News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB
Logo BYD
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

Jakarta, tvOnenews.com – BYD Atto 2 dikabarkan bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.

Kehadiran baterai tersebut menarik perhatian karena berpotensi membawa perubahan pada kemampuan pengisian daya dan efisiensi kendaraan listrik. Namun, spesifikasi resmi Atto 2 untuk Indonesia masih perlu ditunggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pembanding, BYD telah memperkenalkan Atto 2 di sejumlah negara dengan pilihan baterai dan performa berbeda. Data resmi BYD menunjukkan kapasitas baterai dan jarak tempuhnya bergantung pada varian serta standar pengujian.

Pada versi Eropa, Atto 2 tersedia dengan baterai Blade berbasis LFP. Varian Comfort memiliki kapasitas 64,8 kWh dan jarak tempuh hingga 430 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.

Sementara itu, varian Active dan Boost menggunakan baterai berkapasitas 45,12 kWh. Versi tersebut diklaim mampu menempuh hingga 312 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Di Malaysia, Atto 2 juga dipasarkan dengan baterai berkapasitas sekitar 51,1 kWh. Jarak tempuh yang diklaim mencapai sekitar 410 kilometer, bergantung pada standar pengujian yang digunakan.

Perbedaan spesifikasi di berbagai negara membuat versi Indonesia menarik untuk dinantikan. Terlebih, kabar mengenai penggunaan Blade Battery generasi kedua memunculkan pertanyaan tentang teknologi yang akan dibawa.

Di China, model yang dikenal sebagai BYD Yuan Up memiliki versi terbaru bernama Yuan Up Feichi Edition. Mobil tersebut dipasarkan sebagai model tahun 2027 dengan beberapa pilihan kapasitas baterai.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari CarNewsChina, harga awal Yuan Up Feichi Edition mencapai 74.800 yuan. Nilai tersebut setara sekitar Rp203,78 juta berdasarkan kurs yang digunakan dalam laporan sumber.

Varian termurahnya menggunakan baterai 32 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 kilometer. Sementara itu, pilihan baterai 45,12 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 401 kilometer berdasarkan standar CLTC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Versi dengan baterai terbesar menawarkan jarak tempuh hingga 501 kilometer. Angka tersebut mengacu pada metode pengujian CLTC yang digunakan di China, sehingga tidak bisa langsung dibandingkan dengan standar WLTP.

Meski jarak tempuhnya berbeda, ketiga varian Yuan Up Feichi Edition disebut menggunakan motor listrik bertenaga 70 kW. Tenaganya setara sekitar 94 daya kuda, dengan torsi maksimum mencapai 180 Nm.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT