News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekomendasi SUV Tangguh untuk Mudik Lebaran 2026? Begini Kekuatan JETOUR T2 Hadapi Jalan Panjang dan Beragam Medan

SUV Tangguh untuk Mudik Lebaran 2026! begini kekuatan JETOUR T2 hadapi jalan panjang dan beragam medan. SUV modern kini dirancang tidak hanya untuk penggunaan
Rabu, 11 Maret 2026 - 00:11 WIB
Rekomendasi SUV Tangguh untuk Mudik Lebaran 2026 Begini Kekuatan JETOUR T2 Hadapi Jalan Panjang dan Beragam Medan
Sumber :
  • Laman resmi JETOUR

tvOnenews.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kebutuhan akan kendaraan yang tangguh dan nyaman kembali menjadi perhatian utama masyarakat. 

Setiap tahun, jutaan orang melakukan perjalanan pulang kampung dengan jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi jalan yang dilalui pun beragam, mulai dari tol yang panjang hingga jalur pedesaan yang tidak selalu mulus. Situasi tersebut membuat faktor keamanan dan kenyamanan kendaraan menjadi pertimbangan penting bagi para pemudik.

Dalam konteks perjalanan jarak jauh seperti mudik, kendaraan dengan struktur bodi yang kokoh serta dilengkapi teknologi keselamatan menjadi nilai tambah tersendiri. 

SUV modern kini dirancang tidak hanya untuk penggunaan harian di kota, tetapi juga mampu menghadapi berbagai kondisi medan. 

Salah satu model yang diperkenalkan dengan konsep tersebut adalah JETOUR T2, yang dikembangkan untuk memberikan stabilitas serta perlindungan lebih bagi pengemudi dan penumpang selama perjalanan panjang.

Struktur Bodi Dirancang Kuat untuk Perjalanan Jarak Jauh

Melandir dari laman resmi, JETOUR menempatkan aspek keselamatan sebagai fondasi utama kendaraan. 

Struktur bodi pada JETOUR T2 menggunakan desain Hardtop Cage Body Monocoque dengan komposisi sekitar 80 persen baja berkekuatan tinggi.

Struktur ini dirancang untuk memberikan kestabilan sekaligus perlindungan tambahan ketika kendaraan menghadapi tekanan atau benturan.

Konstruksi tersebut juga memungkinkan kendaraan menahan beban statis hingga sekitar 300 kilogram dengan tingkat kekakuan torsi mencapai 31.000 Nm per derajat. 

Angka tersebut menunjukkan kemampuan rangka kendaraan dalam menjaga kestabilan ketika melintasi jalan yang tidak rata maupun saat membawa beban dalam perjalanan jauh.

Selain kekuatan struktur, kendaraan ini juga dilengkapi teknologi yang membantu meningkatkan visibilitas pengemudi. 

Salah satunya adalah sistem 540° Surround Vision yang memungkinkan pengemudi melihat kondisi sekitar kendaraan secara lebih menyeluruh. 

Fitur ini bahkan menampilkan visual sasis secara transparan sehingga membantu pengemudi saat bermanuver di ruang sempit atau medan yang sulit.

Siap Hadapi Beragam Kondisi Jalan Saat Mudik

Perjalanan mudik di Indonesia sering kali menghadirkan tantangan tersendiri. Selain kemacetan panjang, pemudik juga harus menghadapi kondisi jalan yang berbeda-beda, mulai dari jalur tol, jalan kota, hingga ruas pedesaan yang kadang tidak rata.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, JETOUR T2 dirancang dengan kemampuan menghadapi medan yang bervariasi. Kendaraan ini memiliki ground clearance sekitar 220 mm sehingga lebih mudah melewati jalan bergelombang atau rusak ringan.

Selain itu, kendaraan ini juga dibekali fitur yang mampu mendeteksi kondisi genangan air. Teknologi wading radar memungkinkan kendaraan membaca kedalaman air secara real time dan membantu pengemudi saat harus melewati jalan yang tergenang. 

Dengan kemampuan tersebut, kendaraan dapat melintasi genangan hingga sekitar 700 mm.

Dari sisi keselamatan aktif, kendaraan ini juga dilengkapi paket teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) dari Bosch. 

Sistem ini menggunakan radar generasi kelima dan kamera generasi ketiga yang memberikan dukungan keselamatan Level 2, seperti membantu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta menjaga stabilitas saat berkendara.

Tantangan Mudik di Indonesia dan Pentingnya Persiapan Kendaraan

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa perjalanan mudik di Indonesia memiliki karakteristik yang cukup menantang. 

Volume kendaraan biasanya meningkat drastis dalam waktu bersamaan sehingga lalu lintas menjadi sangat padat.

Ia menilai banyak pemudik menempuh perjalanan jarak jauh tanpa jeda yang cukup. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kelelahan saat mengemudi. 

Selain itu, rute perjalanan yang panjang juga membuat pengemudi harus menghadapi berbagai kondisi jalan yang tidak selalu dapat diprediksi.

Karena itu, menurutnya persiapan matang menjadi kunci penting agar perjalanan mudik tetap aman. Persiapan tersebut tidak hanya menyangkut kondisi fisik pengemudi, tetapi juga kesiapan kendaraan sebelum menempuh perjalanan panjang.

Setiap tahun, lebih dari seratus juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik. Pada 2026, diperkirakan sekitar 85 persen pemudik akan menggunakan transportasi darat. 

Hal ini membuat kondisi lalu lintas diprediksi jauh lebih padat dan kompleks dibanding hari biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat situasi tersebut, kendaraan dengan struktur kuat dan teknologi keselamatan yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung perjalanan jauh. 

Selain itu, pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat juga menjadi langkah yang disarankan agar perjalanan mudik berlangsung lebih aman dan nyaman. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT