News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada di Condet, Gang Goa Monyet Jejak Kampung Terakhir Jakarta yang Menjaga Suasana Jadul di Tengah Urbanisasi

Di tengah urbanisasi, DKI Jakarta masih punya pedesaan era 90-an. Letaknya di Gang Goa Monyet yang dijuluki "Kampung Terakhir Jakarta", di sudut kawasan Condet.
Minggu, 1 Februari 2026 - 06:32 WIB
Potret suasana Gang Goa Monyet, kampung terakhir Jakarta di kawasan Condet, Jakarta Timur
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Stefano Sanjaya

Penamaan Gang Goa Monyet lebih menggunakan nama warisan lokal. Apalagi dulunya memang ada sebuah Goa Monyet, walaupun saat ini masih sulit menemukan lokasinya akibat peningkatan urbanisasi, gedung pencakar langit, hingga erosi Ciliwung.

Saat menyusuri kawasan tersebut, ternyata masih ada pelestarian kebun salak. Hal ini berkaitan dengan catatan sejarah Condet di zaman dulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan kebun salak Condet memenuhi sepanjang pinggiran Kali Ciliwung. Alhasil, buah salak dari kebun ini menjadi ciri khas asli dari Condet yang paling populer.

Selain kebun salak, terdapat kebun duku dan kecapi. Agar tetap lestari, Pemda sejak era Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Wibowo, memegang kendali urusan pengelolaan sehingga dijadikan Cagar Buah Condet.

Sementara, luas area kebun buah Condet yang menjadi Cagar Buah Condet, kini hanya bertahan sekitar 3,3 hingga 3,7 hektare.

Di balik luas 3 hektare, sering kali muncul pertanyaan, "Kenapa area kebun buah tidak selebar dulu?". Alih-alih bertahan, kebun buah Condet perlahan mulai punah sejak akhir abad ke-20. 

Selain menjadi pemukiman padat, faktor luapan air dan erosi Ciliwung semakin menggerus sehingga hanya tinggal nama dan bertahan beberapa saja.

Warga setempat lainnya, Gimin Santoso menjelaskan, faktor banjir dari luapan Ciliwung menghantui pemukiman warga di Goa Monyet.

"Sering banjir. Paling parah banjir 5 tahunan (masuk ke atas sampai pemukiman warga)," terangnya.

Di era Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, padahal kawasan Condet berstatus sebagai cagar budaya Betawi. Apalagi untuk urusan kebun buah Condet yang menjadi identitasnya.

Tetapi, cagar budaya Betawi di Condet hanya bertahan sampai tahun 2004. Lantaran pemerintah mengalihkan ke Setu Babakan.

Jika mengacu pada data lahan yang digunakan, sekitar 71,31 persen di kawasan Condet telah berbentuk pemukiman. Sisanya sekitar 9,13 persen masih menjadi area lahan pertanian.

Kenapa Dijuluki Kampung Terakhir Jakarta?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu penjulukan Kampung Terakhir Jakarta berangkat dari berbagai nilai berita yang merebak ke ruang publik. Hal ini memantik para peneliti tertarik mengunjungi kawasan tersebut.

Hanya saja isu "kampung terakhir" melekat pada Condet. Bagi warga dan pengamat lokal, istilah ini mengacu pada kondisi Condet yang dulunya terpilih salah satu sedikitnya permukiman mempertahankan karakter tradisional Betawi di tengah pesatnya urbanisasi Jakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kedaulatan emas nasional melalui pengembangan ekosistem emas dari hulu hingga hilir. Pemerintah ingin emas yang
Soal Bahaya Konsumsi SKM yang Digaungkan Pemerintah, Aktivis Kesehatan Ibu dan Anak: Harus Ada Regulasi yang Kuat

Soal Bahaya Konsumsi SKM yang Digaungkan Pemerintah, Aktivis Kesehatan Ibu dan Anak: Harus Ada Regulasi yang Kuat

Hampir satu dekade sejak pemerintah menyatakan kental manis bukan merupakan susu dengan mengatur promosi dan pelabelan produk tersebut, perubahan perilaku masyarakat dalam konsumsi kental manis belum menunjukkan kemajuan.
Adegan Dramatis yang Menegangkan, Viral Pegawai Minimarket Tahan Pintu saat Digedor Pria Diduga ODGJ

Adegan Dramatis yang Menegangkan, Viral Pegawai Minimarket Tahan Pintu saat Digedor Pria Diduga ODGJ

Sebuah video menunjukan tiga pegawai minimarket menahan pintu toko yang terus digedor oleh pria diduga ODGJ. Adegan dramatis itu berujung viral di media sosial.
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Hingga Juli 2026, PT PLN (Persero) melaporkan bahwa sekitar 9,2 gigawatt (GW) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) telah memasuki fase eksekusi. 
Bergelimpangan, Sejumlah Peserta Gerak Jalan HUT Ke-81 RI di Pamekasan Pingsan

Bergelimpangan, Sejumlah Peserta Gerak Jalan HUT Ke-81 RI di Pamekasan Pingsan

Sejumlah peserta gerak jalan memperingati HUT RI ke-81 yang diikuti oleh siswa dan siswi di Kabupaten Madura, bergelimpangan di pinggir jalan lantaran pingsan.
Jepang Berniat Berperan Aktif, Motegi Akan Kunjungi Negara Timur Tengah

Jepang Berniat Berperan Aktif, Motegi Akan Kunjungi Negara Timur Tengah

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi dan Oman pekan depan untuk membahas isu Selat Hormuz.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani telat datang ke Sidang Tahunan MPR RI 2026. Dia tiba setelah Presiden Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT