GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Tristan Alif Naufal? Bocah Ajaib yang Pernah Dipuji Pep Guardiola hingga Dijuluki Lionel Messi Indonesia, Kondisinya Kini...

Sempat dipuji oleh eks pelatih Barcelona hingga dijuluki 'Lionel Messi Indonesia', bocah ajaib Tristan Alif Naufal justru meredup ketika memasuki level senior.
Minggu, 23 Juni 2024 - 19:54 WIB
Tristan Alif Naufal
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Sebagian besar penggemar sepak bola tanah air pasti masih ingat dengan sosok bocah ajaib bernama Tristan Alif Naufal.

Pada tahun 2007 silam, Tristan Alif Naufal pernah menunjukkan skill olah bola yang luar biasa hingga dipuji Pep Guardiola dan dijuluki Lionel Messi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelah lebih dari satu dekade berlalu, kabar Tristan Alif Naufal yang dahulu digadang-gadang sebagai pemain masa depan Timnas Indonesia justru menghilang.

Lantas, bagaimana kabar Tristan Alif Naufal sekarang?

Tristan Alif Naufal sempat viral di media sosial YouTube setelah sang paman mengunggah skill individu keponakannya yang baru berusia tiga tahun itu pada 2007.

Bahkan berselang lima tahun kemudian, aksi Tristan Alif Naufal disaksikan langsung oleh pelatih Barcelona saat itu yakni Pep Guardiola.

Pelatih yang kini menjadi nahkoda Man City tersebut sampai merekomendasikan Tristan Alif Naufal untuk menimba ilmu di akademi sepak bola Barcelona, La Masia.

tvonenews

Menurut Pep Guardiola, Tristan Alif Naufal bisa saja menjadi 'Lionel Messi Indonesia ' apabila mendapatkan pelatihan dan pengembangan skill di La Masia.

Akan tetapi, ketika hendak berangkat ke Spanyol, Tristan Alif Naufal justru menemui kendala administrasi sampai akhirnya dia urung bergabung ke Barcelona.

Meski gagal gabung ke La Masia, namun tawaran dari Eropa tak berhenti menghampiri Tristan Alif Naufal hingga dirinya sempat menimba ilmu di akademi Ajax dan Feyenoord pada 2013.

Di Belanda, Tristan Alif Naufal mendapat pola latihan ala Eropa seperti 'Coerver Method' sampai dianugerahi gelar pemain terbaik dengan mengalahkan anak-anak yang lebih tua darinya.

Selama di Belanda, tercatat Tristan Alif Naufal mendapat penghargaan MVP di Ajax International Cup 2014, Best Player 1v1 Category, dan Coerver Netherland Master Skillz 2014.

Meski demikian, kabar Tristan Alif Naufal sempat tidak terdengar lagi setelah menghabiskan waktunya menggali ilmu sepak bola di Belanda.

Kabar terbaru Tristan Alif Naufal 

Bima Sakti sewaktu mempersiapkan skuad Timnas Indonesia U16 pernah memberi kesempatan bagi Tristan Alif Naufal untuk mengikuti seleksi pada 2020.

Ketika itu, Tristan Alif Naufal dikabarkan rela melepas tawaran trial dari sejumlah klub Eropa demi mewujudkan mimpinya yakni bergabung dengan Timnas Indonesia U16.

Tapi cukup disayangkan, Tristan Alif Naufal tak terpilih di Timnas Indonesia U16 dan setelah itu ia dikabarkan gabung ke SSB ASIOP.

Tristan Alif Naufal (Source: Viva)

Di lain sisi, Tristan Alif Naufal masih rutin membagikan aksi individunya di media sosial dan mendapat banyak komentar dari netizen Timnas Indonesia.

Mereka banyak yang menyayangkan kalau Tristan Alif Naufal gagal menembus Timnas Indonesia karena sebelumnya dikenal punya skill olah bola cukup bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Tristan Alif Naufal juga masih sering bermain sepak bola bertajuk 'fun football' bersama para selebriti kenamaan Indonesia dalam beberapa kesempatan. 

Kini, Tristan Alif Naufal dikabarkan pindah haluan dari sepak bola dan bergabung dengan salah satu tim futsal Indonesia yakni Halus FC. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT