News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Murka ke Rhoma Irama Perkara Nasab, Gus Baha Beri Tanggapan ini soal Keturunan Rasulullah SAW

Habib Bahar bin Smith murka ke Rhoma Irama perihal nasabnya, Gus Baha pernah memberi penjelasan perihal keturunan Rasulullah SAW, seperti apa penjelasannya?
Kamis, 20 Juni 2024 - 21:40 WIB
Habib Bahar bin Smith, Gus Baha
Sumber :
  • YouTube

“Apa yang kamu bawa pulang setelah menziarahi makam Nabi SAW?” Wahai hamba yang paling mulia dari semua umat manusia, apa yang akan kami jawab?”

Katakanlah: “Kami datang kembali dengan membawa segala kebaikan, Dan telah bertemu dari generasi yang lalu dan yang sekarang.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Gus Baha menjelaskan, bahwa asal-usul seseorang disebut Habib karena dua sebab.

“Ada karena batas syarifah, ada sisi kemuliaan gen Nabi, itu para habaib,” tentang Gus Baha.

Kemudian ada nasab yang karena sebab, melalui ilmu atau mewarisi teladan dan sunnah Rasulullah SAW. 

“Terus ada nasab yang karena sebab kaya ilmu, kaya niru sunnah Rasulullah,” sambungnya.

Nasab yang ada karena sebab ini, tentu jumlahnya lebih banyak dan lebih besar dibandingkan dengan jalur nasab gen atau dzat karena kebanyakan orang tidak mewarisi gen habaib.

Meski begitu, orang-orang yang tidak bernasab ini bisa meniru Rasulullah SAW dengan perantara ilmu dan perilaku yang baik.

Gus Baha lalu mengutip sebuah hadis, yang berbunyi,

“Semua sebab dan nasab akan terputus pada hari Kiamat kecuali sebabku dan nasabku.”

Maka dari itu bisa disimpulkan bahwasanya untuk menyambung nasab Nabi Muhammad SAW, bisa melalui dua jalur, yaitu gen atau lewat meneladani keilmuan dan perilaku Nabi Muhammad SAW.

Disisi lain, Gus Baha pernah membahas soal fatwa seorang kyai yang tidak mengizinkan santrinya datang ke seorang pedangdut yang memberi tausiyah.

"Suatu saat ada penyanyi dangdut top terkenal di Indonesia. Ada kyai, 'kalau kamu datangi dia pas main dangdut, pasti saya beri izin. Tapi kalau datangi dia pas pengajian, kamu tak larang'," ungkap Gus Baha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gus Baha, jika seorang penyanyi tak pernah ngaji, namun berbicara soal agama itu berbahaya. 

"Kalau seorang penyanyi tak pernah ngaji, kemudian ngomong agama itu potensinya sesat dan menyesatkan. Tapi kalau dia sedang nyanyi dangdut, (ya tidak apa-apa)," pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

DPR RI kritik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap gelontorkan insentif kepada ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak beroperasi.
Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Dalam video wawancara, mendiang ayah Ahmad Dhani menuturkan bagaimana sikap dan sifat Mulan Jameela yang saat itu masih dikenal dengan nama panggung Wulan Kwok.
Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Ambisi besar Pemerintah Indonesia untuk memiliki fasilitas hunian mandiri bagi para jamaah haji di Arab Saudi mulai memasuki babak baru. 
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT