Waspada, Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret! 3,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Ini Jalur yang Paling Padat!
- Istockphoto
Dari 50 persen kendaraan yang menuju timur tersebut, sekitar 57 persen diperkirakan akan melintas ke arah Trans Jawa, sedangkan 42 persen menuju jalur Cipularang.
“Yang perlu diantisipasi adalah yang 50 persen ke timur. Karena ini akan terbagi kembali, 57 persen ke arah Trans Jawa dan 42 persen ini adalah yang ke arah Cipularang. Biasanya kepadatan di kilometer 66 terjadi karena kendaraan yang menuju Trans Jawa jumlahnya lebih banyak,” jelas Rivan.
Titik kilometer 66 memang kerap menjadi salah satu lokasi kemacetan pada musim mudik, karena menjadi titik pertemuan arus kendaraan menuju beberapa jalur utama.
Pemerintah Terapkan WFA untuk Kurangi Kemacetan
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat mudik, pemerintah juga menyiapkan kebijakan khusus berupa Work From Anywhere (WFA).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan mendistribusikan waktu perjalanan masyarakat agar tidak menumpuk pada satu hari tertentu.
Menurut Dudy, hasil simulasi proyeksi pergerakan masyarakat menunjukkan bahwa kepadatan arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan mencapai puncaknya pada 18 Maret.
Pemerintah pun telah mengusulkan penerapan WFA selama lima hari pada periode mudik dan arus balik. Kebijakan tersebut bahkan telah mendapat persetujuan dari Presiden sebagai langkah strategis mengurangi kemacetan.
“Untuk arus mudik, kebijakan WFA direncanakan berlaku pada 16 dan 17 Maret sehingga masyarakat memiliki fleksibilitas waktu perjalanan sebelum puncak kepadatan lalu lintas terjadi,” kata Dudy.
Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan lebih fleksibel, sehingga arus kendaraan bisa tersebar dan tidak terkonsentrasi pada tanggal tertentu.
Jika prediksi ini benar terjadi, maka mudik Lebaran 2026 dipastikan menjadi salah satu pergerakan masyarakat terbesar tahun ini, terutama dengan jutaan kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan sekitarnya. (udn)
Load more