News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Hercules Jadi Preman Paling Ditakuti, Ternyata Pernah dapat Tugas Negara dari Kopassus dan Dekat dengan Sosok…

Pria yang kerap disapa Hercules dikenal sebagai mantan preman legendaris yang paling ditakuti dan bernyali besar. Ternyata pernah mendapat tugas dari Kopassus
Jumat, 10 Mei 2024 - 11:32 WIB
Hercules atau Rosario de Marshall
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pria yang bernama Rosario de Marshall atau yang kerap disapa Hercules dikenal sebagai sosok mantan preman legendaris yang paling ditakuti dan bernyali besar.

Hercules kerap berurusan dengan hukum karena identik dengan kasus kriminal ketika dirinya masih menjadi seorang preman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Hercules pernah membangun sebuah dinasti preman di wilayah Tanah Abang dan memiliki banyak lawan sebelum dirinya bertaubat.

Meski begitu, ternyata Hercules pernah diberi tugas khusus oleh Kopassus saat ia berada di Timor Timur yang kini menjadi Timor Leste.

Seperti apa kisah mantan preman legendaris, Hercules saat ia mendapat tugas oleh Kopassus? Simak informasinya berikut ini.


Hercules. (Twitter)

Sebelumnya, Hercules mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali. Meski begitu, hingga kini dirinya masih sehat, bahkan mendapat julukan sebagai sosok yang tidak bisa mati.

Sebelum dirinya menguasai wilayah Tanah Abang, Hercules banyak membantu TNI saat berada di Timor Timur.

Dilansir tvOnenews.com dari buku Kick Andy Kisah Inspiratif, Hercules mendapat tugas dari Kopassus sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) militer sebagai juru angkut logistik di Timor Timur.

"Di sana saya membantu segala-galanya, hingga memegang gudang logistik Kopassus," ungkap Hercules. 

Hercules pernah bergabung melakukan operasi tentara Indonesia untuk memperjuangkan wilayah Timor Timur, namun kini menjadi sebuah negara sendiri bernama Timor Leste.

Sebelum menjadi mendapatkan tugas dari Kopassus, Hercules hanya seorang yatim piatu yang kehilangan kedua orangtuanya saat pengeboman di wilayah Ainaro pada tahun 1978.

Bahkan, kala itu Hercules memulai hubungan kedekatannya dengan sosok Prabowo Subianto yang menjadi Kapten Kopassus di Timor Timur.

Kedatangannya ke Ibu Kota bukan tanpa alasan. Saat tugasnya mengirimkan logistik untuk tentara, Hercules mengalami insiden kecelakaan helikopter.

Sehingga Tangan kanan dan matanya terluka parah hingga harus dilarikan ke Jakarta untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.


Prabowo Subianto (Kiri) dan Hercules (Kanan) saat berada di Timor Timur. (Ist)

Merasa tidak tahan dalam perawatan di RSPAD, Hercules pun kabur dan hidup menjadi gelandangan hingga akhirnya terdampar di Tanah Abang. 

"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," ujar Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif. 

Kehidupan preman pun dimulai, awalnya banyak preman yang berani melawan Hercules, karena hal itulah dirinya selalu membawa golok panjang. 

"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," katanya.

"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," sambungnya.

Hercules secara terus terang mengaku sebagai seorang preman Tanah Abang. 

Malah saat menjadi bintang tamu pada acara Kick Andy Metro TV, Hercules mengaku bahwa menjadi preman lebih banyak suka daripada duka. 

"Menjadi preman sukanya lebih banyak daripada dukanya," tutur Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules juga mengaku bangga saat dirinya dibilang preman kejam dan tidak punya hati. 

"Supaya saya punya nama," tandasnya. (abs/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT