News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Linda Bisa Ungkap Kejahatan Pelaku yang Habisi Eki dan Vina Cirebon dengan Cara Kesurupan Arwah? Akhirnya Terungkap dari Kacamata Metafisika, Sebenarnya...

Ahli Metafisika ungkap bagaimana Linda bisa cerita kejahatan pelaku yang habisi Eki dan Vina Cirebon dengan cara kesurupan arwah, begini kejadian sebenarnya...
Jumat, 24 Mei 2024 - 19:20 WIB
Ahli Metafisika ungkap alasan yang dialami Linda
Sumber :
  • Kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Belakangan kasus Vina Cirebon kembali menjadi perbincangan publik usai diangkat menjadi film layar lebar.

Vina, gadis 16 tahun menjadi korban kekejian geng motor di Cirebon bersama dengan kekasihnya, Eki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah hadirnya sosok Linda, sahabat Vina yang diduga kerasukan arwah Vina dan mengungkap kejadian sebenarnya.

ahli metafisika
Ahli metafisika ungkap kejadian yang dialami Linda. Sumber: YouTube tvOnenews

Bahkan Linda yang diduga kerasukan arwah Vina menyebut para pelaku serta kronologi kejadian secara detail dan bagaimana kekejian para pelaku menghabisi nyawa korban.

Setelah itulah, polisi berhasil mengungkap peristiwa sebenarnya dan berhasil menangkap 8 dari 11 tersangka pada tahun 2016 silam.

Diangkatnya kasus Vina menjadi sebuah film atas persetujuan dari keluarga korban, termasuk penyebutan nama Linda.

Menurut sutradara film Vina: Sebelum 7 Hari, Linda telah memberikan persetujuan namanya dipakai dalam film melalui keluarga Vina.

Di tengah polemik panas yang menyertai keviralan kasus ini, muncul pula beberapa pihak yang mempertanyakan siapa sosok Linda dan bagaimana kejadian 'kesurupan' itu bisa terjadi.

Pasalnya, secara logis, tidak akan bisa seseorang menceritakan secara detail kronologi sebuah peristiwa jika tidak melihat secara langsung.

Kejadian 'kesurupan' yang dialami oleh Linda dijelaskan oleh seorang Ahli Metafisika.

Sunarto, Ahli Metafisika menjelaskan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi pada Linda.

Menurut Sunarto, Linda bisa mengalami kejadian tersebut karena berteman akrab dengan Vina dan memiliki hubungan emosional yang tinggi dengan Vina.

"Jadi, penjelasannya si Linda ini pasti berteman akrab dengan si Vina. Ketika orang berteman akrab, ada hubungan emosional. Ada empati yang tinggi. Termasuk sigma empatik," ujar Sunarto dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne.

"Dalam sigma empatik itu si Linda ini mampu menyerap apa yang dipikirkan dan dilakukan oleh Vina, terutama dalam kondisi sakaratul maut," lanjutnya.

Sunarto menjelaskan, informasi batin Vina terekam oleh alam semesta sehingga ketika ada sinergi antara Linda dan Vina, Linda bisa menyerap informasi tersebut dan dalam kondisi trans bisa mengucapkannya dalam kata-kata.

"Ketika dalam kondisi sakaratul maut, si Vina itu ada ketakukan, kekhawatiran, dia menjerit dan sebagainya dalam batin ini direkam oleh alam semesta," kata Sunarto.

"Ketika terjadi sinergi antara Linda dan Vina ada hubungan, dia menyerap informasi itu, sehingga diucapkan dalam kata-kata," tambahnya.

Sunarto menambahkan, meskipun Linda tidak berada di lokasi pada saat kejadian, namun energi yang ada sudah terekam oleh semesta sehingga bisa diserap oleh Linda.

"Walaupun tidak ada di lokasi, energi yang ada di semesta itu tidak terpengaruh oleh ruang dan waktu, dia mampu menyerap," ucap Sunarto.

"Dalam kondisi trans, Linda antara sadar dan pikiran bawah sadar. Ketika dia diwawancarai, ada kontak antara pikiran sadar dan tidak sadar, ada yang dikatakan kepekaan batin," sambungnya.

Sedangkan untuk suara Linda yang saat 'kerasukan' disebut-sebut sangat mirip dengan suara Vina, Sunarto menjelaskan bahwa sebelumnya Linda sudah merekam suara sahabatnya itu di dalam memorinya.

"Kalau suara, pasti si Linda itu pernah mendengar suara-suaranya Vina," kata Sunarto.

"Volume, nada, suara dan sebagainya terekam dalam otak di memorinya Linda. Ketika terekam ini, dia mampu mengucapkannya tanpa kendali. Sulit untuk mengendalikan diri. Karena pada saat itu ada kekhawatiran, 'kayak apa ya Vina itu teman saya' dalam kondisi trans (melamun), maka terucaplah seperti itu," sambungnya.

Sunarto menjelaskan, apa yang jadi pikiran dan ucapan kita akan direkam dengan yang disebut akashic records, sehingga orang mampu menyerapnya.

Selain itu, ada yang disebut Soul Intelligence atau dalam bidang psikologi dikatakan ESP (extra sensory perception).

Di dalam extra sensory perception itulah yang diserap di luar panca indera, jadi bisa diserap dan dikeluarkan melalui ucapan.

"Informasi yang ada di luar itu diserap, di mana kita pernah merasakan kehadiran seseorang. Apabila kita punya rasa bersalah kepada orang tua secara batin, itu seakan-akan orang tua itu muncul di hadapan kita," ucap Sunarto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seakan-akan si Vina itu muncul di hadapan Linda, sehingga Vina bisa mengucapkan itu karena adanya hubungan emosiona," tambahnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 11 April menjadi laga perdana putaran kedua Proliga 2026 dimulai dengan dua laga di sektor putri dan putra.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT