GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Wanita Cantik Asal Sukabumi setelah Datang Berobat ke Gus Samsudin, Sakitnya Tidak Sembuh, tapi Malah Disuruh...

Berikut pengakuan wanita cantik asal Sukabumi atau mantan pasien usai berobat ke padepokan Gus Samsudin di Blitar, sakitnya tidak sembuh tapi malah disuruh...
Rabu, 6 Maret 2024 - 21:45 WIB
Balena, wanita cantik asal Sukabumi mantan pasien Gus Samsudin.
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Video Informasi

tvOnenews.com - Satu per satu mantan pasien Gus Samsudin mulai mengungkap kejanggalan selama berobat di Padepokan Nur Dzat Sejati, Blitar.

Gus Samsudin merupakan orang yang terkenal memiliki kesaktian hingga bisa menyembuhkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh hal gaib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unjuk kesaktiannya tersebut kerap dijadikan konten di YouTube sehingga banyak orang yang percaya, dan datang langsung ke padepokannya.


Potret wanita cantik asal Sukabumi mantan pasien Gus Samsudin. Sumber: Dok.Ist

Tak tanggung, pasien Gus Samsudin pernah mencapai ratusan orang dalam sehari, yang berasal dari berbagai daerah, bahkan ada dari luar negeri.

Namun, praktik pengobatan yang dilakukan oleh Gus Samsudin tersebut dituding palsu dan Samsudin hanyalah seorang penipu berkedok agama.

Namanya menjadi viral usai trik pengobatannya tersebut dibongkar oleh Marcel Radhival atau yang biasa dikenal dengan Pesulap Merah.

Marcel mengaku membongkar trik-trik tersebut untuk mengedukasi masyarakat agar tidak sampai tertipu oleh dukun berkedok agama.

Terlebih, sampai mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.

Usai perseteruan dengan Pesulap Merah, timbul pro dan kontra di masyarakat, di mana banyak orang yang setuju dengan statement Marcel, namun sebagiannya masih percaya bahwa Samsudin merupakan orang yang memiliki kesaktian.

Tak hanya Marcel, mantan pasien Gus Samsudin mulai banyak yang speak up tentang pengalamannya ketika berobat ke Gus Samsudin.

Salah satu pengakuan berasal dari Balena, wanita cantik yang juga merupakan seorang selebgram dan TikTokers terkenal.

Menurut pengakuannya, Balena sengaja mendatangi padepokan Gus Samsudin di Blitar untuk melakukan pengobatan spiritual akibat sakit yang diduga akibat terkena guna-guna.

Balena merupakan wanita cantik kelahiran 27 Mei 1987 di Sukabumi, Jawa Barat.

Gejala yang dirasakan Balena yaitu badannya terasa gatal-gatal. Ia sudah berobat ke dokter tapi tak kunjung sembuh. 

"Badan aku gatel semua, nah akhirnya aku ke rumah sakit dong. Di rumah sakit dikasih obat alergi, obat gatel, dokter pikir aku alergi. Sudah minum obat tapi tidak sembuh-sembuh," kata Balena.

Kemudian Balena menelepon orang tuanya yang berada di Lampung. Kemudian ia dan orang tuanya datang berobat ke padepokan Gus Samsudin.

Menurut penuturannya, informasi padepokan Gus Samsudin tersebut diketahui ibunya dari YouTube.

Orang tua Balena membawa anaknya ke Gus Samsudin karena mengira sakit yang diderita anaknya adalah penyakit non medis.

"Akhirnya aku telfon mama papa aku di Lampung, Sukabumi. Karena mereka panik, khawatir, akhirnya ibuku datang ke Jakarta," ujar Balena.

Ketika sampai di padepokan Gus Samsudin, ia dijelaskan dengan penyakit-penyakit yang dideritanya dan ditawarkan untuk melakukan pengobatan alternatif.

Awalnya Balena ditawari untuk melakukan pengobatan tiga paket dan disuruh membayar Rp20 juta.

"Dikasih tiga paket. Awalnya dimintain tarif seharga 20 juta. Papa aku kaget, pengobatan apa mahal banget 20 juta," ujar Balena.

Setelah tidak setuju dengan harganya, kemudian pihak Gus Samsudin menurunkan harga menjadi Rp15 juta. 

Karena orang tua Balena masih keberatan, akhirnya mereka ditawari pengobatan seharga 5 juta.

"Adanya paket 15 juta. (kemudian) Ada yang di bawah itu harganya 5 juta. Saya yang 5 juta saja," kata Balena.

Menurut video yang diunggah Gus Samsudin, pengobatan Balena dimulai dengan bacaan lafadz Allah, bacaan ruqyah, dan lain-lain.

Kemudian ibu Balena diminta untuk meraba kepala anaknya hingga keluar sebuah keris kecil dari rambut Balena.

Tak hanya itu, kepala Balena juga keluar asap ketika Gus Samsudin mengusap-usap kepalanya menggunakan air dari sebuah baskom.

Setelah itu, Gus Samsudin juga melakukan pengobatan dengan cara menyentuh bagian perut Balena menggunakan jempolnya.

Balena mengaku ketika proses tersebut ia merasakan sangat panas di kulitnya. Dan pantas saja, kulit perutnya hangus dan melepuh seperti terkena benda panas. 

"Sampai di rumah itu perut aku hangus, sampai berair," ujarnya.

Balena kemudian menyadari bahwa pada bajunya terdapat noda cap jempol dan seperti ada minyak di pakaiannya tersebut.

Usai trik-trik Gus Samsudin terbongkar, diduga saat itu Samsudin menggunakan sebuah minyak yang bisa menyebabkan panas.

Balena juga mengaku membeli minyak panas tersebut di toko online untuk membuktikan apakah rasa panasnya sama atau tidak. 

Tak hanya itu, Balena juga mengaku diberi sebuah amalan atau kegiatan yang dilakukan. Di antaranya mandi tengah malam selama tujuh hari hingga wiritan.

Ia juga mengaku sakit atau masuk angin setelah melakukan mandi tengah malam seperti yang dianjurkan Gus Samsudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ketiga (mandi malam) itu nggak enak badan. Hari kelima drop, sakit gara-gara masuk angin," kata Balena.

Itulah pengakuan wanita cantik asal Sukabumi setelah berobat ke Gus Samsudin. (Gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT