News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikmatnya Momoh, Baceman Daging Jeroan Sapi Khas Kendal

Nama momoh itu muncul justru karena awalnya pada nggak mau makan hidangan tersebut, orang-orang bilang "emoh-emoh" saat ditawari.
Sabtu, 18 Desember 2021 - 10:00 WIB
Farchat Baru Selesai Mengolah Daging dan Jeroan menjadi Momoh
Sumber :
  • Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Ada banyak olahan daging yang khas di berbagai daerah. Ada rendang dari Padang, sei sapi dari Kupang, coto dari Makassar, atau empal gentong dari Cirebon. Kendal pun tak mau ketinggalan.

Olahan daging yang satu ini tak kalah lezat. Namanya Momoh. Ini makanan khas dari Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Bahan utamanya daging sapi, mulai dari daging hingga jeroan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pedagang kuliner momoh yang legendaris adalah Farchat. Ia membuka warung momoh di dekat Pasar Pagi Kaliwungu, persis di jalur pantura yang menghubungkan Semarang-Kendal arah Jakarta. Menurut Farchat, nama momoh itu muncul justru karena awalnya pada nggak mau makan hidangan tersebut.

"Kan bahannya daging dan jeroan sapi yang dicampur jadi satu dan dikasih bumbu. Tapi lantaran jeroan itu baunya memang agak gimana, maka waktu itu pada nggak mau. Mungkin belum biasa. Nah, orang sini kalau nggak mau itu bilangnya emoh-emoh. Maka lama-lama makanan ini disebut momoh," cerita Farchat.

Tapi kemudian, lanjut Farchat, setelah terbiasa malah terasa enaknya dan pada ketagihan, dan menjadi salah satu makanan khas Kaliwungu.

Pada awalnya dulu, momoh ini dibuat dari daging kerbau. Tapi setelah daging kerbau sulit didapat, maka diganti dengan daging sapi. Untuk memasaknya butuh waktu lama hingga lima jam. Itu karena jeroan sapi yang sangat alot atau liat. Dengan merebus lama maka jeroan akan empuk dan enak dimakan.

"Kalau alot kan digigitnya 'mendal', Mas. Maka harus direbus lama kalau perlu pakai panci press," ungkapnya.

Momoh ini dimasak dengan bumbu gurih manis. Gampangnya dibacem gitu, tapi dengan bahan rempah yang lebih banyak. Seperti laos, serai, ketumbar, kunyit, daun salam, dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rempah itu untuk meredam aroma tajam jeroan sekaligus memperkuat rasa," katanya.

Karena Farchat membuka warung pagi hari, maka ia harus memasak sejak dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ia sendiri yang menyiapkan bahan jeroan seperti babat, iso, limpa, hati, jantung, koyor, serta bagian daging yang keras.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pilot Dhony Ungkap Detik-detik Pesawat yang Dibawanya Jatuh dan Terbakar Hebat di Blora

Pilot Dhony Ungkap Detik-detik Pesawat yang Dibawanya Jatuh dan Terbakar Hebat di Blora

Diketahui, pesawat tersebut diawaki dua orang yakni pilot bernama Dhony Vasmin A asal Surabaya dan kopilot bernama Ignatius Andreas asal Tangerang. Ini katanya.
Pundit Senior Ini Bocorkan Peta Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pundit Senior Ini Bocorkan Peta Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia dinilai memiliki peta kekuatan skuad yang jauh berada di atas rata-rata negara Asia Tenggara jelang berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Bung
Media Vietnam Merinding Tahu Deretan Bintang Eropa Timnas Indonesia, Soha: Calon Kuat Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Media Vietnam Merinding Tahu Deretan Bintang Eropa Timnas Indonesia, Soha: Calon Kuat Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Media Vietnam Soha memberikan sorotan tajam terhadap kedalaman skuad Timnas Indonesia yang bakal turun dengan kekuatan penuh di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Hal -
Erupsi Anak Krakatau, Menteri LH Turunkan Tim Pantau Kualitas Udara dan Air Laut

Erupsi Anak Krakatau, Menteri LH Turunkan Tim Pantau Kualitas Udara dan Air Laut

Menteri LH Jumhur Hidayat menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau kualitas udara dan air laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
6 Langkah Penting Antisipasi Abu Vulkanik Krakatau

6 Langkah Penting Antisipasi Abu Vulkanik Krakatau

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerbitkan sejumlah imbauan penting kepada seluruh masyarakat menyusul erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau yang
Erupsi Krakatau 1883 Mampu Ubah Warna Bulan Jadi Biru hingga Kekuatan Ledakan Setara 200 Megaton Bom

Erupsi Krakatau 1883 Mampu Ubah Warna Bulan Jadi Biru hingga Kekuatan Ledakan Setara 200 Megaton Bom

enomena alam dahsyat yang pernah terjadi di Selat Sunda, Indonesia, sempat mengguncang peradaban dunia pada Agustus 1883 silam. Erupsi Gunung Krakatau kala itu

Trending

Awalnya Gagal Menyalip, Pemotor Cekik Pengendara Mobil di Jaksel hingga Viral, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Awalnya Gagal Menyalip, Pemotor Cekik Pengendara Mobil di Jaksel hingga Viral, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Video pemotor mencekik pengendara mobil di Jaksel viral di media sosial. Polisi menangkap pria berinisial O setelah ditelusuri dari rekaman dan keteranga
Diabadikan dalam Al Quran, Doa Ajaran Nabi Ibrahim Wajib Dibaca Orang Tua Agar Mendapat Anak yang Saleh

Diabadikan dalam Al Quran, Doa Ajaran Nabi Ibrahim Wajib Dibaca Orang Tua Agar Mendapat Anak yang Saleh

Salah satu teladan doa terbaik dapat merujuk pada permohonan Nabi Ibrahim AS yang diabadikan dalam Al-Qur'an. Beliau memohon agar diberikan anak yang saleh
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengancam keselamatan jiwa warga yang bermukim di kawasan pesisir Kabupaten Serang, Banten.
Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Cabang Merak dan Bakauheni melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta-Bogor, Warga Tunda Olahraga Outdoor Pagi Ini

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta-Bogor, Warga Tunda Olahraga Outdoor Pagi Ini

Gunung api Anak Krakatau erupsi sejak Jumat (4/9/2026) Malam mengeluarkan abu vulkanik hingga wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Warga menunda olahraga outdoor
Teriakan Histeris Menggema di Tambang Lawang Tua, 3 Penambang Tak Tertolong

Teriakan Histeris Menggema di Tambang Lawang Tua, 3 Penambang Tak Tertolong

Tiga penambang tewas dan enam lainnya terluka setelah tebing tambang emas rakyat Lawang Tua, Sumbawa, runtuh. Polisi menutup lokasi dan menyelidiki kejadian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT