News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denny Darko Si Ahli Tarot Ramalkan Kasus Vina Cirebon Masih Jauh dari Selesai: Akankah Pegi Setiawan Dibebaskan?

Denny Darko si ahli tarot lagi-lagi membagikan hasil ramalannya tentang kasus pembunuhan Vina Cirebon. Namun, hal yang sorot kali ini adalah Pegi Setiawan.
Senin, 1 Juli 2024 - 16:58 WIB
Denny Darko Si Ahli Tarot Ramalkan Kasus Vina Cirebon Masih Jauh dari Selesai: Akankah Pegi Setiawan Bebas?
Sumber :
  • kolase tvOnenews/ Tangkapan Layar YouTube: Denny Darko

tvOnenews.com - Dalam video terbarunya yang diunggah pada tanggal 30 Juni 2024 di kanal YouTube-nya, Denny Darko membahas secara mendalam tentang kasus pembunuhan yang melibatkan Vina dan Pegi Setiawan. 

Kasus Vina telah menarik perhatian publik, terutama setelah Denny Darko memberikan ramalannya tentang perkembangan kasus ini ke depannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kartu tarot, Darko mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar masa depan Pegi Setiawan, yang dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan ini.

Denny Darko Ramalakan Kasus Vina Masih Jauh dari Selesai
Denny Darko Ramalakan Kasus Vina Masih Jauh dari Selesai. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Denny Darko.

Vina, korban dari kasus yang mengguncang Cirebon, menjadi pusat perhatian ketika Denny Darko, seorang pesulap dan peramal terkenal, mengulas kasus ini di kanal YouTube-nya. 

Kasus Vina memang menyita perhatian publik, dan ramalan Darko memberikan perspektif baru tentang apa yang mungkin terjadi di masa mendatang. 

Dalam video tersebut, Denny Darko menggunakan kartu tarot untuk menggali lebih dalam mengenai kasus ini dan memberikan prediksi yang mengejutkan.

Dalam video tersebut, Denny Darko mengeluarkan kartu three of swords, yang secara simbolis sering diartikan sebagai tanda kesedihan, konflik, dan perpecahan. 

Menurut Denny, kartu ini menunjukkan bahwa kasus Vina masih jauh dari selesai dan akan banyak menghadapi rintangan. Dia juga menyebut bahwa meskipun berkas perkara (P21) telah berhasil dilengkapi, Pegi Setiawan tetap bisa menjadi tersangka dan dipidana jika terbukti bersalah.

Salah satu aspek menarik yang diulas Denny Darko adalah penundaan pengadilan yang terjadi minggu ini akibat ketidakhadiran pihak Polda Jawa Barat. 

Menurutnya, ketidakhadiran ini bukan tanpa alasan dan kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya bukti kuat yang dapat menjerat Pegi Setiawan. 

Darko menyebut bahwa jika polisi ingin memperbaiki citra mereka di mata publik, mereka sebaiknya membebaskan Pegi Setiawan. 

"Kalau mau memperbaiki citra Polri di depan netizen, bebasin Pegi! Itu langsung semua orang happy, langsung senang, dan kepolisian ini pasti akan dikasih bintang lima," ujar Denny dalam videonya. 

Dia menambahkan bahwa meskipun tindakan ini mungkin akan mengurangi kepercayaan terhadap polisi, kebahagiaan netizen karena pembebasan Pegi akan menutupi hal tersebut.

Denny Darko juga menekankan pentingnya proses peradilan yang adil dan transparan. Dia menjelaskan bahwa proses peradilan harus tetap dijalankan sesuai prosedur hukum yang berlaku. 

"Prosesnya itu nggak bisa terus tiba-tiba peradilan. Kalau saya kira memang harus ditunjukkan bukti kalau sudah tersangka. Ini disidangkan, ternyata disidang itu tidak berhasil, baru nanti ditentukan tidak bersalah," jelasnya.

Menurut Denny, saat ini pra-peradilan mungkin akan tertunda, namun sidang utama harus tetap berjalan untuk menegakkan keadilan. Dia juga menyoroti pentingnya bukti yang kuat dalam proses ini. 

"Kalau dipra-peradilan sekarang ya polisi di sini akan kesulitan karena bukti ini harus ditunjukkan terlebih dahulu," tambahnya.

Ramalannya ini memicu berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mendukung pendapat Denny agar Pegi Setiawan dibebaskan, sementara yang lain menekankan pentingnya keadilan bagi Vina. 

Perdebatan di dunia maya semakin memanas, dengan banyak yang menunggu perkembangan kasus ini.

Dalam video tersebut, Denny Darko juga menyinggung tentang sosok Pegi Setiawan yang rupanya lebih populer daripada Vina. 

Hal ini menambah kompleksitas kasus ini, karena perhatian publik lebih terfokus pada Pegi daripada korban sebenarnya. 

"Sebenarnya bukan kasus Vina tapi Pegi Setiawan yang rupanya lebih populer daripada Vina. Apa yang akan terjadi? Akankah sidang peradilannya akan terwujud? Betulkah dia akan bersalah atau seperti keinginan kalian semua, dibebaskan?" tanya Denny dalam videonya, mengajak para penonton untuk berpikir lebih dalam tentang kasus ini.

Denny Darko juga mengungkapkan bahwa ada kemungkinan sidang utama akan berjalan lebih dulu sebelum pra-peradilan diselenggarakan. 

Hal ini menunjukkan betapa rumitnya kasus ini dan betapa pentingnya setiap tahapan dalam proses hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau saya kira sepertinya akan terjadi, sidang utama ini akan berjalan dulu, pra-peradilan ini sepertinya akan tertunda," tutup Denny dalam ramalannya. (anf)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT