News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Orang Tersangka Masih Buron, Ustaz Adi Hidayat Ikut Beri Tanggapan Begini soal Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Menurutnya…

Kasus Vina Cirebon diketahui masih bergulir lantaran masih ada tiga orang yang belum tertangkap. Hal ini turut menjadi sorotan Ustaz Adi Hidayat. Seperti apa?
Minggu, 19 Mei 2024 - 18:25 WIB
Ustaz Adi Hidayat, Vina
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sepasang kekasih Vina dan Eky di Cirebon yang terjadi pada tahun 2016 silam kembali viral dan mulai diusut kembali oleh pihak kepolisian.

Pasalnya, 8 tahun berlalu, kasus ini kembali dibicarakan karena masih ada tiga pelaku lain yang masih belum ditangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas permasalahan ini, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikut turun tangan membantu pihak keluarga agar tiga pelaku yang masih buron dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tak hanya jadi sorotan publik, kasus Vina turut menjadi perhatian Ustaz Adi Hidayat.

Dalam video terbaru di kanal YouTube Adi Hidayat Official, sang Ustaz mengungkap pandangannya atas kasus yang tengah viral tersebut.

Mulanya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan perbuatan yang dinilai sebagai salah satu dosa yang amat besar di sisi Allah SWT adalah pembunuhan.

UAH mengatakan pembunuhan dikecam dalam Al Quran, bahkan termasuk di antara tujuh dosa besar.

“Bahkan pembunuhan ini selain dikecam dalam Al Quran, diberikan satu peringatan yang sangat tegas juga digolongkan oleh Nabi SAW satu di antara tujuh dosa besar yang membinasakan Assab'ul Mubiqat,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Artinya dosa ini memberikan satu pengaruh yang sangat buruk baik bagi kehidupan dunia pun dengan kehidupan akhirat,” sambungnya.

Dalam Al Quran surah Al-Isra ayat ke-33, dengan tegas Allah SWT memberikan satu larangan keras tentang dosa atau perbuatan seperti pembunuhan.

 تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّۗ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُوْمًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهٖ سُلْطٰنًا فَلَا يُسْرِفْ فِّى الْقَتْلِۗ اِنَّهٗ كَانَ مَنْصُوْرًا

Artinya: “Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang dibenarkan.

Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan,”

Menurut Ustaz Adi Hidayat, dalam surah An-Nisa ayat 93, apabila korban pembunuhan adalah orang beriman, maka pelakunya akan mendapat ancaman dari Allah SWT.

“Dan siapapun yang melakukan pembunuhan dengan korbannya adalah satu orang beriman, maka dia terancam dengan neraka jahanam,” ujar UAH.

“Dijamin kekal di dalamnya, dia mendapatkan murka Allah SWT dan dia dilaknat oleh Allah SWT, kemudian yang kelima dijanjikan oleh Allah siksa yang sangat berlipat,” imbuhnya.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan maksud dari ayat ini agar menjadi pengingat bagi seseorang agar tidak mudah bertindak merugikan.

“Bahwa setiap perbuatan yang buruk itu yang kadarnya bisa menghancurkan memutus berbagai harapan, tentu ancamannya pun sedemikian tinggi,” terang UAH.

Ustaz Adi Hidayat lantas membahas kasus Vina Cirebon yang saat ini tengah ramai jadi perbincangan.

Menurut UAH, ketiga pelaku yang saat ini masih belum tertangkap, sebaiknya menyerahkan diri ke polisi dan bertaubat

“Alangkah itu yang yang terbaik dilakukan untuk menyerahkan diri kemudian bertaubat. Dibandingkan dengan akan selalu diliputi dengan kegelisahan, penyesalan, kegelapan, tidak pernah tenang,” kata Ustaz Adi Hidayat.

UAH menyebut hidup dengan kegelisahan dan penuh ancaman hingga akhir hayat tentu tidak akan baik.

Lebih baik para pelaku meminta maaf kepada keluarga korban, dan kepada masyarakat atas perbuatannya.

“Setelah itu berusaha untuk membuka lembaran hidup yang baru, menunggu waktu kapan kita kembali kepada Allah dalam kebaikan. Semoga dengan itu Allah mengampuni kita seperti apa yang telah Allah janjikan dalam Firman-Nya,” ujar UAH.

Seseorang yang telah berbuat dosa dan ingin bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka jalan Allah akan terbuka lebar.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al Quran surah Az-Zumar ayat 53.

Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah.

Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Ustaz Adi Hidayat berpesan kepada keluarga pelaku agar tidak terus menutupi dan melindungi orang yang bersalah.

“Bagi siapapun yang hadir di sekitarnya akan lebih baik untuk bisa mendorong para pelaku untuk memperbaiki diri, alih-alih menutupi atau juga menyembunyikan, atau bahkan mengubah sesuatu yang tidak pada tempatnya,” pesan UAH. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes untuk Kesultanan Oman dan Republik Yaman

Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes untuk Kesultanan Oman dan Republik Yaman

Presiden RI, Prabowo Subianto, melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman dan Republik Yaman.
Sejumlah Pejabat Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi hingga Duta Besar di Istana Negara

Sejumlah Pejabat Hadiri Pelantikan Hakim Mahkamah Konstitusi hingga Duta Besar di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto akan melantik Hakim Mahkamah Konstitusi, Ombudsman hingga Duta Besar siang ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Resmi Dilantik Sebagai Hakim Konstitusi Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawano: Demi Allah Saya Bersumpah akan Penuhi Kewajiban

Resmi Dilantik Sebagai Hakim Konstitusi Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawano: Demi Allah Saya Bersumpah akan Penuhi Kewajiban

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pembacaan sumpah Liliek Prisbawono Adi sebagai hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (10/4/2026).
Preman Tanah Abang Pecahkan Mangkuk Tukang Bubur Gara-gara Tak Diberi Japrem, Polisi Ringkus Tiga Orang

Preman Tanah Abang Pecahkan Mangkuk Tukang Bubur Gara-gara Tak Diberi Japrem, Polisi Ringkus Tiga Orang

Sebuah video viral di media sosial perlihatkan aksi seorang pria diduga preman tengah menghancurkan mangkuk milik pedagang bubur akibat tak diberikan uang. 
Hari Pertama WFH, Pemkot Surabaya Terapkan Absen Tiga Kali dan Pengawasan Berbasis IT pada PNS

Hari Pertama WFH, Pemkot Surabaya Terapkan Absen Tiga Kali dan Pengawasan Berbasis IT pada PNS

Pemkot Surabaya juga menerapkan sanksi ringan hingga berat bagi pegawai yang melanggar aturan WFH.
Bertekuk Lutut Dihajar Jakarta Pertamina Enduro, Alessandro Lodi Akui Megawati Hangestri CS Bermain Lebih...

Bertekuk Lutut Dihajar Jakarta Pertamina Enduro, Alessandro Lodi Akui Megawati Hangestri CS Bermain Lebih...

Gresik Phonska Plus Indonesia, harus mengakhiri putaran pertama babak final four Proliga 2026 dengan menelan pil pahit saat berjumpa Jakarta Pertamina Enduro.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT