News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Geblek, Sumber Karbohidrat yang Menjadi Warisan Budaya Takbenda Kulonprogo

Indonesia kaya akan kuliner khas di setiap daerah. Kulonprogo memiliki banyak kuliner mulai jajanan, makan berat, hingga minuman khas, salah satunya Geblek.
Selasa, 31 Mei 2022 - 19:53 WIB
Geblek salah satu makanan asli Kulonprogo
Sumber :
  • Dinpar.kulonprogokab.go.id

Kulonprogo, DIY - Indonesia kaya akan kuliner khas di setiap daerah, tak ketinggalan Yogyakarta. Yogyakarta memiliki banyak kuliner khas mulai dari jajanan, makan berat, hingga minuman khas yang hanya ada di kota ini.

Salah satu makanan khas yang menjadi ikon Kabupaten Kulonprogo, D.I.Yogyakarta yaitu Geblek. Geblek yang memiliki ciri berbentuk angka 8 ini terdiri dari karbohidrat yang mampu menjadi kudapan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laman resmi Direktorat Warisan dan Diplomasi dari Kementerian Pendidikan dan Budaya, Geblek menjadi warisan budaya takbenda yang dimiliki oleh Kabupaten Kulonprogo. Geblek memiliki tekstur seperti Cireng, jajanan khas Bandung, Jawa Barat ini namun terbuat dari bahan dasar Singkong. 

Jajanan ini mulai dibuat karena melimpahnya hasil pertanian daerah yakni singkong. Kudapan yang mampu memenuhi asupan karbohidrat ini dapat mengisi perut para petani yang bekerja keras seharian.
 
Secara umum, Geblek merupakan makanan yang terbuat dari pati singkong ini dapat membuat rasa kenyang yang awet. Sehingga petani dapat menyimpan energi yang cukup saat melakukan pekerjaan di sawah.

Makanan ini pertama kali dikenal oleh masyarakat Pengasih, Kabupaten Kulonprogo. Makanan asli Kulonprogo ini berkaitan dengan kondisi geografis yang sangat cocok untuk menanam singkong.
 
Daerah Kulonprogo terdiri dari perbukitan dan dataran tinggi yang sangat cocok sebagai lahan pertanian. Masyarakatnya memiliki pola pertanian 2 kali panen padi dan 1 kali palawija yang ditanami dengan singkong. 

Selain itu, Kulonprogo memiliki ketersediaan singkong yang melimpah karana masyarakat setempat yang memiliki lahan tersendiri untuk menanam pohon singkong disamping lahan untuk menanam padi.

Selain Geblek, singkong juga mudah diolah menjadi makanan yang hanya di konsumsi dengan cara direbus maupun digoreng saja. Pembuatannya dilakukan pada pagi hari dengan pembagian tugas antara laki-laki dengan perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pencampuran adonan pati dengan air panas akan dilakukan oleh laki-laki, sementara perempuan melakukan proses pembentukan geblek. Hingga saat ini masyarakat telah mengunakan mesin untuk mengaduk adonan. Dahulu sebelum mengenal mesin, maysarakat masih mengaduk adonan secara manual dengan menggunakan tangan.
 
Dalam proses ini dibutuhkan tenaga yang besar karena adonan tersebut akan sangat lengket dan panas. Setiap pembuatan Geblek memiliki kualitas yang berbeda. Kualitas akan ditunjukan dari jenis pati yang digunakan dan metode dalam proses pembuatan Geblek.

Saat ini Geblek telah dijual di berbagai kios di Kabupaten Kulonprogo. Bagi masyarakat yang ingin merasakan makanan khas ini dapat ditemukan di sepanjang jalan daerah Nanggulan, Pengasih, dan Wates.
 
Hingga saat ini, Geblek masih menjadi makanan wajib ada di setiap acara yang diadakan di sekitar Kulonprogo. Selain itu, geblek juga dapat dibeli oleh wisatawan sebagai buah tangan ketika berkunjung ke Kulonprogo. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT