News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fikri Budiman Sebut Hukuman Ferdy Sambo Tidak Sebanding dengan Hukuman Mati Ayahnya: Tidak Adil

Fikri Budiman mengatakan hukuman mati yang diterima ayahnya tidak adil jika dibandingkan dengan vonis hukuman mati Ferdy Sambo jika dikaitkan RKUHP terbaru.
Sabtu, 15 April 2023 - 00:16 WIB
Fikri Budimna dan Freddy Budiman
Sumber :
  • tvonenews

tvOnenews.com – Setelah beberapa waktu yang lalu majelis hakim dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, nama dari Freddy Budiman yang merupakan terpidana mati fenomenal di Indonesia kembali mencuat.

Freddy Budiman yang dieksekusi mati pada 29 Juli tahun 2016 silam atas kasus penyelundupan narkoba kembali mencuri perhatian publik setelah banyak masyarakat yang membandingkan hukumannya dengan Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Freddy Budiman yang di eksekusi mati di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan tahun 2016 silam setelah dirinya terbukti menyelundupkan 1.4 juta pil ekstasi dari China pada tahun 2013.

Terkait ramainya perbincangan tentang Freddy Budiman, sang anak yakni Fikri Budiman pun memberikan tanggapannya terkait dengan hukuman mati yang diterima oleh ayahnya yang dibandingkan dengan vonis hukuman mati Ferdy Sambo.

Dalam satu kesempatan berbincang bersama dengan pembawa acara Alvin Adam, Fikri Budiman mengatakan bahwa hukuman mati yang diterima oleh sang ayah tidak adil jika dibandingkan dengan vonis hukuman mati Ferdy Sambo jika dikaitkan dengan RKUHP.

Pasalnya, menurut Fikri, keluarga dari Freddy Budiman hanya mendapatkan waktu 5 hari untuk bertemu sebelum akhirnya sang ayah dieksekusi mati.

Sedangkan dalam kasus Ferdy Sambo, menurutnya saat ini terpidana mati mendapatkan masa percobaan 10 tahun yang jika selama masa percobaan tersebut terbukti berkelakuan baik, hukumannya pun akan mendapatkan keringanan.

"Kalau misalnya bicara keadilan pasti merasa tidak adil, karena pada saat itu keluarga Freddy Budiman hanya mendapatkan waktu 4 hari sebelum dieksekusi Anggaplah 5 hari kita ya 5 hari itulah terakhir sampai akhirnya Papa dieksekusi," kata Fikri Budiman. 

Bahkan, berbicara soal hukuman mati, Fikri mnegaku jika dirinya tidak setuju dengan adanya hukuman mati. Karena menurutnya mencabut nyawa merupakan tugas Tuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jujur kalau di dalam hati sebenarnya tidak setuju tidak setuju karena menurutku mencabut nyawa seseorang ini hanya tugasnya Tuhan," sambung Fikri.

Fikri mengatakan kalau dirinya lebih setuju untuk memberikan efek jera kepada para tahanan dan adanya perbaikan terhadap sistem Lapas. Karena menurutnya penjara di Indonesia tidak memberikan efek jera pada para tahanannya. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).
Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Top 3 berita Timnas Indonesia hari ini: diragukan media Vietnam di Piala AFF 2026, isu pemain di Belgia mencurigakan, hingga Ole Romeny dipuji Oxford United.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT