News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karst Citatah Ada di Mana? Begini Cara Menuju Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK dan Harga Tiketnya

Lokasi syuting Lisa BLACKPINK di film Netflix Extraction: Tygo ternyata di Karst Citatah Bandung Barat. Ini rute, jam buka, dan harga tiket masuknya.
Rabu, 21 Januari 2026 - 21:20 WIB
Karst Citatah di Bandung Barat
Sumber :
  • commons.wikimedia/Kontributorcommons

tvOnenews.com - Kawasan Karst Citatah menjadi perbincangan publik setelah terungkap sebagai lokasi syuting film garapan Netflix berjudul Extraction: Tygo, yang dibintangi oleh Lisa BLACKPINK, Ma Dong Seok, dan Lee Jin-uk.

Film ini merupakan proyek kolaborasi besar antara industri perfilman Korea Selatan dan Hollywood yang mengambil sejumlah lokasi eksotis di Asia, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehebohan bermula ketika Delon Tio, co-produser film Tygo, mengunggah potongan gambar di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut tampak panorama gunung batu kapur menjulang dengan sorotan sinar matahari keemasan yang menembus celah karst.

Tak heran jika unggahan itu langsung viral dan membuat banyak penggemar Lisa BLACKPINK penasaran di mana sebenarnya lokasi tersebut berada.

Secara geografis, Karst Citatah atau Stone Garden Citatah terletak di Desa Masigit, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kawasan ini merupakan salah satu destinasi geowisata paling terkenal di Indonesia karena menyajikan pemandangan alam karst yang eksotis, lengkap dengan formasi bebatuan kapur besar yang berongga menyerupai terumbu karang.

Kawasan ini juga dikenal dengan nama Taman Batu Pasir Pawon dan menjadi bagian dari warisan geologi penting di Jawa Barat.

Karst Citatah di Bandung Barat
Karst Citatah di Bandung Barat
Sumber :
  • Instagram/destinasibandung/alamsyahmpa

Dulunya, wilayah Citatah merupakan dasar laut pada masa Miosen, sekitar 20-30 juta tahun lalu.

Batuan kapur di sini terbentuk dari endapan organisme laut yang terangkat ke permukaan akibat aktivitas tektonik.

Fosil kerang dan terumbu karang yang ditemukan di antara batuan tersebut menjadi bukti ilmiah bahwa wilayah Bandung yang kini berada di ketinggian dulunya adalah laut dangkal tropis.

Selain nilai geologi, kawasan ini juga menyimpan jejak arkeologis penting.

Di bawah Stone Garden terdapat Gua Pawon, situs purbakala tempat ditemukannya fosil manusia purba berusia antara 7.300 hingga 9.500 tahun.

Fosil tersebut ditemukan bersama alat batu, tulang, serta sisa-sisa aktivitas manusia prasejarah, menandakan bahwa kawasan ini pernah menjadi tempat tinggal manusia zaman Mesolitikum.

Kini, Karst Citatah tidak hanya dikenal sebagai laboratorium alam untuk riset geologi dan arkeologi, tetapi juga sebagai destinasi wisata alam populer.

Lanskap bebatuannya yang unik menjadikan kawasan ini favorit fotografer, pasangan yang hendak melakukan sesi prewedding, hingga produser film dan video musik.

Pemandangan matahari terbit dari puncak karst kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bandung Barat dari ketinggian.

Bagi yang ingin berkunjung, lokasi Karst Citatah dapat dijangkau dengan cukup mudah.

Dari pusat Kota Bandung, jaraknya sekitar 25 kilometer ke arah barat, dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Rute tercepat adalah melalui Jalan Raya Padalarang-Rajamandala.

Sementara untuk pengunjung yang datang dengan transportasi umum, bisa naik kereta menuju Padalarang, lalu melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Desa Masigit.

Objek wisata Stone Garden Citatah buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Harga tiket masuknya relatif terjangkau, yakni sekitar Rp14.000 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp25.000 bagi wisatawan mancanegara.

Pengunjung juga perlu menyiapkan biaya parkir kendaraan sekitar Rp5.000-7.000, tergantung jenis kendaraan yang digunakan.

Namun, sejak akhir Desember 2025 lalu, kawasan wisata ini sempat ditutup sementara demi proses produksi film Extraction: Tygo.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ikbal Kamal Pasya, pengelola Karst Citatah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Destinasi kami tutup dari 27 Desember 2025 sampai 28 Januari 2026 untuk kebutuhan persiapan dan penataan area destinasi sesuai kebutuhan produksi film. Setup area sepenuhnya dilakukan oleh tim produksi, kami enggak ada keterlibatan langsung,” ujar Ikbal dilansir dari DetikJabar.

Usai produksi selesai, kawasan ini dijadwalkan kembali dibuka untuk umum sehingga wisatawan bisa kembali menikmati pesona alam purba Karst Citatah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT