Air Terjun Siangin di Purbalingga, bak AC Raksasa yang Membelah Bukit
- Sonik Jatmiko
Purbalingga, Jawa Tengah - Air terjun selalu menawarkan keindahan pemandangan. Di Purbalingga, selain pemandangan yang elok, ada air terjun yang menebarkan kesejukan dari titik-titik air yang terbawa angin bak AC raksasa. Namanya air terjun atau Curug Siangin. Keindahan dan kesejukannya patut anda coba kunjungi.
Curug Siangin berada di lembah perbukitan sisi timur Gunung Slamet. Tepatnya di Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Lokasinya bisa dijangkau dari pusat Kota Purbalingga sekitar 15 kilometer. Dari arah pantura Pemalang juga bisa, ke arah selatan sekitar 50 kilometer. Berada di lembah bukit, membuat perjalanan ke Curug Siangin terasa sejuk, dengan pemandangan hamparan terasering sawah.
Setelah memarkirkan kendaraan di dekat permukiman, Anda bisa melewati jalan setapak yang biasa digunakan warga untuk mencari kayu bakar atau hasil hutan lain. Setelah itu, menyisir hulu Sungai Klawing. Sepanjang jalan, pemandangan sungai dan bebatuan alami membuat suasana teduh.
Di lokasi Curug Siangin, sesuai namanya memang selalu bertiup angin kencang. Dari jarak 50 meter saja, sudah terasa kesejukan anginnya. Angin yang bertiup dari arah air terjun, membawa titik-titik air. Lokasi curug ini, benar-benar seperti dipasangi AC raksasa.
"Selalu seperti ini, anginnya kencang. Tidak peduli terik atau saat udara dingin di pagi hari," ujar Indra, warga setempat.
Selain kesejukan titik air, pemandangan elok terpampang. Ada air terjun utama yang berukuran besar. Lalu ada dua air terjun di sisi kiri, ukurannya lebih kecil, tetapi alur airnya yang jernih. Terlihat putih kontras di sepanjang terbing batu hitam.
"Sangat cantik alur jauhnya air," ujar Nofi, salah seorang pengunjung.
Pemandangan sekitar lokasi juga jangan dilewatkan. Ada serumpun bambu yang terkesan lembab karena terus didera titik-titik air dari curug. Ada juga batu besar khas sungai pegunungan, dengan beberapa tanaman liar di atasnya. Benar-benar fragmen alam yang sempurna.
"Kalau ke sini, sebaiknya membawa minuman hangat. Sangat cocok," ujar Nofi lagi.
Lokasi wisata ini, rencananya akan menjadi destinasi peristirahatan. Jika jalur tol pantura Jawa sudah terkoneksi. Jalur pantura yang panas, akan terbayar oleh suasana sejuk di Curug Siangin. (Sonik Jatmiko/act)
Load more