News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenali 3P, Segera Ke Dokter Bila Alami Gejala Spesifik Ini, Tanda-Tanda Terkena Penyakit Diabetes

Diabetes dapat memicu risiko penyakit lain yang berakibat komplikasi ke beberapa organ tubuh. Penyakit ini memiliki gejala yang spesifik apabila mengalaminya
Senin, 7 November 2022 - 18:17 WIB
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • Freepik

Jakarta - Penyakit diabetes memang menjadi umum dialami oleh kebanyakan orang Indonesia. Namun bila diabaikan, diabetes dapat memicu risiko penyakit lain dan akan berakibat komplikasi ke beberapa organ tubuh.

Kenali 3P, Segera Ke Dokter Bila Alami Gejala Spesifik Ini, Tanda-Tanda Terkena Penyakit Diabetes

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit diabetes sangat identik dengan konsumsi gula yang berlebihan. Padahal diabetes disebabkan oleh suatu kondisi dimana tubuh berhenti memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang tersedia. 


Ilustrasi Diabetes. (Ist)

Diabetes menjadi kondisi kesehatan yang mempengaruhi fungsi tubuh dalam jangka panjang. 

Seharusnya tubuh mengubah makanan menjadi energi yang penting untuk melakukan aktivitas rutin sehari-hari.

Namun, penyakit Diabetes dapat diketahui gejalanya. Kepala Puskesmas Kelurahan Tugu Utara 3 Kecamatan Koja Jakarta dr. Endang Sulistyani mengingatkan terdapat tiga gejala klinis yang spesifik yang harus diwaspadai masyarakat, terutama bagi orang-orang dengan faktor risiko tinggi.

“Ada tiga ciri khas atau gejala klinis yang spesifik untuk penyakit DM (Diabetes Melitus) ini yang disebut 3P atau tiga banyak. Adalah poliuri atau banyak kencing, kemudian polidipsi atau banyak minum, dan polifagi atau banyak makan,” kata Endang dalam bincang virtual yang disiarkan melalui YouTube Dinkes DKI diikuti di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, dia menjelaskan gejala poliuri dapat ditandai ketika seseorang banyak berkemih atau sering buang air kecil. 

Hal tersebut, imbuh Endang, disebabkan karena kadar gula di dalam darah yang sangat meningkat, kemudian ginjal berusaha untuk membuang gula dan ikut menarik cairan yang banyak di dalam tubuh.

“Sehingga seseorang yang kadar gula dalam darahnya meningkat ini mengalami sering sekali berkemih atau buang air kecil. Bahkan dalam sehari bisa lima liter yang dikeluarkan pada saat berkemih,” ujarnya.

Selanjutnya, gejala polidipsi atau sering haus. Kondisi ini terjadi karena banyak cairan yang dikeluarkan ketika buang air kecil. 

Sehingga seorang penderita diabetes akan merasa haus yang berlebihan dan kebutuhan untuk minum juga menjadi lebih besar.

Terakhir, gejala polifagi atau banyak makan yang terjadi saat tubuh mengalami kelaparan sel sehingga tubuh akan berusaha memasukkan banyak kalori untuk mengatasi sel-sel yang kelaparan. 

Dengan demikian, seseorang yang kadar gula dalam darahnya tinggi akan merasa sering lapar atau banyak makan.

“Itu adalah gejala-gejala yang spesifik untuk diabetes melitus. Ada juga gejala yang tidak spesifik misalnya penurunan berat badan karena sebab yang tidak diketahui, ‘Kok, tiba-tiba berat badan saya turun banyak padahal saya makan banyak’,” kata Endang.

Selain itu, gejala yang tidak spesifik lainnya termasuk tubuh merasa lemas, bisa muncul gatal-gatal, terdapat luka yang tidak kunjung sembuh atau bisul yang hilang-timbul, keputihan pada perempuan, bahkan impotensi pada laki-laki.

“Tapi gejala-gejala ini bisa juga terjadi pada saat yang sudah lanjut sehingga seseorang kadang-kadang tidak sadar bahwa dirinya sudah mengidap diabetes melitus, bahkan ada yang tidak bergejala sehingga terlambat diketahui seseorang mengidap diabetes melitus,” katanya.

Endang mengingatkan penyakit diabetes, terutama diabetes tipe dua, sebetulnya berisiko terhadap semua orang. Secara garis besar, terdapat faktor risiko yang sebenarnya dapat diubah untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes seperti obesitas, kurang aktivitas fisik, tidak diet gizi seimbang, serta hipertensi.

Sementara faktor risiko yang tidak dapat diubah seperti usia, keturunan, ibu yang menderita diabetes gestasional, serta kelahiran bayi dengan bobot kurang dari 2500 gram.

Endang mengatakan penegakan diagnosis diabetes melitus dilakukan melalui pemeriksaan gula darah, yakni pemeriksaan gula darah sewaktu melalui vena kapiler di ujung jari atau melalui darah vena yang biasanya diambil dari siku.

“Seseorang ditegakkan menyandang DM apabila kadar gula darah sewaktunya lebih dari 200mg/dL disertai dengan gejala-gejala yang spesifik seperti yang disebutkan, ada polifagi, poliuri, polidipsi,” katanya.

Pemeriksaan darah lain yang bisa dilakukan yaitu gula sampel darah puasa yang diambil ketika seseorang sudah berpuasa minimal 8 jam. Apabila kadar gula darah lebih dari 126 mg/dL, maka sudah bisa ditegakkan sebagai diabetes melitus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada pula pemeriksaan yang lebih spesifik dengan pemeriksaan HBA1C, yang apabila kadar gula darah lebih dari 6,5 mg/dL maka dikategorikan sebagai diagnosa diabetes melitus.

Bila Anda merasakan gejala yang spesifik seperti pembahasan diatas, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Rocky Gerung menyampaikan beberapa kata usai dilantik jadi Anggota Wantimpres di Istana Negara, Jumat (2/10/2026). Menurutnya, Wantimpres bertugas melihat persoalan yang muncul dari sebuah kebijakan secara lebih mendalam. 
Prakiraan Cuaca Sabtu 3 Oktober 2026, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Cerah Berawan dan Ada yang Siaga Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Sabtu 3 Oktober 2026, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Cerah Berawan dan Ada yang Siaga Hujan Lebat

Dalam keterangan BMKG Prakiraan Cuaca awal Oktober 2026, khususnya tanggal 2 dan 4 cerah berawal sampai siaga hujan lebat, simak di bawah ini.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober: Indonesia Punya Banyak Kesempatan untuk Menambah Medali Emas Hari ini

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 3 Oktober yang merupakan hari ke-14 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia tersebut.
Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Bongkar Pesan Khusus Prabowo: Bukan Urusan Teknis

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Bongkar Pesan Khusus Prabowo: Bukan Urusan Teknis

Rocky Gerung menjelaskan tugas Wantimpres setelah dilantik Presiden Prabowo. Ia menegaskan fungsi dewan adalah kritis terhadap kebijakan, bukan menangani
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT