GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkah Ramadhan, Pesanan Beduk Ini Meningkat hingga Tiga Kali Lipat

Sejak sepekan menjelang Ramadhan, perajin beduk di Banyumas kebanjiran order. Berbeda saat masih pandemi, kini permintaan beduk melonjak hingga tiga kali lipat.
Selasa, 4 April 2023 - 11:00 WIB
Yusuf (40) merampungkan beduk pesanan pembeli di bengkel kerjanya, Desa Keniten, Kecamatan, Kabupaten Banyumas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, tvOnenews.com - Sejak sepekan menjelang Ramadhan, perajin beduk di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kebanjiran order.

Berbeda dengan tiga tahun terakhir karena pandemi, kini permintaan beduk melonjak hingga tiga kali lipat. Permintaan ini terus bertambah hingga menjelang Idul Fitri.

Bengkel kerja milik Muhammad Yusuf (40) di Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Minggu (2/4/2023) sore nampak masih sibuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada lima pekerja beraktivitas. Mulai dari memotong kayu untuk badan beduk, merangkai, memasang senar, hingga mengecat ornamen.

"Alhamdulillah, sudah sejak sepekan sebelum masuk Ramadhan, pesanan beduk melonjak. Kita kerap lembur," ujar Yusuf.

Sepekan sebelum puasa, pria berjanggut itu mengaku telah merampungkan 60 pesanan beduk aneka ukuran. Saat ini, masih mengantri 20 lainnya, masih dalam proses pengerjaan. 

"Ini juga ada pesanan sudah masuk lagi untuk H-7 Llebaran," ujarnya lagi.

Pemesan beduk hasil karya Yusuf, tak hanya dari Jawa. Pasarnya sudah merambah hingga Pulau Sumatera dan Kalimantan.

"Sebagian besar pemesan adalah pedagang. Meski beberapa ada pengurus masjid mushola, atau donatur yang akan menginfakannya ke masjid mushola," ujarnya.

Lelaki yang menekuni perbedukan sejak 1990-an itu, mewarisi keahlian orang tuanya. Beduk dibikin dari kayu trembesi dan kulit sapi yang diikat dengan rotan. 

"Di desa ini ada dua perajin beduk. Satu saya, satunya kakak saya. Kami mewarisinya dari orang tua," ujarnya.

Untuk ukuran paling kecil, diameter 40 cm, dibutuhkan waktu pengerjaan rata-rata dua hari. Sementara beduk ukuran besar, hingga 1,5 meter, bisa sepekan lebih baru kelar. 

Berbeda dengan zaman dahulu, beduk terbuat dari kayu bulat gelondongan. Kini, beduk dibuat dari kayu-kayu potongan yang dijajar rapat dan diikat dengan paku dan lem.

"Sudah gak ada yang pesan dari kayu gelondongan. Selain susah nyari bahan, pengerjaanya lama. Jatuhnya harga jadi mahal," ujarnya. 

Lalu berapa harga beduk buatan Yusuf? Dari yang terkecil harganya mulai Rp 1,5 juta. Terbesar diameter 1,5 meter, harganya mencapai Rp 50 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka itu juga tergantung bahan kayu yang akan digunakan. Standar adalah kayu trembesi. Jika memesan kayu jati, beda harga lagi. 

Sementara untuk senar beduk, Yusuf hanya menggunakan kulit sapi karena lebih tebal dan tentu saja tak mudah rusak. (Sjo/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.
"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan ibu petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur. Anaknya jadi korban pencabulan.
Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Presiden Prabowo sebut stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, Prabowo meminta Bulog agar jangan menjual beras dengan harga terlalu murah.
Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT