News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hindari Penipuan Bermodus APK, Mafindo: Jangan Instal Aplikasi Seperti Ini

Spesialis Pemeriksa Fakta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Aribowo Sasmito ingatkan masyarakat tidak menginstal aplikasi APK sembarangan di ponsel
Jumat, 23 Juni 2023 - 13:00 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di era teknologi yang semakin bergembang pesat dengan ditandai maraknya modus penipuan yang memanfaatkan teknologi, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mengingatkan masyarakat terus waspada untuk tidak mengunduh sembarang aplikasi Android Package Kit (APK) yang didapat dari orang yang tidak bertanggung jawab

Spesialis Pemeriksa Fakta dari Mafindo, Aribowo Sasmito mengingatkan, agar masyarakat tidak menginstal aplikasi sembarangan di ponsel agar terhindar dari penipuan bermodus Android Package Kit (APK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat, belakangan ini, ramai di masyarakat modus-modus pencurian data melalui penipuan file berekstensi APK, mulai dari format kurir paket hingga undangan pernikahan yang dibagikan melalui aplikasi perpesanan.

Menurut Aribowo, cara yang paling mudah untuk menghindari modus penipuan tersebut adalah jangan sembarang menginstal aplikasi di ponsel pintar. Instal aplikasi hanya melalui Google Play Store untuk Android maupun App Store di IOS.

"Jangan suka membuka APK atau file lain dan menginstal aplikasi di luar dari Google Play Store," kata Aribowo dalam Obral Obrol Literasi Digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika secara daring di Jakarta.

Menurut dia, Google Play Store selalu berupaya menjaga keamanan dengan fitur Play Protect yang dapat melindungi pengguna dari aplikasi jahat. Selain itu, penting untuk memasang aplikasi antivirus sebagai langkah perlindungan tambahan.

Aribowo mengingatkan pentingnya menyadari bahaya yang timbul ketika perangkat terkena virus. Virus atau malware dapat membuka "pintu belakang" atau backdoor untuk memasukkan aplikasi jahat lain dan mencari informasi sensitif seperti catatan bank atau informasi pribadi yang dapat disalahgunakan.

Jika terjadi serangan, Aribowo menyarankan langkah-langkah seperti mengganti kata sandi dan PIN yang digunakan di dalam ponsel pintar dengan segera.

Namun, dia menyarankan agar penggantian tersebut dilakukan melalui perangkat yang tidak terkena virus atau malware, karena ada kemungkinan penggunaan keylogger atau perekam ketikan yang dapat mencatat semua yang diketik pengguna.

"Cara menggantinya jangan menggunakan handphone yang sudah terlanjur terkena virus atau malware karena takutnya di situ ada keylogger-nya. Jadi apapun yang kita ketik akan disimpan dan dikirim ke si pemilik aplikasi jahat tadi. Jadi harus menggunakan perangkat lainnya," kata dia.

Lebih lanjut Aribowo menekankan bahwa penting bagi masyarakat untuk memahami dasar-dasar keamanan digital, termasuk mengenali berbagai modus operandi serangan seperti file dengan ekstensi APK yang dapat membawa ancaman.

Dia juga mengingatkan tentang pentingnya menyadari rekayasa sosial (social engineering), di mana penyerang mencoba mengumpulkan informasi sensitif dari korban melalui percakapan yang tampak biasa-biasa saja.

Terakhir, Aribowo menyarankan agar masyarakat menggunakan autentifikasi dua langkah guna meminimalisasi pembobolan data.

"Percayalah, seribet-ribetnya kita mencegah itu lebih enak daripada mengobati. Artinya kalau sudah terlanjur kebobolan kita akan jauh lebih repot. Tidak apa repot di awal tetapi keamanan digital kita aman," pungkas dia. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT