GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gule Bustaman Khas Semarang, Tanpa Santan Tapi Gurihnya Jangan Ditanya

Ciri khas dari gule Kampung Bustaman, Semarang, Jawa Tengah adalah isiannya yang sebagian besar memakai kepala dan kaki kambing, jeroan, dan sebagian daging.
Selasa, 28 Desember 2021 - 09:46 WIB
Gule Bustaman Khas Semarang
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Kampung Bustaman ini kalau kata orang Semarang, posisinya "nyempil" di tengah kawasan perdagangan yang dihuni multi ras di Jalan MT. Haryono Semarang. Ada pedagang keturunan Arab, Cina, Koja, dan tentu saja Jawa. Gang masuk kampung hanya dua meteran. Jadi hanya bisa dilewati pejalan kaki maupun sepeda motor.

Kemudian pada sekitar tahun 1950an, datang seorang pedagang gule asal Kudus ke pemukiman ini. Ia membawa racikan baru yaitu gule tanpa santan. Ia menggantinya dengan kelapa parut yang disangrai hingga mengeluarkan minyak. Nah, bumbu khusus yang orang sini menyebutnya srundeng tersebut, menghasilkan kuah gule yang jauh lebih gurih dan baunya harum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Parutan kelapa disangai sampai berminyak inilah yang bikin beda dan menjadi ciri khas gule Bustaman," kata Makruf, penjual gule saat ditemui di dapurnya di Kampung Bustaman Semarang, Senin (27/12).

Ciri khas lainnya dari gule Kampung Bustaman adalah isiannya yang sebagian besar memakai kepala dan kaki kambing, jeroan, dan sebagian daging. Sementara daging bersih tanpa lemak dipakai untuk sate.

Makruf menceritakan, hal-hal yang berbau kambing sudah sangat akrab bagi warga Kampung Bustaman. Dari pedagang kambing hidup, pengelola rumah potong, penjual daging, peracik kuliner serba kambing, bahkan warga di sini juga sangat ahli membersihkan kaki dan kepala kambing yang bagi banyak orang sangat merepotkan itu.

"Kalau rumah pemotongan itu yang mengawali warga keturunan Arab. Lalu berbaur dan menghasilkan cabang usaha perkambingan yang lain sampai sekarang," ungkapnya.

Kunci gule kambing khas Kampung Bustaman selain bumbu srundeng adalah bagaimana membuat kepala dan kaki kambing yang dikenal alot dan liat itu menjadi empuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di sini orang sudah mulai masak sejak jam dua dini hari. Biasanya yang jam segitu adalah mereka yang buka warung sekitar jam tujuh. Kalau saya buka siang jadi masaknya mulai jam enam. Paling lama itu ya merebus kepala kambing dan lain-lain sampai empat jam," jelas Makruf.

Gule bustaman ini juga kaya dengan bumbu rempah, sehingga bisa menetralisir aroma "prengus" kambing.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT