GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga di NTT Minta Dukungan Internet Untuk Promosi Wisata

Warga Desa Degalea di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT meminta dukungan jaringan internet untuk mempromosikan potensi pariwisata
Minggu, 27 Maret 2022 - 11:31 WIB
Salah satu spot wisata rohani peninggalan bangsa Portugis di Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Ian Bala)

Labuan Bajo, NTT - Warga Desa Degalea di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT meminta dukungan jaringan internet untuk mempromosikan potensi pariwisata rohani yang berada di wilayah setempat.

"Ada jejak peninggalan bangsa Portugis di Lena sejak tahun 1576 yang menjadi salah satu ikon wisata rohani. Kami butuh dukungan jaringan internet agar promosi bisa terus berjalan," kata tokoh masyarakat Desa Degalea Didakus Meo ketika dihubungi ANTARA dari Labuan Bajo, Minggu.

Menurut dia, pemerintah desa kesulitan mempromosikan potensi wisata maupun potensi lain yang ada karena kesulitan mengakses jaringan internet. Padahal kebutuhan akan internet sangat tinggi untuk menunjang segala akses informasi terhadap publik.

Dia merunut, catatan sejarah memberi bukti bahwa Misionaris Portugis dari Biara Dominican datang ke Indonesia tahun 1513 di Malaka. Selanjutnya para Misionaris mendirikan gereja di bukit Lena (Degalea) sekitar tahun 1960-an.

Dari gereja tersebut, para Misionaris mulai melakukan pelayanan keagamaan di wilayah Nagekeo hingga ke wilayah Ngada. Untuk itulah jaringan internet dibutuhkan untuk mempromosikan wisata ziarah rohani tersebut; bahwa Lena telah menyimpan jejak penyebaran agama Katolik di daratan Flores.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Degalea Adrianus Pati. Dia menyebut kehadiran internet dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Dengan demikian, ada perputaran ekonomi masyarakat sebagai dampak dari kunjungan wisatawan.

Adrianus menjelaskan jejak peninggalan Portugis masih ada di Lena seperti beberapa tempat duduk umat dan altar. Untuk mendukung wisata rohani yang telah terbentuk itu, mereka pun membangun gua serta beberapa lopo (tempat berteduh) untuk bersantai ria.

Lokasi wisata rohani ini berada di atas puncak Desa Degalea yang bisa dilihat dari arah Nangaroro, Ende maupun dari wilayah Ndora dan Kotakeo. Jarak ke lokasi wisata itu sekitar 800 meter dari jalan utama dengan pemandangan yang indah dan udara yang menyejukkan badan.

Dia berharap pemerintah dapat memerhatikan potensi daerah itu dengan menyediakan jaringan internet yang memadai untuk peningkatan promosi. Selain itu, akses jalan dari Desa Woewutu menuju Degalea juga harus diperhatikan sehingga wisatawan dari arah Ende dapat lebih cepat tiba menuju ke Lena.

"Kalau ada jaringan internet, pasti promosi berjalan, lalu ada kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi berjalan di sini," tutup Adrianus. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT