LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Nathanael Sumampouw
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube tvOneNews

Misteri CCTV Kasus Vina Cirebon Akhirnya Terungkap, Simak Penjelasan Analisis Psikolog Forensik dan Kuasa Hukum VinaIni

Misteri rekaman CCTV yang menjadi bagian dari kasus kematian Vina Cirebon kembali mencuat di media sosial. Nathanael menjelaskan bahwa ada fenomena psiko...

Senin, 3 Juni 2024 - 15:16 WIB

tvOnenews.com - Rekaman CCTV yang menjadi bagian dari kasus kematian Vina Cirebon kembali mencuat di media sosial, memicu banyak pertanyaan tentang mengapa bukti tersebut tidak dihadirkan dalam persidangan.

Dalam diskusi di program Apa Kabar Indonesia Pagi, psikolog forensik Nathanael Sumampouw memberikan analisis mendalam mengenai hal ini.

Latar Belakang Penggunaan CCTV dalam Penyidikan Vina Cirebon


Psikolog forensik Nathanael Sumampouw. Sumber: Tangkapan Layar YouTube tvOneNews

Menurut Nathanael, rekaman CCTV sangat krusial dalam investigasi karena dapat mendekati gambaran kejadian sebenarnya yang tidak bisa dihadiri oleh penyidik atau masyarakat umum.

Baca Juga :

“CCTV memberikan kita kemampuan untuk melihat kembali masa lalu yang tidak bisa kita saksikan secara langsung,” ujarnya.

Namun, ia menekankan tantangan dalam menguji rekaman tersebut sebagai bukti. “Dalam setiap penyidikan, ada tekanan untuk mengungkap kebenaran, dan ini bisa menyebabkan penyidik hanya fokus pada bukti yang mendukung satu skenario tertentu,” kata Nathanael.

Selective Attention dalam Penyidikan Vina Cirebon

Nathanael menjelaskan bahwa ada fenomena psikologis yang disebut selective attention, di mana penyidik mungkin tanpa sadar mengabaikan bukti yang tidak sesuai dengan skenario yang mereka bangun. Hal ini bisa terjadi akibat tekanan publik atau keinginan untuk menutup kasus dengan cepat.

Ia juga menambahkan pentingnya pendekatan yang terbuka dan kritis dalam penyidikan. “Penyidik harus bekerja dengan minimal dua skenario yang terus-menerus diuji, dan keterbukaan terhadap semua bukti sangat penting,” tambahnya.

Pernyataan Kuasa Hukum Vina Cirebon


Putri Maya Rumanti. Sumber: Tangkapan Layar YouTube tvOneNews

Putri Maya Rumanti, kuasa hukum Vina, mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada konfirmasi mengenai keaslian rekaman CCTV yang beredar terkait kasus Vina Cirebon.

“Kami belum mendapatkan update resmi dari pihak kepolisian apakah rekaman CCTV yang beredar saat ini adalah rekaman yang sama yang dibutuhkan di tahun 2016,” kata Putri.

Putri juga menambahkan bahwa ada seseorang yang mengirimkan tangkapan layar CCTV melalui email, tetapi rekaman tersebut tidak jelas dan sulit untuk diidentifikasi.

“Kami sudah mencoba mengirimkan rekaman ini kepada penyidik untuk diteliti lebih lanjut,” ujarnya.

Tantangan dalam Pembuktian CCTV Vina Cirebon 


Komjen Pol (Purn) Susno Duadji. Sumber: Tangkapan Layar YouTube tvOneNews

Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menjelaskan bahwa untuk menjadikan rekaman CCTV sebagai bukti yang sah dalam kasus Vina Cirebon, banyak aspek yang harus diperiksa.

“Polisi harus melihat apakah ada tanggal kejadian, lokasi yang sesuai, dan apakah gambar tersebut mencerminkan kejadian yang sebenarnya,” jelas Susno.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun rekaman tersebut bisa digunakan sebagai petunjuk, namun tanpa metadata lengkap dan fisik video yang utuh, sulit untuk menjadikannya alat bukti yang kuat di pengadilan.

Kasus Vina di Cirebon menyoroti kompleksitas dalam penggunaan rekaman CCTV sebagai bukti dalam penyidikan kriminal.

Analisis dari psikolog forensik Nathanael Sumampouw dan pernyataan dari pihak kuasa hukum serta kepolisian menegaskan bahwa proses verifikasi dan investigasi masih panjang.

Apapun hasil akhirnya, yang terpenting adalah memastikan bahwa kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan. (anf)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan keadilan Restoratif kini dikaji Kemenkumham dan Kejaksaan Agung. Tentu, hal ini menuai pertanyaan publik. Ternyata, kajian itu adanya atas potensi
Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Danau Toba tepatnya lereng gunung objek wisata Sipiso Piso Tongging, Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten
Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemerintah Pusat memberikan penghargaan ke Pemkab Klungkung, Bali karena berhasil dalam pengendalian Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi inflasi.
Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta harumkan Indonesia usai dapat penghargaan SAG Award (The Esri Special Achievement in GIS) 2024 di San Diego, Amerika Serikat.
Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Ketua Umum Inkoppas (Induk Koperasi Pedagang Pasar), Yudianto Tri mendorong agar koperasi-koperasi pasar dapat mengelola aset bisnis yang ada di kawasan pasar.
Keberadaannya Dicari Publik, Iptu Rudiana Dapat Peringatan dari Wanita Indigo, Chaca Caroline: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Keberadaannya Dicari Publik, Iptu Rudiana Dapat Peringatan dari Wanita Indigo, Chaca Caroline: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Keberadaannya dicari publik, Iptu Rudiana dapat peringatan dari wanita indigo bernama Chaca Caroline, katanya: Bapak di awal emang enak, tapi...
Trending
Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana telah dilaporkan atas keterlibatannya di kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi menantang Bareskrim buka bukti-bukti untuk kejelasan kasus. Seperti apa?
Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam menyebut kemenangan gemilang Timnas Indonesia U-19 atas Filipina dengan skor 4-0 hanya kebetulan dan banyak diuntungkan.
Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Salah satu tim psikolog yang memeriksa kejiwaan Pegi Setiawan, Nurafni membeberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri, Rabu (17/7/2024), wanita indigo ini beri clue soal Ayah Eky, katanya: Bapak di awal emang enak, tapi...
Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Di Hadapan media Belanda, Nathan Tjoe A On pemain Timnas Indonesia menceritakan bagaimana harapannya saat bergabung dengan Swansea City. Media Inggris pun mem-
Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membela Arkhan Kaka yang dikritik habis-habisan setelah tampil tak memuaskan di pertandingan melawan Filipina.
Pamer Banyak Pemain Keturunan, Tangan Dingin Indra Sjafri Justru Taklukan Filipina dengan Hanya 3 Pemain Abroad di Timnas Indonesia U-19

Pamer Banyak Pemain Keturunan, Tangan Dingin Indra Sjafri Justru Taklukan Filipina dengan Hanya 3 Pemain Abroad di Timnas Indonesia U-19

Timnas Indonesia U-19 tampil menjanjikan di laga pembuka Piala AFF U-19 dengan mempermalukan Filipina U-19 6-0. 
Selengkapnya