GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengalaman Jadi Pilot Garuda Selama 15 Tahun, Capt. Rizka Leihitu Putuskan Resign Setelah Hadapi Tantangan Besar Ini…

Capt. Rizka Triansyah Leihitu, Pilot yang sudah berpengalaman bersama maskapai Garuda Indonesia selama 15 tahun memutuskan untuk resign setelah hadapi tantangan
Minggu, 25 Juni 2023 - 05:08 WIB
Mantan Pilot Garuda, Capt. Rizka Triansyah
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Sebagai salah satu maskapai terbesar di Indonesia, Garuda Indonesia memiliki nama yang cukup dikenal oleh masyarakat.

Meski begitu, Garuda Indonesia juga menyimpan berbagai cerita senang maupun duka. Terlebih bagi para kru yang bekerja dalam maskapai ini memiliki kisah yang lebih banyak dibalik nama besarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu orang yang memiliki cerita saat bekerja cukup lama dengan maskapai pelat merah tersebut adalah Capt. Rizka Triansyah Leihitu. 

Pilot yang sudah berpengalaman bersama maskapai Garuda Indonesia selama 15 tahun, tentu ia memiliki kisah yang cukup menarik.

Setelah lama bekerja dalam maskapai tersebut, Capt. Rizka pada akhirnya memutuskan untuk keluar dan menjajal untuk bekerja di maskapai lainnya.

Mengetahui keputusannya itu, tentu membuat orang bertanya-tanya mengapa Capt. Rizka keluar dari maskapai BUMN ini. 

Seperti apa kisah dan alasan sang pilot yang sudah bekerja selama 15 tahun di Garuda Indonesia ini. Simak Informasinya berikut ini.


Mantan Pilot Garuda, Capt. Rizka Triansyah Leihitu. (Tangkapan Layar YouTube Kasisolusi)

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Kasisolusi, berikut penuturan Rizka Triansyah Leihitu, mantan pilot yang sudah mengabdi 15 tahun di Garuda Indonesia.

Ada beberapa tantangan besar yang dirasakan Rizka Triansyah Leihitu saat menjadi pilot yang di satu sisi juga harus menjalankan syariat Islam.

Untuk urusan shalat, Rizka mengaku tak begitu kesulitan saat menjadi pilot di Garuda.

Karena dirinya tetap bisa melaksanakan shalat 5 waktu di kabin pesawat, sebelum maupun setelah penerbangan.

Lantas apa yang menjadi tantangan besar bagi Rizka selama menjadi pilot di Garuda Indonesia.

Yang pertama adalah masalah kebiasaan bersalaman dengan pramugari atau lawan jenis yang cukup berat bagi dirinya.

Namun secara bertahap Rizka mengaku bisa menghindari salaman dengan lawan jenis dengan beralasan sudah punya wudhu dan takut batal kemudian.

Tantangan yang kedua adalah harus menatap setiap kru pesawatnya untuk memastikan keamanan penerbangan.

Tentunya berat bagi dirinya jika harus menatap lawan jenis karena bertentangan dengan prinsip dalam Islam serta tanggung jawabnya sebagai seorang suami.

Dengan obrolan yang semakin hangat, Rizka Triansyah Leihitu juga menyebutkan alasan terbesarnya ingin mundur sebagai pilot Garuda Indonesia walau sudah 15 tahun bekerja di sana.


Mantan Pilot Garuda, Capt. Rizka Triansyah Leihitu. (Ist)

Ia sendiri menganggap pilot sebagai profesi yang mulia karena mengantarkan orang safar, apalagi jika tujuannya adalah menuju Tanah Suci.

Ternyata, Rizka ingin mengejar cita-citanya untuk bisa memperdalam ilmu agama, belajar bahasa Arab, hingga tinggal di Jazirah Arab.

"Kembali ke cita-cita ya," ungkap Rizka Triansyah Leihitu.

Rizka mengaku punya keinginan besar untuk bisa tinggal di daerah Arab karena dapat dengan mudah bepergian ke Tanah Suci setiap saat.

"Lu kalau bicara Saudi, Mekah Madinah pengen di sana dong," kata Rizka Triansyah Leihitu.

"Itu yang bikin jadi motivasi gua, berubah dari American Dream, gua pengen deket dengan rumahnya Rasul," lanjutnya.

Dengan pengalaman dan kemampuan dirinya sebagai pilot, Rizka mengaku sudah melamar di berbagai maskapai negara-negara jazirah Arab.

"Gua pikir mana jalan yang paling mudah buat gua ke sana, dengan skill yang gua miliki gua apply pilot di negara-negara jazirah Arab," ungkap Rizka.

Ia sudah ingin melamar ke Saudi Airlines, tapi ternyata sedang ada program yang membatasi pilot dari luar negara Arab. 

"Gua ngelamar semua yang di jazirah Arab, ada Qatar, ada Etihad, Emirates, Oman Air, ada Flydubai," kata Rizka.

"Mulai ada jawaban satu per satu, cuman harus pertimbangkan matang-matang," sambungnya.

Harapan terbesar Rizka adalah bisa tinggal di Jazirah Arab dan bisa mudah keluar masuk Tanah Suci.

Walau begitu, Rizka mengaku sama sekali tak ingin melupakan Indonesia sehingga ia akan tetap berkontribusi untuk Tanah Air sebagai penyumbang devisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gua pekerja, gua akan jadi TKI di sana, pejuang devisa buat Indonesia, jadi gua tetap kontribusi buat negara ini," ujar Rizka Triansyah Leihitu. (far/kmr)


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Kemenangan telak Bulgaria di FIFA Series justru memicu kritik pedas dari publiknya. Media Bulgaria tak bisa bayangkan jika negaranya keok dari Timnas Indonesia.
ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

Ajang olahraga bela diri bertaraf internasional kembali hadir di Tanah Air melalui gelaran ISKA Indonesia Open 2026. Ajang ini bakal menjadi daya tarik bagi para atlet combat sports dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Akun media sosial pencari bakat potensial Eropa menyebut jika ada satu pemain Jerman yang bisa didekati secara intens oleh Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran BRILink Agen menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Masyarakat harus waspada terhadap penyakit campak. Sebab seorang dokter dikabarkan meninggal dunia akibat sakit tersebut.
Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel uji coba antara Portugal dan Meksiko diwarnai tragedi. Pembukaan kembali Stadion Azteca untuk Piala Dunia 2026 justru diwarnai oleh kematian seorang pria di Mexico City.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT