News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liburan Seru Akhir Tahun 2025 ke Yogyakarta, Candi Kalasan Jejak Warisan Buddha Tertua yang Kaya Sejarah

Candi Kalasan terletak di Kalibening, Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bangunan ini menjadi tempat wisata warisan Buddha tertua.
Minggu, 7 Desember 2025 - 16:32 WIB
Candi Kalasan, warisan sejarah Buddha tertua di Yogyakarta
Sumber :
  • Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah

Setidaknya stupa pada Candi Kalasan kurang lebih sebanyak 52 stupa. Meski begitu, candi ini memang belum populer di masa itu ketimbang Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

Keindahan dan nilai sejarahnya mampu membuat Candi Kalasan menjadi tempat wisata yang bersaing dengan candi-candi lainnya. Terlebih lagi, bangunan ini memiliki relief ditempel di semen kuno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunikan dari semen kuno pada Candi Kalasan masih bersifat alami yang disebut Vajralepa. Sebaliknya, candi-candi lainnya menggunakan semen untuk perekat relief menggunakan bahan kimia.

Adapun ukuran bangunan Candi Kalasan memiliki bentuk bujur sangkar. Bangkan candi ini memiliki ukuran sekitar 45x34 meter dibalut dengan empat pintu.

Bangunannya membentuk tiga bagian yang terdiri dari mahkota candi, tubuh, dan kaki candi. Menariknya, candi ini juga memperlihatkan satu ruangan utama dan memiliki empat ruangan lainnya.

Dalam bangunan Candi Kalasan terdapat sebuah singgasana. Di area tersebut memiliki ukiran yang membentuk seperti singa berdiri di atas punggung seekor gajah.

Kelebihan dari Candi Kalasan karena letak lokasinya tidak jauh dari Candi Sari. Melalui pemandangan sisi selatan Candi Sari, wisatawan akan melihat patung Banaspati dengan ukuran besar.

Selain dekat dari Candi Sari, lokasi Candi Kalasan juga tidak jauh dari pusat Kota Yogyakarta. Dengan keberadaannya yang strategis, bangunan sejarah ini mudah dijangkau oleh para wisatawan.

Wisatawan atau pengunjung hanya perlu melewati Jalan Raya Yogyakarta - Solo untuk tiba ke kawasan Candi Kalasan.

Jika berkunjung ke Candi Kalasan, wisatawan hanya butuh jalan atau naik kendaraan sejauh 3 kilometer untuk ke Candi Prambanan. Bahkan bisa sekaligus berkunjung ke Candi Ratu Boko karena letaknya hanya 5 kilometer dari Candi Kalasan.

Harga tiket untuk memasuki kawasan Candi Kalasan sangat terjangkau. Wisatawan hanya butuh membeli tiket sebesar Rp5.000/orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara biaya parkir motor di kawasan Candi Kalasan hanya butuh membayar sebesar Rp5.000 dan Rp10.000 untuk mobil.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Tanpa banyak gembar-gembor, Michael Carrick sukses menumbangkan dua raksasa Liga Inggris: Manchester City dengan skor 2-0 dan Arsenal lewat duel dramatis 3-2
Ronaldo Bikin Fans Al Nassr Geram Gara-gara Performa Buruk saat Menjamu Al Taawon, Kenapa?

Ronaldo Bikin Fans Al Nassr Geram Gara-gara Performa Buruk saat Menjamu Al Taawon, Kenapa?

Sorotan tajam fans tertuju pada kapten Al Nassr, Cristiano Ronaldo, yang dianggap tampil mengecewakan dalam laga menjamu Al Taawon pada 27 Januari 2026 lalu.
Kisah Menyentuh Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Membawa Adiknya Ikut Sekolah Karena Sang Ibu Sakit Kanker

Kisah Menyentuh Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Membawa Adiknya Ikut Sekolah Karena Sang Ibu Sakit Kanker

Di balik usianya yang menginjak 9 tahun, Ariendra Ralea menyimpan ketegaran yang tak biasa untuk anak seusianya. Bocah kelas 3 di SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo tersebut harus membagi fokus antara waktu belajar dan mengasuh adiknya di sekolah.
IHSG Merosot, Menkeu Purbaya: Hanya Shock, Minggu Depan Balik!

IHSG Merosot, Menkeu Purbaya: Hanya Shock, Minggu Depan Balik!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya IHSG dipicu sentimen laporan MSCI yang menyoroti isu transparansi dan praktik “goreng saham” di pasar modal Indonesia. 
Isu Pindah Warga Australia Mencuat, Kejagung Pastikan Jurist Tan Masih WNI

Isu Pindah Warga Australia Mencuat, Kejagung Pastikan Jurist Tan Masih WNI

Kejaksaan Agung memastikan status kewarganegaraan tersangka buron kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook di Kemendikbudristek, Jurist Tan, hingga kini masih tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Pramono Bakal Bangun 3 JPO di Jakarta Jadi Ramah Disabilitas, Ini Lokasinya

Pramono Bakal Bangun 3 JPO di Jakarta Jadi Ramah Disabilitas, Ini Lokasinya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pihaknya akan membangun tiga bangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta menjadi ramah disabilitas.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT