News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piyu Padi Akan Audiensi ke Istana Untuk Perjuangkan Hak Pencipta Lagu di Indonesia

Piyu Padi Ketua Umum AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) akan memenuhi undangan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk perjuangan hak pencipta lagu.
Minggu, 3 September 2023 - 15:25 WIB
Sejumlah komposer bersatu mendeklarasikan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), Piyu Padi sebagai Ketua AKSI.
Sumber :
  • VIVA/Isra Berlian

Jakarta, tvOnenews.com - Piyu Padi Ketua Umum AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) menyampaikan akan memenuhi undangan dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko untuk berbicara soal memperjuangan hak pencipta lagu di Indonesia.

Sebelumnya sejumlah komposer bersatu mendeklarasikan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), melalui wadah asosiasi tersebut, mereka akan melakukan pengawasan terhadap mekanisme pengumpulan royalti di Lembaga Manajemen Kolektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Piyu Padi selaku Ketua Umum AKSI dan pentolan Band DEWA 19, Ahmad Dhani Prasetyo selaku ketua Dewan Pembina AKSI.


Piyu Padi saat diwawancarai di kantor tvOne. (sumber: Achyar/tvOnenews)

“Jadi kami AKSI ini sudah mendeklarasikan diri sebagai asosiasi komposer atau pencipta lagu yang pertama di indonesia, jadi benar-benar asosiasi pencipta lagu yang murni pencipta lagu saja,

Piyu pun mengaku kalau asosiasi pencipta lagu itu telah deklarasi pada tanggal 3 juli 2023. 

“Terus berlanjut pada tanggal 25 Agustus kemarin, kita melakukan deklarasi juga untuk anggota-anggota yang ada di Bandung,” ujarnya pada tim tvOne.

Pria kelahiran Surabaya ini mengaku bahwa gerakan deklarasi ini akan berlanjut ke sejumlah kota-kota di Indonesia, setelah Jakarta dan Bandung.

"Jadi memang tujuan dan misinya dari AKSI ini adalah untuk membantu, atau memberi wadah buat para pencipta lagu supaya mereka bisa sadar atau paham, atau bisa mengerti akan hak-haknya," ujarnya

“Yang selama ini para pencipta lagu ini sangat jauh sekali dari hak sewajarnya seharusnya dia terima,” terangnya.

Tak hanya berdua saja, sejumlah musisi lainnya turut bergabung dalam AKSI diantaranya Rieka Roslan, badai eks kerispatih, Posan Tobing, Anji eks Drive, Posan Tobing.

Piyu Padi akan penuhi undangan dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP)


Sejumlah musisi yang tergabung dalam AKSI, Badai eks Kerispatih, Piyu Padi, Ahmad Dhani, dan Rieka Roslan. (VIVA/Isra Berlian)

Lembaga yang ditunjuk untuk memungut royalti atau mendistribusikan royalti  yang disebut LMK (Lembaga Manajemen Kolektif).  Menurut Piyu, Lembaga Manajemen Kolektif belum menjalankan kewajibannya.

“Saya pun sendiri cuma mendapat Rp 300 ribu, padahal konser Padi itu seminggu tuh minimal 3 kali, sebulan itu 12 kali,” tuturnya.

“Kita hitung-hitungan anak TK aja pasti tahu, sebulan ada 13 kali show, masa royaltinya setahun Rp 300 ribu. Jadi dasar penghitungannya apa? Mereka tidak transparan, inilah kita mau coba gulirkan kita suarakan,” ungkapnya.

Gitaris band Padi ini menyatakan bahwa akhirnya apa yang diperjuangkan dan disuarakan oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mendapat respons dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

“Sampai akhirnya kemarin kita mendapatkan undangan untuk berdiskusi, nanti tanggal 4 September diundang oleh Kepala Staf Kepresidenan,” ujarnya pada tvOne.

Sebelum itu, pihak AKSI telah terlebih dahulu melakukan pendekatan, seperti bertemu Menkumham (Yasonna Laoly).

“Terus kita melakukan fgd (focus group discussion) Dirjen Kekayaan Intelektual, saya sendiri juga sudah bertemu dengan Menpora, Wamenparekraf, dan hari ini saya bertemu Deputi untuk menjalankan sistem lisensi yang benar, yang nantinya akan memberi kesetaraan, kewajaran terhadap para pencipta lagu,” ungkapnya. 

Saat ditanyai apa agenda pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan, Piyu mengaku belum tahu menahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya belum tahu saya, cuma dapat undangan itu aja sih. Ketua AKSI mendapat undangan, 'Wah kita berati suara kita didengar dong ini, suara kita udah kasak-kusuk dimana-mana ini," tutupnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT