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dibuat oleh ChatGPT
"Dalam jangka panjang bisa mengalami gangguan perkembangan kecerdasan," tambahnya.
Lebih lanjut, Prof. Zulys menjelaskan bahwa anak-anak menyukai konten Brain Rot bukan semata-mata karena mereka memiliki kemampuan mengendalikan diri yang lemah. Algoritma platform digital juga berperan dalam membuat pengguna terus bertahan menonton konten.
"Kenapa anak sekarang suka brain rot? Jawabannya bukan karena mereka lemah, karena sistemnya memang dirancang begitu. Ada algoritma platform yang dipakai tahu apa yang bikin kamu nonton lama," tuturnya.
Menurutnya, konten semacam ini menawarkan kesenangan instan karena pengguna tidak perlu berpikir terlalu banyak untuk menikmatinya.
"Kesenangan instan, tidak perlu mikir, udah bisa langsung senang. Kalau hiburan membuat kita tertawa itu sehat, tapi kalau hiburan membuat kita berhenti berpikir itu plenger. Itu cara pelan mematikan otak kita," pungkas Prof. Zulys.
Load more