News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan di Subang, dr Hastry Ngaku Sempat Didatangi Salah Satu Korban di Dalam Mimpinya, Katanya Pelakunya ...

Ahli Forensik dr Sumy Hastry Purwanti mengungkap soal misteri kasus pembunuhan di Subang anak dan ibu, yang belum juga menemui titik terang soal pelaku. (22/8).
Selasa, 22 Agustus 2023 - 14:01 WIB
Kasus pembunuhan di Subang, dr Hastry ngaku sempat didatangi salah satu korban di dalam mimpinya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ahli Forensik dr Sumy Hastry Purwanti mengungkap soal misteri kasus pembunuhan di Subang anak dan ibu, yang belum juga menemui titik terang soal pelaku.

Kasus tersebut sempat membuat geger masyarakat Subang setelah ditemukan mayat dari ibu dan anak di dalam bagasi mobil Alphard Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Sabu, pada Rabu 18 Agustus 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelidikan kasus pembunuhan Ibu dan anak yang bernama Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) telah berkutat dalam pemeriksaan DNA selama satu setengah tahun.  Kasus pembunuhan ibu dan anak ini pun telah diambil alih oleh Polda Jabar sejak 15 November 2021. 


dr Sumy Hastry/ kasus Subang pembunuhan ibu dan anak.

dr Sumy Hastry Purwanti adalah seorang ahli forensik yang sering kali membagikan pengalamannya selama bertugas sebagai dokter forensik dalam menangani berbagai kasus besar di Indonesia, mulai dari dari Mbah Maridjan hingga Freddy Budiman. 

Di setiap kasus kematian seseorang, pihak kepolisian butuh sebuah data dan bukti untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap pelaku dari kasus tersebut. 

Tentunya, untuk mengetahui penyebab kematian secara rinci dalam hal medis. Dibutuhkan bantuan dari beberapa pihak, salah satunya adalah pihak tim Dokter Forensik. 

Seorang Ahli Forensik, dr Sumy Hastry Purwanti menceritakan dirinya sering ditugaskan untuk memeriksa beberapa kasus kematian sebagai tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri.  

Kombes. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, DFM, Sp.F atau dikenal dengan dr. Hastry adalah dokter perwira menengah Polri yang sejak 1 Juni 2021 mengemban amanat sebagai Kabid Dokkes Polda Jateng.  

Sudah hampir 2 tahun berlalu, hingga kini pelaku pembunuhan kasus Subang belum juga terungkap. Akhirnya, Ahli Forensik dr Sumy Hastry blak-blakan menyinggung soal identitas sang pelaku.

Wanita kelahiran 1970 itu mengungkapkan soal kasus pembunuhan ibu Tuti dan Amel di Subang, yang kini masih menjadi pertanyaan publik soal siapa sosok pelakunya.

Polwan ahli Forensik pertama di asia ini menuturkan bahwa dirinya melakukan otopsi kedua kalinya terhadap jasad Amel dan Tuti setelah 40 hari pasca kejadian.

Karena waktu yang cukup lama, ada tantangan sendiri untuk melakukan otopsi tersebut.


dr Sumy Hastry Purwanti berbicara soal kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Berawal dari pertanyaan netizen soal update kasus pembunuhan Subang yang dibacakan oleh Denny Darko.

"Kan kita olah TKP lagi, terus kan kita ambil sampel-sampel DNA dari property yang di TKP, kan itu termasuk darah, rambut, mungkin bekas sidik jari" ujarnya yang dilansir Youtube Denny Darko.

"Atau benda lainnya yang diduga ada DNA pelaku-pelaku itu, kita usahakan dapat dan di Puslabfor itu di kepolisian sudah banyak kan DNA, makanya kita tinggal petakan, kayak main puzzle, DNA-nya dibuat kayak puzzle, kira-kira DNA-nya pelaku dimana aja," tuturnya.

dr Sumy Hastry Purwanti menyebut bahwa DNA yang telah tersedia selanjutnya akan dicocokkan ada tidak ketika kejadian, dan itu butuh waktu yang lama.

Kemudian, Ahli Forensik dr Sumy Hastry menyebut bahwa pernah didatangi salah satu korban di dalam mimpinya.

"Saya otopsi tanggal 2 Oktober, padahal kejadian tanggal 18 Agustus, sekian lama netizen itu kan dari medsos saya kan suruh, tolong bu kasus Subang, saya pikirkan sudah di otopsi, ya sudah," ucapnya.

"Nah terus tiba-tiba kok, korban datang (dalam mimpi) dan minta tolong, akhirnya saya memutuskan datang ke Subang," terangnya.

"Jadi dokter merasa didatangi korban melalui mimpi?" tanya kembali Denny Darko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nggak merasa, tapi memang iya," jawab dr Hastry.

dr Sumy Hastry mengungkapkan bahwa dirinya dimintai tolong oleh korban dan sama masyarakat. Maka dia memutuskan untuk mengambil alih kasus pembunuhan Subang. (ind) 

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sentuhan Dedi Mulyadi di Pasar Baru Cikarang: Dari Perbaikan Aspal hingga Revitalisasi 2027

Sentuhan Dedi Mulyadi di Pasar Baru Cikarang: Dari Perbaikan Aspal hingga Revitalisasi 2027

Langkah cepat diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membenahi kondisi Pasar Baru Cikarang yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. 
KDM Beri Solusi soal Anak Kurang Mampu Tidak Masuk Sekolah Negeri: Pemprov Jabar Jamin

KDM Beri Solusi soal Anak Kurang Mampu Tidak Masuk Sekolah Negeri: Pemprov Jabar Jamin

Sebelumnya, ramai permasalahan PCMB di Jawa Barat sampai menuai perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Ia pun menanggapinya dan memberikan solusi.
Pembinaan Pegawai di Bali, Viva Yoga: ASN Transmigrasi harus Bangga karena Berkontribusi Membangun Kesejahteraan Rakyat

Pembinaan Pegawai di Bali, Viva Yoga: ASN Transmigrasi harus Bangga karena Berkontribusi Membangun Kesejahteraan Rakyat

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi berharap aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bangga dengan tugas dan fungsinya..
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Pemprov Banten Galakkan Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, ASN Jadi Pionir Pengasuhan Setara

Pemprov Banten Galakkan Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, ASN Jadi Pionir Pengasuhan Setara

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten secara resmi meluncurkan "Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah" pada momen pembagian rapor kenaikan kelas tahun ini. 
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Kantin Sekolah Berpeluang Dilibatkan Dalam Program MBG

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Kantin Sekolah Berpeluang Dilibatkan Dalam Program MBG

Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan sebagai upaya membangun kualitas fisik dan akademik generasi muda Indonesia. 

Trending

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Pemprov Banten Galakkan Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, ASN Jadi Pionir Pengasuhan Setara

Pemprov Banten Galakkan Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, ASN Jadi Pionir Pengasuhan Setara

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten secara resmi meluncurkan "Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah" pada momen pembagian rapor kenaikan kelas tahun ini. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT